Reoni Pembawa Jodoh

Reoni Pembawa Jodoh
OTW Honeymoon


__ADS_3

Suasana kamar pengantin itu nampak sudah rapi, karena keduanya bekerjasama merapikan tempat tidur yang agak berantakan.


Hari menunjukan pukul tujuh pagi, biasanya dijam segini Laura ikut membantu menyiapkan sarapan dimeja makan, tapi hari ini hal itu tidak berlaku ketika Laura ingin membantu memasak setelah selesai sholat subuh tadi ia malah diminta orang tuanya untuk kembali kekamar, katanya pengantin baru nikmatin waktu aja berdua biar urusan dapur diurus para orang tua.


Para orang tua?


Ya, orang tua Dirga pun turut menginap dirumah Laura kemarin dan rencananya hari ini mereka akan pulang kerumah Dirga sedangkan pasutri baru itu akan berangkat bulan madu ketempat wisata yang sudah disiapkan oleh sang sahabat yaitu pasangan Sofia dan Agung.


"Mas, kita jadi pergi hari ini? " tanya Laura, sambil merapikan jilbabnya.


"Jadi dong kan sayang kalau tiketnya hangus, " ujar Dirga, yang tengah merapikan koper kecil yang sudah ia siapkan sedari rumah kemarin.


"Kalau begitu aku paking juga deh, " Laura berdiri dari duduknya lalu mengambil koper pink dari dalam lemari dan segera memasukan beberapa baju. Tak lupa ia membawa kado pemberian Sofia yang katanya buka kadonya nanti setelah tiba ditempat wisata.


"Loh kok bawa kado, gak dibuka dulu tu kado biar gampang bawanya, " tegur Dirga kala melihat Laura membuat kado kecil itu kedalam koper.

__ADS_1


"Kado dari Sofia katanya nanti aja bukanya pas kita sudah tiba dihotel, " Laura menuruti kata sahabatnya itu, meskipun sebenarnya ia bisa membukanya sekarang toh Sofia juga tak melihatnya.


"Penurut sekali dia, " batin Dirga, padahal ia sudah bisa menebak apa isi dari kado yang diberikan Sofia pada istrinya, karena pasangan dari benda itu diberikan Agung padanya, memang luar biasa sahabatnya itu.


Laura meneruskan pakingnya, setelah selesai ia mengajak Dirga kebawah untuk sarapan karena semua orang pasti sudah menunggu mereka.


"Suit-suit pengantin baru tiba di meja makan, " ujar Bara berlaga ala-ala pelayan kerajaan. Saat ia melihat pasangan suami istri itu berjalan menuju meja makan. Sedangkan Laura sudah geram melihat tingkah adiknya itu.


"Sudah jangan menggoda mereka Bara, " tegur pak Wahyu, " ayo sarapan, " lanjutnya lagi meminta Laura dan Dirga segera bergabung dimeja makan.


Dirga dan Laura pun mendudukan diri dikursi masing-masing, Laura tak lupa melayani suaminya dengan mengambilkan nasi beserta lauk pauknya kedalam piring.


Mereka makan penuh kehangatan karena sesekali diselingi dengan obrolan dan nampaknya kedua keluarga ini sefrekuensi tak ada yang julid atau apapun itu semua berbaur menjadi satu keluarga.


Laura pun turut senang melihat keakraban orang tua dan mertuanya, ia tak pernah menyaka akan berada diposisi sekarang ini, menikah dengan suami yang baik juga orang tuanya.

__ADS_1


Laura merasa ia sangat beruntung karena tidak semua wanita mendapatkan apa yang ia dapatkan sekarang, harapannya hanya satu kehangatan ini akan terus berjalan hingga akhir hayat nanti, meskipun ia tak memungkiri akan adanya kerikil ataupun gelombang yang menerpa rumah tangga mereka tapi Laura yakin ia mampu melewatinya karena Allah tidak akan memberikan cobaan yang melebihi batas kemampuan umatnya itu sendiri.


Seberat apapun cobaa yang akan kita hadapi kedepannya kita tak akan tau, tapi yakinlah kita mampu menghadapinya jika terus berpegang teguh pada Allah dan atas kehendak-Nya.


*****


Laura dan Dirga turun kembali dengan pakaian rapi serta membawa satu koper yang berisikan pakaian meduanya, kini sudah berada ditangan Dirga. Rencana awal memakai dua koper dibatalkan karena tak jauh dan hanya beberapa hari saja.


Keduanya pamit pada orang tua mereka untuk bertolak honeymoon dengan fasilitas yang sudah disediakan Agung.


Honeymoon mereka tak jauh-jauh hanya di Jakarta yaitu ke Pantai Indah Kapuk menginap disalah satu hotel disana sudah membuat pasangan ini bahagia apalagi gratisan kan, lumayanlah tiga hari menghabiskan waktu hanya berdua sebelum akhirnya kembali bekerja karena masa cuti sudah habis.


"Assalamualaikum, kami pamit, " ucap keduanya setelah menaiki mobil, sedangkan. Keluarga mereka mengiringi kepergian pasutri itu dengan senyum bahagia hingga mobil itu hilang dari pandangan, besar harapan mereka agar segera memiliki cucu sepulang dari Dirga dan Laura honeymoon nanti.


.

__ADS_1


.


. ?


__ADS_2