Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 95 . Tipu Daya Mahendra Beraksi


__ADS_3

Akhirnya sampai di depan kamar yang di tempati oleh Sofia .


Nathan membuka pintu di ikuti oleh Ayah , ibu dan Rianti .


" Assalamu'alaikum .. "


" Waalaikum'salam , Nathan akhirnya kamu datang juga !! " Adipati tidak melihat Sandi datang


Sandi masuk langsung memeluk Adipati , Khodijah juga langsung memeluk Kirana .


Sofia sudah bisa duduk di tempat tidur , Nathan tersenyum melihat adiknya sudah dapat duduk .


" Sofia , apa yang kamu rasakan sekarang ?? " Nathan mendekati Sofia


" Hanya sedikit pusing Kaka !! Tapi demam Sofia sudah turun , kemarin rasanya tidak enak bangget , rasanya panas dan tidak bisa terlelap . Tapi sekarang sudah mendingan , hanya saja mulut Sofia masih terasa pahit !! " Sofia memberi tahu keluhannya kepada Nathan


" Oh , begitu !! Itu karena kamu sakit , jadi mulut kamu terasa pahit . Ibu dan Ayah Rianti membawahkan buah - buahan untuk mu . Makan lah itu , agar mulut kamu sedikit tidak pahit !! " Nathan memberikan buah tangan yang di bawah oleh Mertuanya itu


Sofia pun menerima dan Kirana mengupas buah Fir untuk Sofia .


Buah Fir mengandung banyak air , dan itu bagus untuk Sofia .


Sofia memakan buah sampai habis , setelah itu mencoba makan bubur yang sudah di sedia kan oleh rumah sakit .


Hanya masuk beberapa sendok saja , namun itu sudah cukup untuk mengisi perut Sofia .


Setelah itu Sofia meminum obat nya , agar segera pulih dan bisa kembali lagi ke rumah .


****


Sementara Mahendra yang mendengar Sofia masuk rumah sakit pun , mencoba untuk menemui Sofia .


Anak buah Maminya sudah mendapat info dimana letak posisi Sofia sekarang ini .


Mahendra akan berkunjung , dengan alasan pertemanan .


Setelah Mahendra bisa mencuri hati Sofia , maka pada saat itu Misi di jalan kan .


Saat ini Mahendra tengah bersiap - siap untuk mengunjungi Sofia di rumah sakit .


Mahendra membawah setangkai bunga serta buah - buahan yang di belinya di tokoh .

__ADS_1


Mahendra pun melajukan mobilnya kerumah sakit .


Setelah beberapa lama di perjalanan , akhirnya Mahendra sampai di depan rumah sakit .


Mahendra turun dan langsung masuk kedalam , setelah beberapa detik , Mahendra sampai di depan kamar Sofia .


Tok ...


Tok ..


Tok ..


Mahendra mengetuk pintu kamar Sofia , namun yang membuka pintu adalah Nathan .


" Siapa kamu ?? Dan siapa yang ingin kamu temui ?? " Nathan melihat Mahendra dari atas ke bawah


" Saya Mahendra Luiz , dan saya ingin menemui Sofia . Saya mendapat kabar jika dirinya sedang sakit dan sedang di rawat di rumah sakit ini . Jadi saya ingin melihat dirinya !! " Mahendra pun menjelaskan maksud kehadirannya


" Oh , Sofia . Ya benar dirinya sedang sakit . Kamu siapa nya Sofia ?? Saya belum pernah melihat kamu disini ?? Apakah kamu orang baru disini ?? " Nathan terus bertanya kepada Mahendra


" Ya saya berasal dari London , saya tidak baru di kota ini . Mami saya sudah lama tinggal disini . Hanya saja saya menjalankan perusahaan di London !! " Mahendra tidak sadar berbicara dengan siapa


" Siapa , itu Nathan ?? " Adipati bertanya itu kepada Nathan


" Temen Sofia Ayah !! " Nathan memberi tahu


" Temen , sejak kapan Sofia memiliki temen laki - laki ?? " Adipati mulai bingung


" Ayah , itu teman baru ku !! Apa kah Sofia bersalah jika memiliki temen laki - laki ?? " Sofia memotong percakapan Nathan


" Tidak anak ku .. Cuman Ayah merasa aneh , sejak kapan kamu berteman dengan laki - laki ?? " Adipati terus mengulang pertanyaan yang sama


" Waktu parti ultah temen Sofia yang ada di Taman hiburan malam Ayah , disitu Sofia di ganggu 2 orang pria dewasa , dan Mahendra membantu melawan 2 pria itu . Kalau tidak , entah bagaimana Sofia saat itu !! " Sofia menjelaskan kejadian itu


" Apa ?? Berani sekali ada yang menyentuh putri Ayah , siapa namanya ? Ayah akan buat perhitungan dengan 2 pria itu !! " Adipati naik darah dengan semua itu


" Sudah ayah , mereka sudah tidak akan berani menganggu Sofia , berkat Mahendra Ayah !! " Sofia mencoba menenangkan hati Ayahnya


Mendengar hal itu , Adipati pun mendekati Mahendra .


" Terima kasih telah menolong anak saya , semoga Allah senantiasa melindungi kamu dan keluarga kamu !! " Adipati menepuk bahu Mahendra

__ADS_1


" Sama - sama Om , siapa pun orangnya pasti akan bertindak yang sama seperti diri ku . Sofia adalah wanita baik - baik dan dari keluarga baik - baik . Sangat terlihat oleh banyak orang . Jadi wajar jika banyak yang membantunya !! " Mahendra bermain kata - kata dengan Adipati


" Siapa Nama kamu Nak ?? " Adipati ingin berkenalan dengan Mahendra


" Saya Mahendra Luiz , Om .. !! " Mahendra lupa jika seharunya tidak memakai nama Luiz di belakang namanya


" Oh , salam kenal . Perusahaan yang sedang kamu jalan kan itu apa namanya ?? " Adipati jadi kepo


" Mahendra Luiz Om , sama seperti nama saya . Hanya perusahaan kecil . Tidak terlalu besar !! " Mahendra merendah kan diri nya


" Berawal dari itu kan , lalu bisa menjadi Perusahaan besar !! " Adipati juga berawal dari itu


" Iya , Om benar . Oh iya , Sofia !! Ini aku bawah bunga dan Buah - buahan untuk mu . Maaf aku tidak tau harus membawakan kamu apa ?? Jadi hanya bisa membawahkan ini saja !! " Mahendra mendekati Sofia dan memberikan buah tangan itu


" Oh , iya . Terima kasih . Kenapa kamu repot - repot sekali . Dengan kehadiran mu saja , sudah membuat ku senang !! " Sofia tersenyum ke arah Mahendra


Adipati yang baru melihat anaknya seperti itu , jadi paham .


Jika anaknya sedang di Landa panah Asmara .


Dan keduanya sangat terlihat serasi .


Nathan juga dapat melihat dari mata Sofia , terpancar jika hatinya telah terbuka untuk menerima orang baru di hatinya itu .


" Sofia , segera lah sembuh . Jika kamu sudah sembuh , aku akan mengajak mu jalan - jalan !! Apakah kamu bersedia pergi bersama ku ?? " Mahendra sangat lihai dengan kata manisnya


" Iya , iya aku akan segera sembuh kok !! Kamu jangan gitu !! Emang kamu ingin mengajak ku kemana coba ?? " Sofia menundukkan kepalanya karena merasa malu


" Kemana ajha yang bisa membuat mu bahagia , kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku juga !! " Mahendra dapat melihat Sofia sudah termakan oleh omongannya


" Kamu bisa ajha deh , kamu sangat pandai merayu ! Dasar kamu !! " pipi Sofia memerah seperti tomat


" Ya harus . kan kalau kamu bahagia , aku jadi ikutan bahagia . Kalau kamu kaya gini terus , kan nanti aku jadi sedih !! " Mahendra menundukkan kepalanya


" Iya sudah , semoga aku segera sembuh . Agar bisa jalan - jalan dengan mu !! " Sofia malu - malu mengatakan itu semua di depan orang tuanya


" Yes , senang nya diriku !! Dapat berjalan - jalan dengan Tuan putri !! " Mahendra tidak malu di dengar oleh kedua orang tua Sofia


" Hehehe , Maaf semua !! Aku terlalu bahagia , jadi ngga lihat - lihat sekeliling !! " Mahendra menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" Iya gpp !! " Semua menjawab

__ADS_1


__ADS_2