
Ya hari ini Meeting dilakukan pukul 1 siang setelah makan siang ..
Setelah menyiapkan semua Tugas dari Nathan , Rianti pun memberikan hasil kerja nya itu .
Dan Nathan melihat hasil kerja Rianti itu .
Ternyata hasil kerja Rianti cukup bagus .
" Maaf Tuan , Tugas saya sudah selesai ini " ucap Rianti
" Oh iya sini saya lihat " ucap Nathan sambil melihatnya
" Iya Tuan " ucap Rianti
" Cukup bagus " ucap Nathan kepada Rianti
Ternyata Rianti mampu mengerjakan itu semua dengan baik .
Jam makan siang pun telah tiba,waktunya semua karyawan berhenti untuk makan siang .
Namun Rianti tidak keluar dari ruangannya dikarenakan Rianti telah menyiapkan bekalnya sendiri.m .
Rianti harus hemat agar semua bisa mencukupi kebutuhan Rianti .
Nathan melihat Rianti tidak keluar dari tempatnya , hanya melihat Rianti membuka bekalnya lalu berdoa .
" bismillah " ucap Rianti sambil melanjutkan doanya
Nathan melihat hal itu seakan terpanah , dirinya tidak pernah membawah bekal ke kantor .
Nathan lebih suka makan di restoran yang ada di kantornya itu .
Namun melihat Rianti makan terasa sangat enak .
" Rianti kenapa kamu tidak makan diluar ?? " ucap Nathan
" ehmmm .. Saya bawah bekal Tuan , saya masak tadi hanya ayam kecap " ucap Rianti kepada Nathan
" Ayam kecap ?? " ucap Nathan seakan selerah dengan makanan Rianti
" Iya Tuan Ayam kecap , itu yang ada tadi didalam kulkas , hehehe " ucap Rianti
" Rianti boleh kah saya cicipi ?? " Ucap Nathan sangat selerah dengan masakan itu
" Tapi Tuan ini sudah saya makan , tidak baik makan bekas saya Tuan ! " ucap Rianti
" Kamu beli ajha di bawah , itu untuk saya " Ucap Nathan
__ADS_1
" Emang gpp ?? Ini sudah dimakan 1 suap ?? " ucap Rianti
" ya bawah kemari , kamu mau saya marah ?? " ucap Nathan sambil menaikkan turunkan alisnya
" Tidak Tuan tidak !! iya ini saya akan berikan " ucap Rianti merasa takut jika Nathan marah
" Gitu dari tadi " ucap Nathan sambil senyum sinis kepada Rianti
" Ehmmm iya Tuan " ucap Rianti menunduk
" Ini uangnya , beli lah apa yang kamu mau ?? " ucap Nathan menyerahkan uang kepada Rianti
" Iya Tuan " Rianti sebel dengan Nathan kenapa tiba - tiba mau maka bekalnya
Setelah menerima uang Rianti keluar dari Ruangannya .
" Dasar bos gila , mentang - mentang dia bos nya bisa berbuat sesuka hati , itu kan bekal saya !! Kenapa dia yang makan coba ?? Dasar bos gila " ucap Rianti masih ada di depan pintu
" Kamu jangan mengatai saya didepan pintu ya Rianti !! " ucap Nathan
" Eh .. eh .. Tidak Tuan tidak " ucap Rianti lupa kalau dirinya masih berdiri didepan pintu
" Pintu ini ada telinga nya apa !! Kenapa bos gila itu bisa denger " ucap Rianti mengerutuh didalam hatinya
Rianti pun berjalan menuju lorong dimana dirinya bisa mendapatkan makanan .
" Wah ... Kelihatannya enak ini , dari aromanya juga enak , ternyata Rianti jago juga memasak !! Sudah bisa itu jadi calon menantu itu !! " ucap Nathan sambil tersenyum
Nathan pun memakan lahap bekal Rianti tanpa sisa, ternyata Ayam kecap itu sangat lah lezat , walau pun terlihat sangat sederhana namun bumbunya sangat meresap ke Ayamnya .
Nathan seakan merasa masakan ibunya sendiri .
Ya Ibu Nathan juga suka masak jika dirumah .
Dan Nathan merindukan masakan ibunya itu .
Namun Nathan sedang bekerja dan tidak mungkin bolak balik Jakarta - Paris .
Setelah memesan sandwich , Rianti pun membayarnya .
" Berapa Tuan " ucap Rianti memakai bahasa inggris.namun disini ditulis Indonesia ajha
" 40 Ribu " ucap Pedagang itu dengan jumlah mata uang indonesia
" Terima kasih " ucap Rianti
" Sama - sama " ucap Pedagang itu
__ADS_1
Setelah cukup lama menunggu , perut Rianti terasa sangat laper .
Jika bukan karena Nathan dia juga males beli sandwich .
Setelah berjalan cukup lama Rianti pun berada didepan Ruangan Nathan .
Tok...tok...tok
" Masuk " ucap Nathan
Rianti pun memasuki ruangan itu dengan membawah sandwich ditangannya .
Rindu mendudukkan dirinya di kursi kerja nya .
Nathan hanya melihat Rianti yang terlihat kelelahan .
" Kenapa kamu ?? " ucap Nathan tegas
" Itu tempatnya jauh Tuan , kaki saya pegel bangget !! " ucap Rianti sambil meluruskan kakinya
" Kan Ada didekat sini itu , ilantai 3 " ucap Nathan
" Ehmmm saya Turun ke Luar Kantor ini Tuan, tidak ada yang menunjukan arah nya " ucap Rianti kesal
" kamu tidak terimah bekal kamu saya makan ?? " ucap Nathan seolah marah dengan Rianti
" Tidak .. Tidak .. " Ucap Rianti seakan kaget mendengar Nathan bicara seperti itu
" Bagus , besok bawahkan saya bekal juga , jadi kamu buat 2 , satu untuk saya dan satu lagi untuk kamu !! Paham ?? " ucap Nathan
" Emang kenapa Tuan mau makan masakan saya ?? " ucap Rianti kali ini menatap Nathan
" Ya anggap saja saya bayar kamu untuk bawah bekal saya , saya akan bayar kok " ucap Nathan sambil duduk bersilang dan tangan dilipat kedepan
" Bukan masalah bayarnya Tuan , tapi kenapa ?? " ucap Rianti merasa aneh dengan Nathan
" Saya Rindu masakan ibu saya , uda jelas sekarang ?? " ucap Nathan lagi
" Iya jelas Tuan !! " ucap Rianti menundukkan kepala nya sambil memakan sandwich
Setelah argumen tentang bekal itu .
Tidak ada lagi percakapan apa pun .
Rianti tidak mau jika dirinya harus berurusan dengan Nathan yang Arogan itu .
Jika sudah uang yabg berkata , orang seperti Rianti tidak bisa berkutik membantah ucapan Nathan .
__ADS_1