
Sofia dan Rianti pun banyak berbicara dikamar Rianti .
Namun keduanya merasa sangat laper bangget .
Dan kebetulan apa yang dimasak oleh Rianti dengan Bi Asri sudah selesai .
Dan sudah tersedia di meja makan .
" Rianti !! Ayo kita makan !! "
" Iya ayo "
Keduanya menuju meja makan dan mengisi perutnya itu .
Keduanya sangat senang hari ini bisa bertemu langsung .
Dan besok juga akan pulang ke Jakarta .
Setelah lama berada di Paris .
Pendidikan Rianti juga hampir selesai .
Namun Rianti merasa sedih , karena dirinya akan berpisah dengan Sofia , sahabat yang sangat baik itu .
Walau pun Sofia terlahir dari orang kaya raya , namun Sofia tidak sedikit pun memiliki sifat yang buruk .
Didikan kedua orang Tua Sofia sangat lah bagus .
Rianti lama memandangi Sofia , air matanya pun mengalir tiba - tiba dan langsung Rianti hapus .
Sofia sangat lahap menyantap makanan itu .
memang semua nya terasa sangat enak bangget .
Tidak lama Nathan turun dan melihat keduanya sedang menikmati makanan tanpa dirinya .
" Makan sendiri ajha Sofia ! kamu tidak membangunkan Kaka mu ini ?? " tutur Nathan berjalan menuju kursi dalam keadaan rambut basah
" Maaf Kaka , Sofia laper !! Kaka baru selesai mandi ?? "
" Iya , rasanya badan tidak enak !! "
" Oh , diurut aja sama suaminya bi Asri ?? "
" Tidak , geli !! hari ini kak sudah beli tiket 3 dan sebentar lagi kita akan berangkat !! persiapkan semuanya ? "
Sofia dan Rianti pun segera menghabiskan makanan mereka .
Dan naik kembali kekamar dan meninggalkan Nathan yang tengah makan itu .
Rianti pun tidak tau harus apa , hanya ada koper yang berisikan bajunya saja .
Semua sudah masuk kedalam kopernya .
Anak buah Nathan yang sudah menjalankan perintah dari Nathan itu dan mengirim koper itu di kediaman Nathan .
__ADS_1
Jadi Rianti tidak perlu lagi balik ke kos - kosannya .
" Rianti !! entar di Jakarta kita akan terpisah beberapa hari ?? pasti saya sangat rindu engkau Rianti ?? " tutur Sofia sedih akan hal itu
" Gpp , kan kita akan kembali lagi ke sini , kan hanya seminggu di sana , lagian aku banyak pekerjaan di Perusaan Kaka kamu itu , jadi tidak mungkin lama disana ?? "
" Iya ya , kenapa saya tidak kepikiran itu ?? Sebentar lagi kita akan wisuda Rianti dan kemungkinan kita akan berpisah juga kan ?? "
" Ya gpp , lanjutkan lah apa yang ingin kamu raih Sofia ?? "
" Terima kasih ya Sofia !! engkau bersedia menjadi sahabat terbaik ku disini , walau pun diri ku hanya orang biasa !! tapi kamu mau berteman dengan ku ?? "
" Rianti !! " Sofia langsung memeluk Rianti
Setelah itu semua , Sofia dan Rianti pun segera turun .
Koper Nathan dan Sofia sudah ada di dalam mobil .
Anak buah Nathan yang mengerjakan itu semua .
Kalau pakaian Sofia itu bibi yang ada disana yang memasukan pakaian Sofia .
Ketiganya pun langsung menuju bandara dan langsung meluncur ke Jakarta ..
Kerinduan akan bertemu kedua orang tua sangat lah di nanti oleh ketiganya .
Saat ini mereka berada didalam pesawat dan akan sampai ke Jakarta dalam beberapa jam kemudian .
Ketiganya pun menutup mata dan menikmati perjalanan itu .
Namun hanya seminggu mereka bertiga pulang ke Jakarta .
Ada pekerjaan yang tidak bisa di tunda oleh Nathan dan Rianti .
Setelah sampai di Jakarta , Nathan langsung menelfon supir yang ada di Jakarta dan langsung bergerak ke Bandara .
Nathan mengantarkan Rianti terlebih dahulu baru menuju rumahnya ..
Rumah Rianti
Sampai lah mereka bertiga didepan Rumah Rianti yang terlihat sangat sederhana itu .
Namun Nathan dan Sofia tidak turun karena lelah berada diperjalanan .
" Singgah yuk ?? "
" Maaf Rianti , saya tidak bisa turun !! Ayah sudah menanti !! Kan malam ini ada acara makan dengan sahabat Ayah ?? "
" Oh iya gpp Sofia , Terima kasih Tuan Nathan dan Sofia !! sudah bersedia mengantarkan saya pulang !! "
" Iya !! Sama - sama "
Pak supir langsung melajukan mobilnya ke arah Rumah Adipati Dirgantara .
__ADS_1
Dan memakirkan mobilnya didepan Rumah yang sangat besar itu .
Adipati Dirgantara dan Ibu Kirana sudah berada didepan Rumah .
Nathan sudah mengirim pesan , jika dirinya akan segera sampai .
Sofia langsung turun dan memeluk ibu Kirana .
Sofia sangat rindu sang ibu .
Sementara Adipati Dirgantara hanya melihat putrinya itu .
Sekarang anaknya sudah besar , tapi masih sama sewaktu mereka kecil .
Nathan turun dan menghampiri orang Tuanya .
Nathan memeluk sang Ayah dan Adipati Dirgantara membalas pelukan dari Nathan .
" Masuk lah !! Dan bereskan diri kalian ! Pasti lelah diperjalanan kan ?? "
" Iya Ayah , Sofia rindu kamar Sofia "
Sofia langsung masuk dan menuju kekamar nya .
Sofia berasa seperti anak kecil yang kegirangan saat ada dirumahnya sendiri .
Nathan juga masuk kedalam kamar nya dan membersihkan diri ..
Namun sang Ibu masuk kedalam kamar Nathan .
Setelah Nathan sudah selesai mandi dan mengunakan bajunya .
Tok .. tok .. tok ..
" Nathan !! boleh kah ibu Masuk ?? "
" Iya Bu , masuk saja !! "
Kirana langsung masuk kedalam kamar anaknya itu .
Dan melihat putra nya itu sekarang sudah terlihat sangat tinggi dan lebih berkarisma .
Nathan sangat mirip dengan Suaminya itu .
Berkarisma dan semakin Ganteng saja .
" Nathan , bagaimana pekerjaan di Paris ?? Apakah ada kendala ?? "
" Tidak Bu , semua terselesaikan dengan Nathan !! namun ada sekretaris baru di Perusahaan yang bernama Rianti "
" Rianti !! Apakah dia gadis baik ?? "
" Ya dia baik ibu , dia anak yang cerdas !! Mendapatkan biaya siswa dan anak Tunggal dari orang sederhana "
Kirana yang mendengar Nathan bicara seolah - olah tidak percaya jika anak nya itu jelas menceritakan seorang wanita dihadapannya .
__ADS_1
Seperti Adipati Dirgantara yang selalu terbuka tentang semuanya .