Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 2 . Pertemuan Dengan Nathan


__ADS_3

Saat ini Rianti sedang berada di kos - kosan nya yang tidak terlalu luas , namun cukup untuk dirinya saja .


Selesai kuliah Rianti tidak pernah keluar dari kos - kosannya , itu disebabkan karena kedua orang tua Rianti tidak mengijinkan kalau anaknya terlalu berkeliaran diluar rumah .


Walau pun Rianti jauh dari kedua orang tuanya , tapi segala nasehat dari kedua orang tua Rianti selalu menjalankannya dengan baik .


Rianti adalah gadis kutu buku,yang sehari - harinya selalu membaca dan mengerjakan hal - hal yang bermanfaat .


Untuk mengisi waktu kosong Rianti selalu menyempatkan waktu untuk singgah ke cafe milik temannya yang ada di Paris .


Ya temennya itu bernama Sofia , Ayahnya memiliki beberapa saham di mana - mana termasuk kota Paris ini .


Rianti dan Sofia sudah berteman cukup lama dan Sofia mengijinkan Rianti untuk Bekerja di Cafenya sebagai penyanyi cafe .


Rianti Sangat Hobbi menyanyi , suara Rianti juga sangat merdu,maka dari itu Sofia menunjuk Rianti untuk menyuarakan suaranya di cafe milik ayahnya .


Rianti pun ke cafe tersebut setelah selesai perkuliahannya .


Sofia juga satu university dengan Rianti , jadi ketika pulang kuliah mereka berdua langsung menuju cafe milik Sofia .


" Rianti apakah kamu mau mengisi suara mu di cafe milik Ayahku ?? " ucap Sofia kepada Rianti


" Memang boleh jika saya mengisi suara saya disitu ?? " ucap Rianti kepada Sofia


" Jelas lah , kamu kaya sama siapa saja , kan kamu berbakat Rianti , Bakat itu harus dikembangkan dengan sebaik mungkin !! " ucap Sofia kepada Rianti


" Iya bener apa yang kamu bilang , tetapi saya tidak percaya diri kalau dihadapan orang banyak seperti itu Sofia " ucap Rianti


" Lama - lama kamu juga akan terbiasa nantinya , sebelum berperang jangan dulu menyerah Rianti !! " ucap Sofia


" Saya bukan ingin berperang Sofia , tetapi bernyanyi , bagaimana sihc kamu ?? " ucap Rianti sambil tertawa mendengar jawaban dari Sofia itu


" Ya kan itu hanya sebuah pepatah , tidak masalah jika aku pakai kan , bibir - bibir siapa coba ?? " ucap Sofia


" Ya bibir kamu , tapi kan saya tidak percaya diri , Apakah ayah kamu akan setuju jika saya bekerja disitu ?? Coba dehc kamu tanya dulu saya Ayah kamu " ucap Rianti


" Kalau soal Ayahku jangan kamu risau Rianti , saya adalah anak kesayangan dari Ayah , mana mungkin Ayah menolak permintaan dariku , jika Ayah saya berani maka Ayah akan kehilangan senyuman manis dibibir ku , Hahahaha " ucap Sofia

__ADS_1


" Oh kamu anak kesayangan dari Ayah kamu , sama dong saya juga begitu kalau dirumah,l , ehm saya jadi rindu Orang Tua saya " ucap Rianti sambil menundukkan kepala nya


" Rianti kamu jangan bersedih seperti ini , kan kamu disini sedang berusaha untuk mewujudkan cita - cita kamu,jadi kamu harus semangat dan bersungguh - sungguh " ucap Sofia sambil menyemangati Rianti yang sedang Rindu orang tuanya.


" Iya deh saya tidak akan murung seperti ini kedua orang tua saya pasti bekerja cukup keras agar saya bisa menjadi orang !! " ucap Rianti


" Memang ini kamu bukan orang ya Rianti " Ucap Sofia pura - pura bodoh agar Rianti tersenyum


" Kamu bodoh atau pintar sih Sofia ?? Jauh - jauh kamu kuliah di Paris masa kata orang saja kamu tidak tau , atau kamu sengaja pura - pura bodoh ya ?? " ucap Rianti semakin kesel kepada Sofia


" Hahahaha" ... Ucap Sofia tertawa


Sofia tertawa karena Rianti terlihat sangat lucu jika sedang marah , Sofia tau bagaimana Rianti,Sofia dengan Rianti sama - sama anak yang manja , cuman Sofia tidak ingin menunjukan hal itu kepada Rianti


" Kenapa kamu tertawa begitu ?? Sebel saya lihat kamu !! " ucap Rianti


" Habis nya wajah kamu jadi jelek seperti itu !! coba kamu lihat di cermin deh Rianti !! " ucap Sofia


" Ah kamu gitu bangget !! " cap Rianti


" Bukannya begitu , kan biar kamu ketawa juga !! " ucap Sofia


" Sayang kamu juga Rianti " ucap Sofia.Keduanya pun berpelukan.


ketika mereka berdua berjalan kaki , ada mobil yang berhenti didepan mereka dan ternyata itu adalah Kaka dari Sofia yang bernama Nathan Dinata Alexander .


Selama ini Rianti tidak pernah tau jika Sofia memiliki Kaka yang sangat tampan dan gagah , namun sayangnya Kaka Sofia terlihat sangat menyeramkan bagi Rianti.


" Kaka sudah datang untuk menjemput ku ?? "ucap Sofia kepada Nathan


" Iya ayo masuk kedalam !! " ucap Nathan simpel


" Kaka apakah boleh teman Sofia ikut ?? Soalnya kami mau ke cafe dulu Kaka " ucap Sofia kepada Nathan


" Iya boleh masuk lah , Apakah kamu sudah ijin dengan Ayah jika kamu ingin ke cafe ?? " Ucap Nathan kepada Sofia


" Belum ka , Sofia belum bilang itu ke Ayah , Kaka tolong sampaikan ka Ayah ya , kan Kaka mau ketempat Ayah , Sofia tidak lama kok disana , cuman mau ngantar Rianti ke cafe soalnya mulai besok Rianti akan bekerja disana " ucap Sofia

__ADS_1


" Bekerja ?? Memang mau bekerja apa ?? Dan apakah itu Ayah sudah mengetahuinya ?? " Ucap Nathan


" Hehe belum Kaka , nanti saja setelah dirumah , Sofia mau ngajak keliling cafe saja , boleh kan ?? " Ucap Sofia merayu


" Ya sudah lah , jangan berbicara terus " Ucap Nathan


Nathan sambil berpikir nama Rianti yang disebut oleh adiknya itu , Nathan penasaran siapa itu Rianti , Nathan melihat Rianti dari kaca yang ada didepan nya , Rianti begitu cuek tidak terlalu banyak bicara dan tidak banyak gaya,


" Kenapa anak ini tidak seperti kebanyak wanita - wanita pada umumnya ?? gayanya juga biasa saja , hanya berbalik kemeja putih serta memakai rok !! Apakah dia tidak tertarik denganku ?? " ucap Nathan didalam hatinya sambil mengendarai mobil


" Kaka bukannya hari ini akan ada Rapat ?? " Ucap Sofia mengacaukan lamunan Nathan


" Ya memang akan ada rapat beberapa menit lagi , tapi Kaka disuruh Ayah untuk menjemput Anak kesayangannya " Ucap Nathan


" Ayah , Sofia kan sudah besar bisa pulang sendirian ?? " Ucap Sofia seperti orang yang tidak bersalah , biasanya juga tidak seperti itu


" Apa yang kamu ucapkan ?? Tidak salah kah kamu berbicara seperti itu ?? " Ucap Nathan Kaget dengan ucapan adiknya itu


" Eh eh Kaka gitu " ucap Sofia malu - malu


Nathan sadar jika Sofia tidak ingin orang tau jika dia sangat manja dengan Ayah serta ibunya .


Apalagi didalam mobil mereka bertiga .


Setelah beberapa menit , mereka sampai didepan cafe yang cukup luas dan sangat ramai pengunjung .


"Ayo Rianti kita turun " ucap Sofia mengandeng tangan Rianti


" Oh ini tempatnya , ramai bangget Sofia , saya jadi takut mau masuk " ucap Rianti


" Uda ayo sama saya " ucap Sofia sambil turun dan bilang terima kasih kepada Kakanya .


Rianti juga mengucapkan terima kasih kepada Nathan


Keduanya pun turun dari mobil dan Nathan segera pergi meninggalkan mereka berdua,dikarenakan Nathan ada Rapat yang tidak bisa ditunda - tunda .


Visual Sofia Adipati Dirgantara

__ADS_1



__ADS_2