
Setelah Dion selesai mengobati luka nya Niken , Dion pun langsung ke luar dari Apartemen itu .
Dirinya takut jika jiwa kelakiannya itu akan muncul tiba² jika berdua an terlalu lama di satu ruangan ..
Dion pun melangkah pergi dari Niken ..
Niken merasa sangat perih di pergelangan tangannya itu .
Namun luka itu sudah terbungkus perban ..
" Nathan !! Apakah kamu kesini Darling "
" Kenapa engkau tidak menunggu ku sadar ?? "
" Kenapa Nathan ?? "
" Ini adalah ulah gadis kampungan itu !! Kamu salah bermain dengan ku Rianti !! Tunggu saja pembalasan apa yang akan ku perbuat kepada mu "
" Kita liat Nathan akan berpihak ke siapa ?? Kamu atau Aku ?? "
" Sudah jelas Nathan akan memilih aku , secara daerah mana yang belum tersentuh ?? "
" Ahhhhh .. Sayank kenapa kamu sekeras batu "
" Kamu tergoda dengan wanita kampungan itu ?? "
" Sainganku tidak sebanding dengan ku ?? "
" Akan ku rebut engkau dari wanita kampungan itu !! Lihat tanggal mainnya Sayank "
Niken pun membereskan dirinya yang sangat acak - acakan itu ..
Seluruh ruangan penuh dengan barang - barang yang berserak dilantai ..
Ruangan itu sudah seperti kapal pecah yang tidak beraturan lagi ..
Hari ini Niken mengenakan dress kesayangannya .
Niken akan keluar untuk menemui Rianti di kos - kosannya ..
Niken mencari tau alamat Rianti dengan salah satu rekan kerja nya ..
" akhirnya ku temukan alamat mu Rianti !! Tamat riwayat mu di genggaman ku " tutur Niken sambil setengah tersenyum
Niken pun melajukan mobilnya ke arah alamat yang akan di tujuh ..
Mata - mata Nathan melihat hal itu dan memberi tahukan kepada Nathan .
" Tuan Muda !! Nyonya Niken akan menuju ke tempat Nyonya Rianti !! Apa yang harus kami lakukan saat ini "
" Ikuti saja Niken kemana dirinya pergi !! Saya akan ke kos - kosan Rianti "
" Baik Tuan , tugas akan kami jalan kan "
" Jalan kan dengan baik , jangan sampai salah sasaran "
__ADS_1
" Siap Bos "
Nathan pun melangkah pergi untuk menuju ke kos - kosan Rianti .
Pada saat itu Rianti tengah tertidur pulas dikasur kesayangannya .
Setelah beberapa menit Nathan sampai di depan kos - kosan Rianti .
Dan anehnya pintu Rianti tidak terkunci pada saat itu .
Nathan langsung masuk kedalam dan mencari Rianti .
Ternyata Rianti tengah tertidur pulas ..
Nathan hanya bisa menarik nafasnya melihat Rianti saat ini .
Sebab pakaian Rianti saat ini sangat lah terbuka dan membuat dirinya seakan tertantang dengan Rianti .
Namun ini bukan lah saat yang tepat .
Nathan langsung mengendong Rianti yang tengah tertidur pulas itu ..
Anehnya waktu digendong tidak bangun - Bagun ..
" Dasar wanita ini !! Jika sudah tidur sangat sulit untuk dibangunkan "
Nathan pun menuju mobilnya untuk meletakkan Rianti di kursi belakang .
Dan tidak lupa Nathan mengunci Kos - kosan Rianti ..
" Kenapa sangat kenyal sekali tadi !! "
" Tapi itu semua Normal kok "
Hahahaha
Nathan tertawa melihat dirinya yang terlihat konyol .
Nathan pun melajukan mobilnya sebelum Niken datang .
Nathan membawah Rianti ke sebuah Vila miliknya yang sedikit jauh dari Kos - kosan Rianti ..
Disepanjang perjalanan hanya ada keheningan saja .
Rianti pun seolah seperti masih ada dikasur kesayangannya itu ..
Walau pun mobil Nathan terkadang bergoyang tidak membuat Rianti terbangun .
" Dasar kebo !! Susah bangget kamu di bangunkan !! Padahal dari tadi mobil ku sudah bergoyang beberapa x , tapi tidak bangun juga "
Nathan pun tidak menghiraukan Rianti lagi .
Tugasnya adalah melindungi Rianti dari terkaman Niken .
Niken pun tiba didepan kos - kosan Rianti .
__ADS_1
Namun pintu Rianti tertutup sepertinya tidak ada manusia nya .
" Kenapa sepi begini !! Pintunya juga tertutup !! Sial ? "
" Apakah ini sudah di atur oleh Nathan ?? atau emang tidak ada orang didalam ?? "
Tok .. Tok .. Tok ..
" Ada orang kah "
Tidak ada yang menjawab pertanyaan Niken .
Sebab memang tidak ada Rianti didalam sana ..
Niken pun merasa kesal dengan semua itu .
" Awas saja kamu ya Rianti , jika engkau bertemu dengan ku ! aku akan jadikan engkau menyesal seumur hidup mu "
" Ku jamin engkau tidak akan pernah melupakan hal itu "
Niken pun melangkah masuk kedalam mobilnya dan melajukan mobilnya ..
Anak buah Nathan merekam suara Niken dan mengirimkan rekaman suara itu .
Ting .. Ting .. Ting ..
Nathan yang masih dalam perjalanan pun membuka pesan dari anak buah nya itu .
Dan terdengar jelas suara Niken didalam rekaman itu .
Nathan pun tidak tinggal diam ..
Nathan akan membuat Niken tidak berkutik lagi ..
Apartemen dan mobilnya akan disita oleh Nathan nantinya .
Dan Niken akan menjadi miskin mendadak ..
Sebab selama ini hidup Niken bergantung dengan Nathan ..
" Apa !! kamu akan buat hidup Rianti menderita Niken ?? maka akan ku perjelas siapa kamu dahulu ?? "
" Tunggu juga tanggal main dari ku Niken ?? "
" Bersenang - senang lah engkau dengan apa yang aku beri "
" Suatu saat engkau akan miskin mendadak aku buat "
" Berani sekali engkau bermain - main dengan ku Niken "
" Kamu ibarat mengalih kuburan untuk diri mu sendiri "
" Selangkah engkau lukai Rianti , maka akan ku ingatkan engkau seumur hidup tentang siapa engkau "
Nathan Menaik turun kan alisnya , seolah geram dengan tingkah Niken yang selama ini tidak dirinya ketahui ..
__ADS_1
Sudah habis kesabaran Nathan untuk Niken .
Anak buah Nathan sudah banyak memberikan informasi tentang Niken dan Nathan sadar ternyata selama ini dirinya dimanfaati oleh Niken ..