Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 86 . Mahendra Mulai Melancarkan Aksinya


__ADS_3

Permainan pun di mulai , hari ini Mahendra sudah siap untuk melancarkan misi nya .


Mahendra sudah di beri foto oleh Maminya tentang ciri - ciri Sofia .


Kebetulan hari ini , Sofia ada janjian bersama temen - temen di salah satu tempat hiburan malam .


Ada salah satu temen Sofia yang berulang tahun , dan mengadakan pesta di tempat itu .


Sebenarnya Sofia sangat risih dengan keramaian seperti itu .


Namun dirinya sudah lama tidak bertemu dengan teman - tenang nya semasa di bangku SMA dulu .


Masa sudah di Jakarta tidak mau datang , begitu lah sekiranya pemikiran Sofia .


Sofia pun meminta ijin dahulu kepada Adipati .


" Ayah , nanti malam Sofia ada acara di sebuah tempat hiburan malam , teman sewaktu SMA mengadakan parti ultah disana !! Ayah , Boleh kah Sofia pergi kesana ?? Masa Sofia Uda ada di Jakarta tidak datang , apa kata mereka nanti ?? " Sofia memasang wajah memelas


" Jam berapa kamu akan pergi , Nak ?? Dan sama siapa kamu akan kesana ?? " Adipati menanyakan siapa yang akan jadi temen nya Sofia


" Pergi sama Pak supir aja , Ayah !! Pak supir tungguin Sofia di luar ajha . Boleh ya Ayah ?? Plis .. ?? " Sofia memohon


" Baik lah , Ayah beri kamu ijin . Tapi ingat Sofia , di perjalanan handphone kamu harus selalu aktif . Dan jangan pernah minum - minuman keras !! Kamu ke tempat itu hanya menghadiri parti , bukan ikut - ikutan seperti mereka !! Kamu dari keluarga terhormat , jangan sampai kamu menodai kehormatan keluarga kita !! " Adipati memasang wajah serius


" Iya ayah , lagian habis acara potong bolu , Sofia akan pulang kok . Ngga akan lama disana , ayah kaya ngga tau ajha Sofia itu gimana ? Kan ngga suka keramaian , enak lagi di rumah bisa rebahan sambil nonton Drakor kesayangan !! Hehehe .. !! "


" Ya sudah lah , jika ingin pergi . Ayah tidak melarang mu . Tapi ingat selalu pesan Ayah mu ini !! "


" Siap , Komandan !! Perintah di jalan kan dengan baik . Sayang Ayah !! " Sofia mencium pipi Ayahnya sembari berlalu


" Sayang kamu juga !! Jaga diri baik - baik !! "


" Iya , Ayah !! "


Sofia pun masuk kedalam kamarnya itu , dan mulai memilih - milih pakaian mana yang pantas untuk di kenakan malam ini .


Sofia tidak ingin terlihat norak di parti ultah teman nya itu .


Sofia memilih dress selutut yang bernuansa ke abu - Abuan .


Sofia pun memakainya , dan mulai merias dirinya ..


Jam sudah menunjukkan pukul 8 malam .

__ADS_1


Sofia sudah siap merias dirinya , kali ini rambut Sofia di ikat keatas dan hanya menyisakan beberapa rambut di bagian depan , agar terlihat manis ..


Sofia menyemprot kan parfum kesayangan nya .


Dan Sekarang Sofia tercium sangat wangi dan segar .


Itu menambah pesona Sofia , Sofia terlihat sangat cantik malam ini .



Gaya Sofia terlihat santai dan elegan .


Walau terlihat sedikit acak - acakan , tapi Sofia suka dengan gaya yang apa adanya .


Tidak terlalu ingin di puji , sebab Sofia sudah sangat cantik .


Dan dirinya tidak ingin jadi pusat perhatian orang di sekelilingnya itu ..


Rianti yang melihat Sofia , cantik malam ini pun menatap tanpa henti .


Sofia sangat beda malam ini , tidak tau kenapa Rianti merasa malam ini Sofia terlihat sangat cantik bangget .


Walau pun pakaiannya terlihat santai , tapi mampu menambah daya tarik bagi orang yang melihatnya ..


Nathan yang baru keluar dari kamar pun , terdiam melihat penampilan adiknya itu .


" Ada dehc , malam ini Sofia mau Heppy - Heppy bersama teman lama !! Ehm bosen di Jakarta cuman diem ajha , Kaka kan sibuk terus dengan Rianti . Aku selalu di cueki terus !! Uh ... !! " Sofia memonyongkan bibir nya


" Baru juga di puji cantik tadi !! Uda bibir nya kaya gitu !! Liat kamu jelek kalau seperti itu !! " Nathan menggoda Sofia


" Biar ajha jelek , emang Sofia jelek . Kaka baru tau kalau adik mu ini terlihat jelek !! kemana ajha selama ini ?? Pindah ke planet Jupiter ya ?? " Sofia kesal dengan Nathan


" Ya ela , Tuan putri marah . Kan Kaka mu ini hanya bercanda . Emang mau kemana sihc , rapi bener ?? " Nathan mencubit pipi Sofia


" Kaka !! Sakit tau pipi Sofia . Kaka usil terus dengan Sofia .. Sofia laporin ini sama Ayah ya ?? " Sofia membuat Nathan takut


" Kenapa harus Ayah sihc , ya deh Maaf !! Tapi serius , kamu mau kemana coba ?? Ada ngga uang jajan kamu ?? " Nathan menatap Sofia


" Aku mau pergi kak ke parti Susan teman semasa SMA dulu , dia mengadakan parti di salah satu taman hiburan malam di Jakarta dan Sofia di undang untuk menghadiri Parti itu !! " Sofia menjelaskan itu dengan Nathan


" Apa ?? Parti ?? " Nathan kaget mendengar itu


" Ya ela , kenapa harus kaget gitu ?? Kan Kaka juga sering masuk ke sana ?? " Sofia lupa kalau di belakang Nathan dan Rianti

__ADS_1


Rianti yang mendengar itu pun melangkah pergi .


Rianti belum cukup tau tentang keseharian Nathan dahulu ..


Rianti merasa sedih ketika Sofia berkata begitu .


Karena faktor kehamilan , akhir - akhir ini Rianti merasa sangat posesif kepada suaminya itu .


Jadi gampang nangis kalau denger hal yang menyedihkan .


" Sofia ?? Kenapa kamu bicara itu ?? Kan Rianti marah dengan Kaka !! Kamu ngga bisa di ajak kerja sama ?? " Nathan melotot melihat ke arah Sofia


" Kerja sama apha coba ?? Baru ini Kaka bicara itu dengan aku . Ya Maaf , emang Rianti belum tau masa lalu Kaka gitu ?? " Sofia merasa tidak enak dengan Rianti


" Rianti kan lagi mengandung anak ku , Sofia !! Masa kamu lupa sihc , apa mesti Kaka jitak dulu itu kepala kamu ?? " Nathan berkata nyolot ke Sofia


" Oh , iya !! Lupa Sofia kak , maklum lah terlalu Heppy tadi . Tapi jangan di jitak kepala Sofia , sakit tau . Entar di bilang Ini sama Ayah ?? Gimana , mau ?? " Sofia selalu memakai nama Ayahnya kepada Nathan


" Kamu selalu Ayah terus yang di bawah - bawah . Kamu curang Sofia !! Pasti akan ada masalah nanti setelah ini !! Sudah lah , ini uang jajan mu !! " Nathan menyerah kan uang 5 Juta kepada Sofia


" Gila , ini uang banyak bangget Kaka 5 juta !! Ngga salah kah , Kaka ngasih uang ini ?? " Sofia merasa senang


" Tidak , sisanya bisa di masukan ke dalam rekening kamu kan !! Sudah lah sana pergi . Sudah jenuh aku melihat sikap mu hari ini !! kamu sungguh menyebalkan , Sofia !! " Nathan melangkah pergi


" Ya ela , Nanti malam ada yang tidur di luar nihc !! " Sofia tertawa setelah berkata begitu


Nathan yang masih bisa mendengar suara Sofia , jadi merinding , jika sampai saja dirinya tidur di luar .


Sofia pun melangkah pergi dari Mansion itu bersama Pak supir .


Sofia menikmati perjalananya , semangat Sofia tidak tau , jika dibelakang mobil yang di naiki nya itu , ada orang yang mengikuti dirinya .


Sofia merasa tidak enak hati dengan Rianti , setelah pulang dari parti itu , Sofia akan meminta maaf ke Rianti , atas sikapnya yang sudah keterlaluan itu .


Setelah beberapa menit di perjalanan , akhirnya Sofia sampai di tempat Parti itu .


Banyak sekali tamu undangan Susan , berhubung dia juga anak pengusaha yang terkenal dengan Batu Baranya .


Papa Susan pemegang saham terbesar di Jakarta .


Susan anak ke 2 dari 3 bersaudara


Aneh ya , anak orang kaya kenapa hanya 2 atau 3 orang saja ??

__ADS_1


Itu karena orang tua mereka selalu sibuk dengan pekerjaan nya .


Maka dari itu anaknya hanya 2 atau 3 , bahkan ada yang hanya 1 . Seperti Rianti .


__ADS_2