
Sofia pun sudah berada di dalam kamarnya , namun ada yang mengganjal didalam lubuk hatinya .
Dirinya masih teringat - ingat apa yang di katakan oleh Mahendra .
Mungkin apa yang di perbuat oleh Mahendra adalah sebuah kesalahan , namun setelah berada di dekat Sofia , Mahendra merubah hal buruknya untuk menyakiti Sofia .
Kini Sofia dilanda rasa yang tidak enak hati .
Dirinya harus meninggalkan orang yang sangat dirinya cintai .
Walau pun baru seukur jagung , Sofia pun menangis di atas kasur nya yang Megah .
Baru juga berpisah dengan Mahendra , kini hatinya sudah merindukan sosok Mahendra .
Sofia memegang bibirnya lalu menutup matanya .
Bibir itu sudah dimiliki oleh Mahendra dan tubuh itu sudah dipeluk oleh Mahendra .
Sofia membayangkan , bagaimana Mahendra melakukan itu dengan sangat hati - hati .
Sofia semakin memasuki alam bawah sadar , hanya dengan menutup matanya , Sofia jadi ingin mengulang hal itu kembali .
Semakin larut dalam alam bawah sadarnya , semakin meresahkan .
Sofia tidak kuat dengan semua itu , lalu membuka matanya .
Sofia pun bangun , lalu duduk di tepi ranjang .
Sofia menangis , karena hal aneh sedang merasuki dirinya .
Ciuman pertamanya harus di miliki oleh Mahendra dan itu membuat Sofia sulit untuk melupakan itu .
Sofia pun memasuk kamar mandi , lalu menguyur dirinya tanpa membuka pakaiannya .
__ADS_1
Dirinya dalam keadaan tidak baik , semua yang terlihat selalu tentang Mahendra .
Itu wajar , karena Mahendra adalah cinta pertamanya .
Sangat sulit bagi Sofia untuk melupakan semua itu .
Sementara di kamar Nathan , Nathan sudah berada di kamar mandi , lalu menguyur tubuhnya dengan air segar .
Akhirnya dirinya bisa tenang saat ini .
Sudah sampai di rumah dengan selamat dan sekarang sudah berada di dekat istri tercintanya .
Setelah selesai dengan ritual mandinya , Nathan pun keluar dengan handuk melilit di pinggang nya .
Sementara Rianti sudah menganti bajunya dengan baju tidur nya yang sekarang lebih sangat terlihat perut buncitnya .
" Sayank !! Perut kamu sudah sangat terlihat cukup buncit ?? Padahal baru bulan ke 3 , namun kenapa terlihat sangat besar Sayank ?? " Nathan mendekat dengan handuk di lilit di pinggang
" Iya , Sayank !! Kenapa Uda terlihat ya ?? Padahal baru 3 bulan , bulan depan baru masuk 4 bulan . Tapi gpp , itu artinya anak Rianti tumbuh sehat !! " Rianti terus saja mengunyah makanan yang ada di dekatnya
" Ya , karena aku sedang mengandung anak mu !! Jadi wajar jika porsi makan ku sekarang banyak Sayank !! Emang kenapa ?? Apakah aku sudah tidak cantik lagi ?? Atau aku terlihat sangat gendut ?? " Rianti terus saja bicara asal
" Bukan begitu Sayank ?? Namun porsi kamu 3 x lipat dari biasanya , apakah anak kita kembar ?? " Nathan jadi ingin tahu
" Kurang tau Sayank ?? Besok kalau periksa lagi , coba kita USG , biar kelihatan apakah anak kita kembar atau gimana ?? " Rianti jadi ikutan bingung
" Ya Uda , bulan depan biar Mas temenin kontrol ke dokter nya . Maafin Mas ya , Uda tinggalin kamu sebulan ini ?? " Nathan merasa bersalah dengan Rianti
" Gpp , Mas . Itu kan karena kamu mencari Sofia !! Aku juga sangat khawatir dengan keadaan nya ?? Bagaimana kejadiannya , Mas ?? Sudah tertangkap kah pelakunya siapa ?? " Rianti jadi ingin tau siapa pelakunya
" Sudah , ibu dan anak pelakunya !! Sangat licik . Kamu tau ngga Sayank , siapa yang ngasih tau keberadaan Sofia ?? " Nathan ingin memberitahu Rianti
" Iya , siapa ?? Aku tidak sengaja melihat mu , bersama dengan Niken . Namun Niken dengan pakaian yang sama seperti ku . Apakah aku salah lihat , Mas ?? " Rianti ceplos saja bicara itu
__ADS_1
" Kamu lihat , Mas ?? Kenapa ngga bilang dari tadi ?? Apakah kamu salah paham dengan , Mas ?? " Nathan takut Rianti cemburu dengan nya
" Awalnya cemburu , namun Rianti percaya dengan Mas !! Jadi ngga terlalu bangget , kan ada anak mu disini !! " Rianti menunjuk ke arah perut buncitnya
" Istri , Mas emang yang terbaik !! Iya kan ada ank Mas di sini !! " Nathan mengelus - elus perut buncit Rianti
" Iya , kalau ayah nya macem - macem di luar sana !! Maka siap - siap ajha ngga bakalan ketemu dengan anak mu !! " Rianti merapatkan giginya
" Sayank !! Mas jadi takut dengar kamu bicara seperti itu ?? " Nathan merinding dengernya
" Bener Mas , Rianti tidak lagi bercanda . Apa pun permasalahannya , anak akan Rianti bawah !! Maka dari itu Mas jangan macem - macem !! " Rianti menekan kan kata anak
" Iya , kan semua ini milik kamu , Sayank !! Termasuk ini , jarum keramat yang sudah membuat kamu buncit seperti ini !! " Nathan menarik turunkan alis nya
" Mas !! Tapi Rianti jadi rindu tau sama Mas , dalam sebulan Mas ngga ada ngasih kabar Rianti !! Sampai Rianti harus tidur dengan mencium baju Mas dulu , baru bisa tidur !! " Rianti memelas kan wajah nya
" Jangan sedih gitu lah Sayank !! Kan mas Uda disini , Uda pulang . Uda bersama mu , mari kita berpelukan !! " Nathan merenggang kan tangannya untuk berpelukan
Rianti langsung memeluk Nathan , namun x ini perut nya itu mengganjal , membuat Rianti jadi tidak bisa memeluk Nathan dengan dekat .
" Mas , perut Rianti menghalangi Rianti untuk peluk Mas !! " Rianti memonyongkan bibir nya
" Gpp , kan itu ada anak kita !! Ya sekalian Ajha , anak kita pelukan juga !! " Nathan mencium bibir Rianti
" Mas , ih . Selalu mencuri ciuman dari Rianti !! " Rianti pura - pura begitu
" Sayank !! Kan kamu juga rindu kan hal itu kan ?? Sudah jangan malu - malu , Uda mau ada anak pun masih malu - malu sama suaminya !! " Nathan mengoda Rianti
" Ya Uda , ayok kita olahraga malam , kali ajha anak kamu ingin di kunjungi oleh mu !! " Rianti balik mengoda Nathan
" Siapa takut !! Ayo ... Mau berapa Ronde ?? Mas , jabani ini !! " Nathan semangat 45
" Hahahaha ... Giliran itu ajha , kamu nyambung Mas !! Dasar Mesum !! " Rianti mencoba melarikan diri dari Nathan
__ADS_1
" Jangan lari Sayank , nanti kamu terjatuh !! " Nathan jadi khawatir melihat Rianti yang berlari
" Oh , iya lupa Mas !! Maaf !! " Rianti jalan pelan