Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 12 . Nathan Suka Dengan Bekal Rianti


__ADS_3

Ya hari ini Meeting dilakukan pukul 1 siang setelah makan siang ..


Setelah menyiapkan semua Tugas dari Nathan , Rianti pun memberikan hasil kerja nya itu .


Dan Nathan melihat hasil kerja Rianti itu .


Ternyata hasil kerja Rianti cukup bagus .


" Maaf Tuan , Tugas saya sudah selesai ini " ucap Rianti


" Oh iya sini saya lihat " ucap Nathan sambil melihatnya


" Iya Tuan " ucap Rianti


" Cukup bagus " ucap Nathan kepada Rianti


Ternyata Rianti mampu mengerjakan itu semua dengan baik .


Jam makan siang pun telah tiba,waktunya semua karyawan berhenti untuk makan siang .


Namun Rianti tidak keluar dari ruangannya dikarenakan Rianti telah menyiapkan bekalnya sendiri.m .


Rianti harus hemat agar semua bisa mencukupi kebutuhan Rianti .


Nathan melihat Rianti tidak keluar dari tempatnya , hanya melihat Rianti membuka bekalnya lalu berdoa .


" bismillah " ucap Rianti sambil melanjutkan doanya


Nathan melihat hal itu seakan terpanah , dirinya tidak pernah membawah bekal ke kantor .


Nathan lebih suka makan di restoran yang ada di kantornya itu .


Namun melihat Rianti makan terasa sangat enak .


" Rianti kenapa kamu tidak makan diluar ?? " ucap Nathan


" ehmmm .. Saya bawah bekal Tuan , saya masak tadi hanya ayam kecap " ucap Rianti kepada Nathan


" Ayam kecap ?? " ucap Nathan seakan selerah dengan makanan Rianti


" Iya Tuan Ayam kecap , itu yang ada tadi didalam kulkas , hehehe " ucap Rianti


" Rianti boleh kah saya cicipi ?? " Ucap Nathan sangat selerah dengan masakan itu


" Tapi Tuan ini sudah saya makan , tidak baik makan bekas saya Tuan ! " ucap Rianti


" Kamu beli ajha di bawah , itu untuk saya " Ucap Nathan

__ADS_1


" Emang gpp ?? Ini sudah dimakan 1 suap ?? " ucap Rianti


" ya bawah kemari , kamu mau saya marah ?? " ucap Nathan sambil menaikkan turunkan alisnya


" Tidak Tuan tidak !! iya ini saya akan berikan " ucap Rianti merasa takut jika Nathan marah


" Gitu dari tadi " ucap Nathan sambil senyum sinis kepada Rianti


" Ehmmm iya Tuan " ucap Rianti menunduk


" Ini uangnya , beli lah apa yang kamu mau ?? " ucap Nathan menyerahkan uang kepada Rianti


" Iya Tuan " Rianti sebel dengan Nathan kenapa tiba - tiba mau maka bekalnya


Setelah menerima uang Rianti keluar dari Ruangannya .


" Dasar bos gila , mentang - mentang dia bos nya bisa berbuat sesuka hati , itu kan bekal saya !! Kenapa dia yang makan coba ?? Dasar bos gila " ucap Rianti masih ada di depan pintu


" Kamu jangan mengatai saya didepan pintu ya Rianti !! " ucap Nathan


" Eh .. eh .. Tidak Tuan tidak " ucap Rianti lupa kalau dirinya masih berdiri didepan pintu


" Pintu ini ada telinga nya apa !! Kenapa bos gila itu bisa denger " ucap Rianti mengerutuh didalam hatinya


Rianti pun berjalan menuju lorong dimana dirinya bisa mendapatkan makanan .


" Wah ... Kelihatannya enak ini , dari aromanya juga enak , ternyata Rianti jago juga memasak !! Sudah bisa itu jadi calon menantu itu !! " ucap Nathan sambil tersenyum


Nathan pun memakan lahap bekal Rianti tanpa sisa, ternyata Ayam kecap itu sangat lah lezat , walau pun terlihat sangat sederhana namun bumbunya sangat meresap ke Ayamnya .


Nathan seakan merasa masakan ibunya sendiri .


Ya Ibu Nathan juga suka masak jika dirumah .


Dan Nathan merindukan masakan ibunya itu .


Namun Nathan sedang bekerja dan tidak mungkin bolak balik Jakarta - Paris .


Setelah memesan sandwich , Rianti pun membayarnya .


" Berapa Tuan " ucap Rianti memakai bahasa inggris.namun disini ditulis Indonesia ajha


" 40 Ribu " ucap Pedagang itu dengan jumlah mata uang indonesia


" Terima kasih " ucap Rianti


" Sama - sama " ucap Pedagang itu

__ADS_1


Setelah cukup lama menunggu , perut Rianti terasa sangat laper .


Jika bukan karena Nathan dia juga males beli sandwich .


Setelah berjalan cukup lama Rianti pun berada didepan Ruangan Nathan .


Tok...tok...tok


" Masuk " ucap Nathan


Rianti pun memasuki ruangan itu dengan membawah sandwich ditangannya .


Rindu mendudukkan dirinya di kursi kerja nya .


Nathan hanya melihat Rianti yang terlihat kelelahan .


" Kenapa kamu ?? " ucap Nathan tegas


" Itu tempatnya jauh Tuan , kaki saya pegel bangget !! " ucap Rianti sambil meluruskan kakinya


" Kan Ada didekat sini itu , ilantai 3 " ucap Nathan


" Ehmmm saya Turun ke Luar Kantor ini Tuan, tidak ada yang menunjukan arah nya " ucap Rianti kesal


" kamu tidak terimah bekal kamu saya makan ?? " ucap Nathan seolah marah dengan Rianti


" Tidak .. Tidak .. " Ucap Rianti seakan kaget mendengar Nathan bicara seperti itu


" Bagus , besok bawahkan saya bekal juga , jadi kamu buat 2 , satu untuk saya dan satu lagi untuk kamu !! Paham ?? " ucap Nathan


" Emang kenapa Tuan mau makan masakan saya ?? " ucap Rianti kali ini menatap Nathan


" Ya anggap saja saya bayar kamu untuk bawah bekal saya , saya akan bayar kok " ucap Nathan sambil duduk bersilang dan tangan dilipat kedepan


" Bukan masalah bayarnya Tuan , tapi kenapa ?? " ucap Rianti merasa aneh dengan Nathan


" Saya Rindu masakan ibu saya , uda jelas sekarang ?? " ucap Nathan lagi


" Iya jelas Tuan !! " ucap Rianti menundukkan kepala nya sambil memakan sandwich


Setelah argumen tentang bekal itu .


Tidak ada lagi percakapan apa pun .


Rianti tidak mau jika dirinya harus berurusan dengan Nathan yang Arogan itu .


Jika sudah uang yabg berkata , orang seperti Rianti tidak bisa berkutik membantah ucapan Nathan .

__ADS_1


__ADS_2