Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 97 . Tidak Muda Menjadi Orang Tua


__ADS_3

Setelah selesai makan , keduanya pun langsung berpamitan kepada kedua orang tua Rianti .


" Ayah , ibu !! Maaf Rianti dan Mas Nathan tidak bisa untuk menginap di rumah . Karena rumah yang di sana ngga ada orang !! Mohon untuk mengerti kondisi ini , Ayah !! Rianti berbicara kepada kedua orang tuanya


" Iya , anakku . Kamu jaga diri baik - baik , jangan kelelahan . Ingat kamu sekarang sedang mengandung calon cucu Ayah !! Jangan banyak pikiran !! " Sandi mengingatkan Rianti


" Iya , Ayah !! Rianti akan ingat selalu pesan Ayah dan Ibu !! Doain Rianti selalu ya , semoga Rianti bisa menjadi orang tua sehebat ayah dan ibu !! " Rianti menyatukan tangannya untuk berdoa


" Aamiin , semoga segala doa - doa mu didengar oleh Allah SWT . Jangan tinggalkan sholat sesibuk apa pun itu !! Sholat adalah tiang agama bagi umat manusia . Jangan terlalu cinta akan dunia ini !! " Khodijah selalu berkata ini berulang kali


" Iya , Ibu !! ibu emang ibu yang terbaik didunia Rianti . Semoga Rianti bisa sekuat dan sesabar ibu nantinya . Berkat kesabaran mu aku tumbuh menjadi seperti ini !! " Rianti memeluk ibunya


Sementara 2 pria itu hanya menatap saja .


Semua ibu adalah yang terbaik untuk anak - anaknya ..


Setelah itu semua , Rianti dan Nathan langsung berpamitan .


Nathan menggenggam tangan Rianti di dalam mobil .


Walau pun Nathan menyetir mobilnya sendiri , akan tetapi Nathan masih bersikap romantis dengan istrinya itu ..


Nathan dan Rianti banyak belajar , tentang sebuah orang tua .

__ADS_1


Nathan dapat menyimpulkan , bahwa menjadi orang tua itu tidak muda .


Harus banyak belajar , agar nanti bisa menjadi contoh yang terbaik untuk anak - anaknya .


Nathan banyak belajar dari pengalaman hidupnya , bahwa wanita bukan lah tempat pelampiasan Nafsu semata .


Wanita seharusnya di sayangi dan dipahami , bukan sebaliknya .


Kini Nathan dapat menyadari jika masa lalunya cukup menjadi cerita bagi diri nya .


Yang tidak akan di ulangnya kembali .


Nathan memiliki seorang ibu serta adik perempuan , tidak seharusnya Nathan merusak wanita .


Tidak ada yang abadi di dunia ini , uang emang segalanya bagi kebanyakan manusia .


Namun itu tidak dapat membeli rasa kepuasan .


Manusia selalu haus akan kepuasan .


Baik itu rasa bersyukur atau yang lain nya .


Sementara Rianti dapat belajar , jika seorang ibu harus memiliki cukup ilmu .

__ADS_1


Agar kelak bisa membimbing anak - anaknya .


Bukan kah seorang ibu , adalah guru pertama bagi anak - anaknya ??


Itu sebabnya , seorang ibu harus cerdas , harus bisa memahami sifat anaknya , harus bisa berbaur dengan sikap anak - anaknya dan harus bisa menjadi madrasah bagi anak - anaknya .


Ilmu agama juga harus di tanam sedini mungkin .


Bukan hanya ilmu matematika atau bahasa Indonesia , akan tetapi ilmu agama itu jauh lebih penting dari ilmu yang lain nya .


Jika itu di tanam kan sejak dini , maka sampai dirinya dewasa akan selalu ingat kepada siapa yang menciptakan dirinya .


Rianti dapat menyimpulkan , sekaya apa pun seorang istri , istri harus tetap menurut apa kata suaminya .


Bagi seorang istri , suami adalah raja yang harus di hormati dan di junjung tinggi .


Setelah beberapa jam diperjalanan , keduanya pun sampai di Mansion besar Adipati .


Nathan memarkir kan mobilnya dan turun masuk kedalam rumah diikuti oleh istrinya Rianti .


Rianti merasa bahagia , bisa berkunjung ke rumah masa kecilnya .


Bagi dirinya , rumah itu sangat banyak memberikan pelajaran berharga bagi dirinya .

__ADS_1


__ADS_2