
Setelah obrolan singkat itu keduanya pun tertidur di sofa panjang yang ada di dekat ranjang Rianti ..
Walau pun Nathan sudah terbiasa tidur berdua dengan banyak wanita , tapi x ini Nathan tidak ada pikiran negatif tentang hal itu ..
Dion melihat banyak sekali perubahan yang ditunjukan oleh Nathan ..
Dion pun merasa Sahabatnya itu bener - bener jatuh cinta oleh Rianti ..
Keduanya tertidur cukup lelap , namun adzan subuh sudah berkumandang .
Rianti pun menyenderkan kepalanya di sudut Ranjang .
" Aduh .. Kenapa kepala ku terasa sangat pusing sekali !! Dan itu Tuan Muda Nathan dan Tuan Muda Dion tertidur di sofa berdua tanpa selimut "
" Jahat bangget saya jadi orang , sudah diijinkan tidur di kasur Tuan Dion , Mala selimutnya aku pakai sendiri , dasar tidak sopan !! "
Rianti menyelimuti keduanya , lalu Rianti langsung menuju kamar mandi dan mengambil air wudhu .
Setelah selesai , Rianti melaksanakan sholat subuh .
Selesai itu Rianti mengaji sedikit , tetapi tidak menggunakan Al Qur'an hanya menggunakan handphonenya saja .
Dion dan Nathan pun terbangun ketika Rianti mengaji .
Keduanya mendengarkan lantunan ayat suci Al Qur'an yang sangat merdu ditelinga ..
Mereka berdua larut dalam pikiran masing - masing ..
__ADS_1
Sambil memejamkan matanya ..
Setelah Rianti selesai Nathan langsung bergegas masuk kekamar mandi dan membersihkan dirinya ..
Namun Nathan tidak membawah pakaiannya , jadi Nathan memakai pakaian milik Dion ..
" Dion , say pakai baju kamu iia ?? "
" Ya Tuan silahkan .. Itu ada dilemari sebelah kanan "
" Oh iya ...
Nathan langsung melaksanakan sholat subuh .
Dion hanya rebahan dan melihat tingkah aneh dari Nathan ..
Sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal ..
Rianti seakan cuek dengan pandangan Dion kepadanya .
Rianti tidak ada pikiran jika dirinya terlihat sangat mengoda Dimata Nathan dan Dion ..
" Oh Tuhan .. Cobaan apa kah ini !! " ucap Dion melihat Rianti lagi dengan baju kemejanya yang hanya sepaha Rianti
" Tuan Muda Dion !! Boleh kah saya numpang dapurnya untuk memasak !! Saya bosen makan - makanan yang ada disini , saya mau makan buatan saya sendiri "
" Ya boleh Rianti , semua ada di dalam kulkas , silahkan kamu masak apa yang ingin kamu masak "
__ADS_1
" Iya Tuan Muda Dion , Terima kasih " ucap Rianti melangkah kan kakinya menuju dapur
" Iya .. Sama - sama " ucap Dion
Setelah kepergian Rianti , Nathan selesai berdoa dan bertanya kemana Rianti berada .
" Dimana Rianti Dion ?? "
" Apakah Tuan tidak mencium aroma masakan yang sangat lezat itu !! "
" Apakah Rianti masak ?? Tapi dirinya tengah sakit !! "
" Dia bosen dengan masakan yang ada disini Tuan , jadi dia ingin masak sendiri , untung kemarin saya belanja keperluan dapur buat dimasak seorang pria yang hidup sendiri ini " ucap Dion
" Bagus lah .. Kalau kamu sudah berbelanja , kamu seharusnya jadi koki Dion ?? Kenapa jadi asisten pribadi saya ?? "
" Seorang Pria harus rajin bekerja Tuan , tapi jago masak juga harus biar bisa bahagiain calon istri kelak , hahaha "
" Ajarin saya nanti iia !! mungkin ada niat buat belajar memasak dengan mu "
" Beres Tuan Muda , niat bangget buat dapeti hati Rianti !! "
" Cie ... Cie ... Bos yang keras kepala sekarang lunak dengan seorang wanita !! hahaha ...
Hebat kamu Rianti bisa luluhkan seorang Nathan Dinata Alexander yang seperti sedingin salju jadi secair air yang mengalir dilautan lepas "
" Hahahhaahaha .... "
__ADS_1
" Bangsat kamu Dion " ucap Nathan sambil menatap Dion dengan pandangan mematikan ..
" Hehehe .. Maaf Tuan !! habisnya Tuan sekarang aneh ..