
Beberapa informasi Ras Iblis.
Ras iblis memiliki kekuatan militer yang sangat kuat dan mengandalkan jumlah mereka yang begitu banyak untuk memenangkan setiap pertempuran. Ras iblis dipimpin kaisar dewa iblis dengan 30 jenderal perang, dan didukung oleh 13 pelayan iblis (13 manusia pengkhianat).
Kekuatan utama ras iblis berasal dari 10 klan kuat yang 3 diantaranya sebenarnya manusia murni, namun karena pengabdian leluhur mereka, maka mereka seutuhnya menjadi ras iblis. Kekuatan militer mereka adalah gabungan dari 100 klan iblis dan ratusan ribu budak manusia yang dikendalikan atau secara sukarela untuk ikut perang.
Beberapa informasi Aliansi kebangkitan.
Aliansi kebangkitan adalah pertahanan terakhir umat manusia di setengah benua Adrasia yang belum dikuasai ras iblis. Aliansi kebangkitan memiliki 40 kota yang tersebar di seluruh penjuru wilayah aliansi, setiap kota dipimpin oleh master yang sudah mencapai ranah langit menengah dan merupakan salah satu ketua dari 7 divisi cabang kota tersebut.
Aliansi kebangkitan memiliki kekuatan militer yang sangat sedikit dan bahkan aliansi hanya memiliki prajurit sebanyak 70% nya prajurit Ras iblis.
Aliansi mengandalkan kekuatan para pendekar (master mana) atau master sihir untuk mengimbangi kekuatan militer iblis yang mengandalkan jumlahnya yang begitu banyak dan juga dikenal tidak takut mati dalam perang.
Kekuatan utama aliansi berasal dari 3 jenderal besar, para ketua setiap divisi baik divisi utama maupun cabang di setiap kota, dan tiga klan teratas aliansi (tiga klan utama yang menjadi penopang berdirinya aliansi kebangkitan), serta para prajurit yang siap mati demi kebebasan tanah Adrasia.
Jika aliansi memiliki skuad pemburu iblis untuk menjalankan misi yang berkaitan dengan wilayah iblis sambil melatih penerus mereka, maka iblis memiliki 13 pasukan penjaga yang bertugas membunuh semua pemburu iblis yang memasuki wilayah mereka, dimana 13 pasukan penjaga ini dipimpin langsung oleh 13 pelayan iblis (13 manusia penghianat).
Dimana 13 manusia pengkhianat adalah 13 orang manusia yang mengabdikan dirinya sebagai pelayan iblis yang paling setia dan kuat dari ras manusia, mereka berkhianat demi kekuatan, umur panjang, atau kekuasaan, bahkan keabadian.
Mereka sangat kuat, sangking kuatnya ada pepatah yang mengatakan "Jika ingin membunuh kaisar dewa iblis maka bunuh dulu 13 penjaganya yaitu 13 manusia pengkhianat".
Ok.., lanjut.
Aiden dan Long sudah menjalani dua misi setelah misi membunuh serigala ilusi, saat ini mereka menjalani misi keempat sebelum dua hari kemudian mereka akan mengikuti seleksi pemburu iblis.
"Kenapa mereka ada disini?" tanya Long frustrasi karena mereka dikejar oleh salah satu dari 13 pasukan penjaga.
"Aku tidak tahu, tapi dua hari lalu terjadi serangan besar-besaran di markas 13 pasukan penjaga, serangan itu dipimpin oleh jenderal besar Jaka." jawab seseorang yang merupakan anggota skuad pemburu iblis peringkat emas yang kebetulan berada dekat dengan Aiden dan Long.
"Apa? benarkah?" Aiden dan Long heran dan terkejut. 7 orang yang ikut lari bersama mereka itu mengangguk membenarkan.
"Kenapa jenderal tiba-tiba menyerang markas pasukan 13 penjaga ras iblis?" tanya Aiden kemudian.
Bush!
Bush!
Teng!
Mereka dipanah terus menerus, hingga membuat mereka terus menghindar dan menangkis panah tersebut saat berusaha kabur.
"Mereka...," salah satu dari pemburu iblis itu kesal diserang terus.
"Bola api penghukuman." ucapnya kemudian setelah melafalkan beberapa mantra, ternyata dia berposisi penyihir dalam skuad.
Bush!
Booom!
Serangan orang itu yang begitu kuat dan dahsyat membuat hutan hancur dan membunuh beberapa iblis rendahan yang menyerang mereka dengan panah.
__ADS_1
"Kerja bagus." ucap kapten mereka, namun sebuah panah melesat kearahnya.
Teng! Panah itu ditangkis oleh orang yang berposisi kesatria dalam skuad. "Kapten kamu baik-baik saja?" tanyanya dengan cemas.
"Aku baik." jawab kapten itu yang berposisi penyegel.
Seorang pria yang berposisi penyembuh akhirnya berhasil menyembuhkan luka seorang perempuan yang berposisi pemanggil dalam tim.
"Aku baik, kalian bersiaplah!" ucap wanita satu-satunya dalam skuad itu dengan sedikit berteriak.
"Baik." jawab semua anggota skuad, kapten mereka langsung mengikat Aiden dan Long dengan tali yang menyegel kekuatan mereka.
"Apa ini? apa yang mau kalian lakukan?" tanya Aiden dengan dingin dan siap melawan.
"Hentikan, mereka ada rencana." Long menghentikan Aiden. Dengan gerakan segel tangan yang unik, perempuan pemanggil itu memanggil kucing kecil.
"Buka teleportasi." teriaknya kepada kucing itu.
"Meow." dengus kucing itu dan segera terbuka portal didepan mereka di jarak 3 meter. Seorang pembunuh yang paling cepat langsung menggunakan semua kecepatannya untuk masuk portal.
Bush! Sesaat mereka masuk, portal itu segera menutup dan menghilang, mereka semua terlempar ke berbagai arah karena terlalu cepat.
"Sakit sekali." keluh Aiden.
"Kita selamat." ucap kapten skuad dengan menahan sakit karena tubuhnya tertusuk ranting pohon yang sudah mati.
Segera penyembuh langsung menghampiri kapten mereka dan menyembuhkannya, mereka semua akhirnya memutuskan beristirahat.
Mereka semua memutuskan kembali ke kota aliansi terdekat (kota Cadas) setelah beristirahat cukup lama untuk memulihkan diri, Aiden dan Long juga berniat kembali ke kota Cadas.
Jl3p!!!
"Ugh...," Long tertusuk panah di bagian jantung saat berusaha menolong Aiden yang dipanah.
"Long!" Aiden kaget saat Long mendorongnya menjauh, akibatnya Long terpanah di area jantung.
"Apa yang kamu lakukan, seharusnya kamu membiarkanku saja yang terpanah." ucap Aiden dengan rasa bersalah.
"Dasar bodoh, kamu temanku satu-satunya dan yang paling terbaik, mana mungkin aku diam saja jika nyawamu terancam." ucap Long lirih menahan sakit.
"Long..," Aiden tiba-tiba kembali di dorong menjauh oleh Long.
Boom! Long terkena serangan bola api setelah Aiden berhasil di dorong menjauh.
"Long..," Aiden terpaku dan terdiam karena dia diselamatkan Long untuk kedua kali.
"Fokus Aiden!" teriak Long lirih sebelum jatuh pingsan.
Bush! Aiden mencengkram panah api dengan tangan kosong yang diselimuti aura kegelapan.
"Aku akan membunuh kalian semua." ucap Aiden lirih dengan aura kegelapan semakin besar dan pekat ditangannya. Aura kegelapan itu adalah teknik manipulasi murni tahap pertama.
__ADS_1
"Langkah sunyi." ucap Aiden dan melesat menuju semua iblis yang mengelilingi mereka dan mematahkan semua leher iblis itu.
"Hiya!!!" teriak Aiden marah dan menebas sembarang arah. Tebasan Aiden hampir melukai skuad pemburu iblis yang sedang bertarung dengan iblis untuk membuka jalan.
"Mengerikan sekali, kekuatan apa itu?" tanya penyembuh dengan takut.
Jari tangan kanan Aiden diselimuti kegelapan yang hampir menutupi seluruh lengannya. "Sembuhkan bocah itu." teriak kapten skuad sambil menunjuk Long.
"B-baik." jawab penyembuh dan segera pergi menyembuhkan Long.
Bush! Bola api ditahan dan ditekan hingga menghilang dengan sendirinya oleh Aiden, kini lengan Aiden tidak diselimuti aura kegelapan lagi, namun jari-jari kedua tangannya masih diselimuti aura kegelapan samar-samar.
"Pasif manipulasi murni adalah kekosongan, apapun yang disentuh tidak memiliki efek apapun untuk melukaiku." ujar Aiden dengan dingin karena sudah menguasai tahap pertama manipulasi murni sekaligus mengontrol penyebarannya.
"Jadi jangan bermimpi melukaiku saat ini, iblis laknat!" teriak Aiden.
Bush! Tebasan angin dan diperkuat energi itu langsung membela puluhan iblis yang melindungi dua orang petinggi mereka.
"Hosh, hosh, dia sangat berbahaya, dia harus mati." ucap penyihir iblis yang bernama Yer kelelahan hanya untuk membuat perisai pertahanan untuk menahan tebasan Aiden.
"Baik!" rekannya segera melesat menuju Aiden.
Bang!
Bang!
Bang!
Terjadi pertarungan yang sangat dahsyat antara Aiden melawan iblis ranah 5 yang secara otomatis iblis itu sudah ranah awan menengah dalam dunia manusia.
"Kamu...," iblis itu kaget Aiden mampu mengimbanginya.
"Dia? bukankah dia masih ranah bumi? kenapa dia mampu melawan iblis ranah langit akhir?" tanya kesatria dalam skuad pemburu iblis.
Bang! Aiden menendang iblis yang kaget dan bengong itu dengan kakinya yang juga diselimuti aura kegelapan samar, tendangan itu membuat sang iblis terhempas dan termuntah darah.
"Haha, manipulasi murni membuat serangan lawan menjadi tak berefek, disisi lain membuat serangan ku dua kali lipat dan mengabaikan armor mana apapun." ucap Aiden dan melesat menusuk jantung iblis itu.
Jl3p! Iblis itu termuntah darah dan segera tumbang, lalu terhempas ditendang jauh oleh Aiden.
"Hosh, hosh, Manipulasi murni memang tidak memakan mana, tapi gerakan cepat dan juga tebasan sebelumnya menghabiskan 70% manaku." Aiden kelelahan karena staminanya kurang ditambah mananya banyak terkuras sebelumya.
"Dia harus mati." ucap Yer marah melihat rekannya terbunuh. Yer segera menyelesaikan mantra tingkat tinggi yang coba dia gunakan untuk membunuh Aiden.
"Naga petir pembunuh jenius." dengus Yer dingin.
Whoung!!! Naga petir itu meraung dan segera melesat menuju Aiden dengan kecepatan dan kekuatan yang ganas.
Bush! Aiden menahan dengan kedua tangannya yang diselimuti Manipulasi murni, Aiden dibuat terdorong menjauh membentur beberapa pohon hingga hancur.
"Ugh...," Aiden termuntah darah karena terus terbentur pohon akibat serangan naga itu.
__ADS_1