
Setelah itu , Sofia akan segera di bawah ke Rumah sakit .
Sofia sudah di gendong oleh Adipati untuk masuk kedalam mobil .
Dan Kirana juga sudah berada di dalam mobil .
Rianti tidak bisa ikut , karena Rianti menunggu Nathan bangun .
Adipati langsung menyuruh supirnya untuk bergerak menuju Rumah sakit .
Kedua orang tua Sofia sangat panik , melihat Sofia sangat lemah seperti itu .
Dokter Frans sudah lebih dulu menuju rumah sakit , karena banyak sekali pasien yang harus di periksa olehnya ..
Anak dokter Frans juga bekerja di Rumah sakit yang sama .
Rumah sakit itu milik Adipati , yang di serahkan oleh Frans untuk di kembang kan .
Berkat kerja keras Frans , kini rumah sakit itu sudah sangat berkembang .
Dokter Frans memiliki seorang putra bernama Arrayan , umur 29 tahun .
Dirinya sudah lama mengikuti jejak sang Ayah , membantu sesama manusia agar kembali lagi sehat .
***"
Arrayan adalah Pria yang tinggi , gagah dan berkarisma , memilik wajah ke bule - bule an .
Arrayan sudah pernah menikah , namun pernikahan itu harus kandas karena orang ke tiga .
Arrayan memiliki putra bernama Adnan , anak berusia 3 tahun .
Adnan ikut dengan Arrayan semenjak bercerai dengan istrinya Andira .
Pernikahan mereka hanya bisa bertahan di usia 2 tahun saja .
Setelah usia anaknya hampir 1 tahun mereka berdua bercerai , karena istrinya selingkuh dengan pria yang lebih kaya dari nya .
Arrayan memenangkan hak asu anak di pengadilan agama .
Karena Arrayan lebih yakin anaknya akan bahagia bila dengan dirinya .
Sehari - hari Arrayan selalu meluangkan waktunya bersama dengan anak nya itu .
Kadang juga ikut ke Rumah sakit jika Adnan rewel di rumah .
Arrayan tidak pernah mencari wanita lain untuk penganti mamanya Adnan .
Karena luka itu masih cukup membekas di hatinya .
__ADS_1
Arrayan trauma akan berumah tangga , karena takut itu semua akan terulang kembali .
Mantan istri Arrayan sudah hidup bahagia , dan tidak pernah sedikit pun datang untuk melihat Adnan anak mereka .
Arrayan , merasa sedih dengan kehidupannya , mengapa semua itu bisa terjadi oleh nya ??
Namun semua duka dan kesedihan itu dapat terobati dengan adanya , senyuman manis di wajah sang anak .
***
Setelah mobil Adipati sampai di rumah sakit , Adipati pun langsung mengendong putrinya itu .
Dan mendudukkan Sofia di kursi roda yang sudah tersedia .
Suster pun mendorong Sofia untuk masuk kedalam ruangan .
Dokter Arrayan masuk dan memeriksa keadaan Sofia .
Sofia sudah sangat lemas dan tidak mampu membuka matanya itu .
Akhirnya Sofia harus di infus , karena sudah sangat lemas .
Demam nya semakin tinggi saja .
Dari infus itu , Arrayan memberikan suntikan obat kedalamnya .
Agar demam Sofia segera turun .
Adipati pun mempersetujui itu semua demi kebaikan Sofia .
Setelah darah di ambil , Arrayan pun permisi untuk mengecek darah Sofia .
Kemungkinan hasilnya kurang dari 24 jam , sudah akan keluar hasilnya ..
Adipati duduk di samping Sofia sambil menggenggam tangan Sofia .
Sementara Kirana hanya menangis di samping Adipati tanpa suara .
Kirana takut jika suaranya akan menganggu Sofia yang sedang tertidur .
Sementara di kediaman Adipati , Nathan baru saja bangun dan langsung masuk kedalam kamar mandi tanpa sehelai benang .
Setelah Nathan membersihkan dirinya , Rianti masuk kedalam kamarnya .
Rianti melihat isi kamarnya sangat berserakan , pakaian kotor dan selimut berada di lantai .
Rianti membersihkan itu semua , tidak mungkin bibi Halimah akan masuk dan membersihkan ini semua , bisa malu nanti Rianti dengan Bibi Halimah .
Sudah pasti tau , apa yang sudah mereka lakukan pagi - pagi buta ..
__ADS_1
Rianti tidak mau hal itu sampai terjadi .
Rianti mengutip pakaian kotor dan memasukannya kedalam tong yang tersedia di sudut kamar .
Setelah itu membereskan kamarnya .
Tidak lama kemudian , Nathan keluar dengan handuk melilit di pinggangnya .
Dalam keadaan rambut acak - acakan .
Rianti tertawa melihat Nathan seperti itu ..
Tanda merah itu berubah jadi kebiruan ..
Dan mungkin akan terlihat sangat jelas nantinya ..
" Hahahaha !! " Rianti tertawa
" Kamu kenapa Sayank !! Kemasukan jin wanita cantik ya ?? " Nathan mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil
" Tidak Sayank , itu liat lah ?? Leher kamu tandanya sangat jelas kelihatan !! " Rianti menunjuk ke arah leher Nathan
Nathan replex langsung menutupi tanda itu dengan tangannya .
" Sayank , bagaimana untuk menutupi tanda ini ?? Jika sampai ada yang melihat ini ?? Maka orang akan menertawakan Mas ?? Tolong Sayank , bagaimana ini ?? " Nathan mendekati Rianti
Rianti memberikan bedak padat miliknya , lalu mengusap bekas itu dengan bedak .
Seketika tanda itu tertutupi dengan bedak itu .
Nathan merasa legah , akhirnya tanda itu tidak terlihat lagi .
" Hahahaha !! Uda Mas , ngga terlihat lagi ?? " Rianti terus saja tertawa
" Kamu seneng bangget ya ? Jika Mas di tertawai oleh banyak orang nanti ?? " Nathan sebel dengan istrinya itu
" Bukan itu Mas , Rianti hanya bingung aja !! Kenapa Rianti bisa buat tanda itu ?? bagaimana caranya gitu ?? " Rianti tidak tau kegilaan apa yang sudah dilakukannya tadi
" Kamu sangat luar biasa Sayank , lain x kamu yang di atas ya !! biar Mas di bawah . Biar kamu yang bermain , Mas yang menikmati !! " Nathan mengoda Rianti
" Ih , apa sih Mas !! Ngga jelas bangget ?? Sudah sana turun makan . Oh iya , Sofia di bawah ke rumah sakit tadi sama ayah ibu !! " Rianti baru memberitahukan itu kepada Nathan
" Kenapa emangnya Sofia ?? sampai - samai harus dibawah ke rumah sakit ?? " Nathan merasa kaget
" Kayanya demam tinggi Mas , soalnya tadi ibu yang pegang kening Sofia dan langsung menelfon Dokter Frans !! "
" Oh , ya sudah !! Kita makan dulu , setelah ini kita ke rumah sakit untuk melihat keadaan Sofia !! " Nathan bergegas menuju meja makan
Sementara Rianti mengikuti Nathan dari belakang .
__ADS_1
Nathan juga mulai panik dengan keadaan Sofia .
Sebab Sofia sangat jarang sekali sakit , jika sudah sakit pasti lama sembuhnya ..