Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 136 . Melepas Kepergian Nathan Ke Paris


__ADS_3

Melihat Nathan sudah tertidur , Rianti pun ikut masuk kedalam selimut , lalu menyelimuti tubuhnya dengan selimut ..


Rianti tidur miring membelakangi Nathan , rasanya hatinya kini merasa pilu melihat suaminya seperti itu ..


Setelah larut dalam pikirannya sendiri , Rianti pun tertidur ..


Baby Janeisha dan Janeeta juga tertidur sangat lelap ..


Rianti memberi asih yang cukup untuk anak kembarnya itu ..


Jam menunjukkan pukul 3 pagi , Nathan sudah bangun dari tidur nya .


Rianti yang sadar karena kasur nya bergoyang pun membuat dirinya terbangun .


Rianti menyender di sudut kasur , melihat Nathan sudah rapi dengan pakaiannya ..


Rianti merasa sedih , karena Nathan akan segera meninggalkan dirinya dengan putri - putrinya ..

__ADS_1


Namun semua demi tugas yang tidak bisa ditunda .


Nathan juga tidak banyak bicara , dari kemarin malam .


Membuat Rianti jadi serba salah ..


" Sayank ! Boleh kah aku mengatakan sesuatu yang penting ?? " Rianti mencoba berbicara


" Iya , Sayank !! Apa yang ingin kamu sampaikan ?? " Nathan berbicara sambil merapikan pakaiannya


" Berapa lama kamu berada di Paris ?? Apakah kamu masih marah Mas dengan Sofia ?? Atau dengan ku ?? " Rianti menundukkan kepalanya


" Kenapa Sayank ?? kenapa nada bicara mu seolah berat melepas kepergian ku ?? " Nathan menggenggam tangan Rianti


" Aku seolah merasa , Mas marah dengan ku ? Kepergian mu seolah tanda kemarahan mu terhadap Sofia !! Apakah aku salah jika berbicara itu kemarin sore ?? Jawab Mas ?? " Rianti mulai menitihkan air matanya


" Tidak Sayank ! Kamu benar , aku terlalu egois dengan Sofia , dalam beberapa bulan dia yang mengerjakan tugas ku di kantor , pasti sangat melelahkan !! Apalagi pekerjaan ku sangat lah padat , dan banyak yang harus di urus !! " Nathan juga hanyut dalam pemikirannya

__ADS_1


" Sayank !! Apakah Mas akan pergi di jam segini ?? " Rianti menatap ke arah jam


" Iya , Sayank !! Dion sudah mengatur jam keberangkatan Mas , dan Mas harus berangkat jam segini !! Mas mau menemui putri - putri Mas dulu ,sebelum berangkat !! "


" Lalu bagaimana dengan Sofia ?? Apakah dia tau kalau Mas berangkat sepagi ini ?? "


" Jika permasalahan ku dengan Sofia , biar lah diri nya yang menilai siapa Kaka nya !! Mungkin bener dia marah dengan Mas !! Nanti dia juga luluh sendiri ! Kalau Uda ngga lihat Mas disini !! " Nathan memeluk Rianti dari samping


" Mas !! Sesibuk apa pun kamu disana , Aku harap kamu masih sempet ngabarin kami ya !! Jangan telat makan minum nya , jangan terlalu begadang dan jangan sampai telat makan !! Rianti .. Rianti .. Sayang Mas !! " Rianti menangis di pelukan Nathan


Hiks .. Hiks .. Hiks ...


" Sayank !! Janganlah kamu perberat langkah ku !! Biar lah aku pergi dengan rasa yang damai .. Nanti jika pekerjaan ku sudah selesai , aku akan segera kembali !! "


" Maaf .. Maaf .. Maaf .. Mas !! "


" Sudah , jangan menangis . Mas kan disana bekerja , bukannya main - main , semua juga demi kalian semua kok .. " Nathan bicara itu sambil menahan air matanya

__ADS_1


" Mas .... "


__ADS_2