Reinkarnasi Empat Pejuang

Reinkarnasi Empat Pejuang
Hara dan Arya


__ADS_3

Disebuah hutan yang lebat dan rimbun Long dikejar empat iblis yang berbentuk manusia, namun memiliki tubuh serigala dengan mata merah menyala. Long terus berlari sambil menghindari semua serangan energi yang dilancarkan serigala yang memiliki bentuk manusia sempurna, namun tangannya memiliki cakar layaknya serigala.


"Iblis serigala langkah 7, aku benar-benar tidak beruntung padahal aku hanya pengawas ujian ini." batin Long sambil menangkis cakar energi yang dilancarkan serigala itu.


Saat berlari Long bertemu seseorang wanita cantik yang diperkirakan salah satu pemburu iblis, Long langsung menghampirinya meskipun aturan melarang pengawas ikut campur dalam ujian.


"Teman ayo pergi dari sini, ada segerombolan iblis serigala dibelakang..., ugh." Long mengajak orang itu untuk pergi menjauh, namun siapa sangka orang itu ternyata iblis serigala langkah 7 lainnya.


"Iblis!" Long langsung mendorongnya dan melancarkan tendangan, namun iblis itu menahan tendangan itu dengan mudah dan iblis serigala lainnya langsung mencakar Long dari belakang.


Sedetik kemudian Long dikepung oleh belasan iblis serigala yang terlihat sangat kelaparan, dua iblis langkah 7 maju dengan bentuk manusianya, dua iblis langkah 7 itu seorang pria dan seorang perempuan.


"Cantik-cantik ternyata iblis serigala, benar-benar menipu." ujar Long ketika dagunya dipegang oleh salah satu iblis serigala langkah 7 yang seorang perempuan cantik, iblis serigala yang melukainya.


"Hihi, manusia kamu sangat tampan, aku tidak tega membunuh pria tampan sepertimu." ujar iblis perempuan itu sambil mengedipkan matanya dengan genit, Long jijik melihatnya.


"Begini saja, menikahlah denganku dan menjadi bagian dari kami, bagaimana tampan?" ujar iblis serigala betina tersebut memberi solusi.


Long meludah dengan air liur bercampur darah. "Itu tidak mungkin!" ujar Long tegas dan mencekik iblis itu.


Iblis serigala yang lain langsung merespons dengan cepat dengan menyerang Long untuk menolong teman mereka, Long melempar iblis wanita itu kepada para iblis itu dan segera menjaga jarak.


"Tebasan cahaya!" Long menebas salah satu iblis serigala dan menendang yang lainnya, lalu menebas sisanya dengan pedang yang dia pakai.


"Tebasan cahaya silang!" teriak Long menyerang iblis serigala yang berada jauh darinya.


Iblis serigala itu tertebas dan segera jatuh terkapar tak berdaya, karena tebasan Long sangat kuat dan mematikan. Long terkena cakaran dua iblis langkah 7 saat terfokus melawan iblis serigala rendahan.


"Perisai cahaya!" Long menciptakan perisai energi untuk menahan serangan kombo dua iblis langkah 7.


Long langsung menyerang balik dengan cara melancarkan tebasan menyamping kiri-kanan dua iblis itu, namun siapa sangka salah satu iblis itu sudah membangkitkan kekuatan bawaannya yaitu api.


"Api?" Long kaget pedangnya ditahan oleh dinding api dan sebuah bola api yang dilempar iblis itu menghantam dan mengantarnya terhempas jauh.


Long termuntah darah akibat serangan itu, dadanya terasa sangat terbakar seperti dadanya sedang ditempel bara api yang begitu panas.


"Aug....," lolong iblis itu dan menghilang dalam kegelapan.


Iblis serigala pria itu melancarkan cakar apinya dengan cara muncul tiba-tiba dan langsung menyerang, Long dapat mengatasi serangan diam-diam iblis itu dengan susah payah, namun iblis serigala perempuan tiba-tiba mencakarnya dari arah belakang.


Buk!

__ADS_1


Long berhasil menghindar dari cakaran itu dan menendang iblis wanita itu hingga terhempas, lalu menangkis cakar iblis pria yang tiba-tiba sudah ada di depannya dan siap menggores leher.


"Perisai cahaya!" Long membuat perisai cahaya untuk menahan bola api yang sangat besar yang dilancarkan iblis serigala pria dibalik bayang-bayang.


Bush! Booom!


Ledakan api itu sangat kuat dan menghancurkan perisai cahaya yang Long buat, iblis wanita melancarkan cakar ke leher, Long dapat menangkis cakaran itu dan menusuk jantung iblis perempuan itu dan menebasnya kemudian.


Sling!


Long menghindari cakar energi iblis pria dan langsung menjauh untuk mengindari energi cakar apinya, hasilnya cakar api itu membakar tanah hingga sedalam dua kaki.


"Kuat sekali." batin Long sambil melihat iblis pria itu yang sedang memegang iblis perempuan yang terluka akibat tusukan Long tepat di jantung.


"Manusia, aku akan membalas ini." ujarnya marah dan kabur membawa iblis perempuan yang ternyata adiknya.


"Tidak akan kubiarkan!" Long melancarkan tebasan energi yang sangat kuat, hasilnya tebasan energi itu melukai punggung iblis pria itu dan Long berlari dan menusuk perut serigala tersebut.


Boom!


Iblis pria itu membalas dengan bola api seukuran kepala hingga Long terhempas dan terkapar tak berdaya, karena marah akibat tusukan Long kepadanya iblis serigala itu berniat membakar Long.


"Ugh...," Iblis itu ditembus senjata yang berbentuk setengah lingkaran dan berenergi yang membentuk belati.


"Jangan pernah menyentuhnya, iblis laknat!" teriak Hara dengan mencengkram tangannya sekuat tenaga.


Iblis itu segera ditusuk tiga belati dari gelang Hara dari berbagai arah, kemudian energi kuat berbentuk belati menembus iblis itu dari dalam hingga iblis itu mati dalam ketidakpercayaan mengapa dia bisa terbunuh?


Gelang itu kembali menyatu dan berbentuk gelang sempurna dan berputar keras di atas Long yang sekarat dengan penuh luka bakar.


"Inikah pengawas ujian?" ujar Hara sambil menggeleng kepala tak percaya bahwa Long sekarat padahal dia berstatus pengawas.


"Sembuhkan!" ucap Hara memulai menyembuhkan Long.


Gelang itu segera membungkus Long dengan energi berwarna hijau, hasilnya luka bakar Long sedikit demi sedikit sembuh tanpa bekas. Hara segera memeriksa tubuh Long untuk memastikan bahwa tidak ada luka dalam atau luka yang tersisa, Hara langsung membedah tubuh Long dengan teknik spesial yang Ken ajarkan kepadanya ketika mengetahui ada luka dalam.


Disisi lain.


Aiden yang terpojok diselamatkan oleh Arya disaat-saat terakhir. "Kamu baik-baik saja kakak?" tanya Arya khawatir.


"Aku baik-baik saja, terimakasih Arya." jawab Aiden sambil duduk bersila dan mulai memulihkan dirinya.

__ADS_1


Arya mengerti bahwa Aiden butuh waktu untuk memulihkan diri, oleh karena itu Arya melindungi Aiden dari serangan iblis yang tidak terlihat. Tidak butuh waktu lama Aiden memulihkan diri dan menggunakan mata ambisi untuk menekan dan mengintimidasi lawannya.


"Ah." teriak salah satu iblis ketakutan melihat mata Aiden yang begitu mengintimidasi.


Ternyata iblis yang menjadi lawan Aiden sebelumnya ternyata iblis bunglon yang memiliki kekuatan bawaan menyamar dan atribut sihir api.


"Saat ini kakak masih lemah, tapi dimasa depan dia akan menjadi yang terkuat." batin Arya kagum dengan kekuatan mata Aiden yang begitu kuat dan mampu mengintimidasi lawannya walaupun tidak terlihat.


"Ternyata kalian, iblis bunglon." ucap Aiden dengan senyum mengerikan dan seperti ingin memakan orang.


Aiden menyerang iblis bunglon itu yang mayoritas langkah 5 dengan kejam, Arya juga membantu dengan melancarkan panah-panah energinya hingga semua iblis bunglon yang diperkirakan berjumlah 30-an itu mati dengan cepat dan tanpa perlawanan berarti.


"Mau lari?" Aiden melancarkan tebasan energi yang sangat kuat dan mengerikan dengan ukuran besar hingga membelah tiga iblis yang lari, dimana salah satu dari iblis itu adalah iblis bunglon beratribut api yang menyerangnya sebelumnya.


"Arya." ucap Aiden dingin sambil menatap satu iblis bunglon yang tersisa dan berhasil menjauh dari mereka.


"Laksanakan kakak," ujar Arya sambil mengaktifkan teknik mata tembus pandang miliknya.


Dimana teknik mata tembus pandang ini mampu membuat Arya dapat melihat musuhnya dengan jelas sejauh 5 km tanpa terhalang apapun, sangat berguna baginya yang seorang penembak jitu dimasa lalu dan pemanah dimasa sekarang.


Whuush!


Dua panah energi api meluncur dengan kecepatan mengerikan dengan suara siulan yang menyayat tulang, menembus pohon yang menjadi penghalang, lalu menembus dua iblis yang sudah lari sangat jauh yang tidak dapat digapai tebasan energi Aiden, dan berhenti menancap di dinding batu.


"Panah yang mengerikan." komentar Aiden dengan ngeri, Arya tersenyum kecil mendengar pujian Aiden.


"Tidak sebaik kakak yang begitu mengagumkan dan kuat, walau tanpa menggunakan teknik sekalipun mampu membunuh hampir 20-an iblis bunglon dengan begitu mudahnya." balas Arya memuji balik Aiden.


Arya adalah adik sumpah Aiden yang paling mengaguminya dan paling fanatik kepadanya, sangat jauh berbeda dengan Eror sang pembunuh, Horus sang jenius bela diri atau Peri sang pemanggil yang hanya menghormati Aiden sebagai saudara mereka.


"Btw, kenapa kakak tidak memakai nama yang kakak miliki di reinkarnasi sebelumnya?" tanya Arya kemudian sambil jalan sejajar dengan Aiden.


"Kamu tidak berubah, masih saja kepo terhadap urusan orang lain." komentar Aiden dan tidak menjawab.


"Ayolah kak, apakah ada alasan khusus?" Arya tidak menyerah dan kembali bertanya alasan Aiden tidak memakai nama lamanya.


"Lalu kenapa kamu tidak memakai nama lamamu, Petrus?" tanya balik Aiden.


"Karena aku tidak suka nama itu." balas Arya tanpa ragu sedikitpun.


"Alasan yang sama seperti alasanmu, selain itu aku suka nama pemberian nenekku ini." jawab Aiden mengenai alasannya tetap memakai nama Aiden, bukan nama yang dia miliki di masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2