
Pagi - pagi sekali , Sofia sudah terbangun karena badannya mulai sehatan .
Kirana bangun karena tangan Sofia bergerak .
Kirana sulit tidur , karena khawatir akan keadaan Sofia .
Sementara Adipati tidur di Sofa , Adipati belum bangun .
Sofia meminta minum kepada ibunya itu .
" Ibu , Sofia mau minum ibu !! Kenapa rasanya haus sekali ?? "
" Ini anakku !! Minum lah yang banyak , itu karena suhu badan mu panas tinggi jadi rasa haus itu semakin terasa haus !! "
Sofia meminum minuman yang di berikan ibunya itu .
Adipati terbangun ketika obrolan 2 wanita itu .
" Sayank , kamu sudah bangun !! Sini peluk Ayah mu ini !! " Adipati mendekati Sofia
Sementara Sofia langsung memeluk ayahnya dari samping dengan tangan terinfus .
Sofia sangat bangga memiliki kedua orang tua yang selalu ada dalam suka mau pun duka .
Sofia meniti kan air matanya .
" Ayah , ibu . Terima kasih kalian berdua telah menyayangi diri ini dengan sepenuh hati . Tidak ada kasih sayang yang abadi seperti kasih sayang kalian berdua . Di saat diri ini lemah , engkau berdua lah kekuatan terbesar yang ku miliki !! " Sofia menangis di pelukan sang Ayah
" Anakku , kenapa kamu berbicara seperti itu . Bagi orang tua , anak adalah segalanya . Bagaimana mungkin kami meninggalkan mu , disaat keadaan mu yang seperti ini ?? Ayah rela kehilangan uang Milyaran demi kamu , Sofia !! Bagi Ayah uang bisa di cari Kemabli , tapi kamu tidak akan pernah bisa Ayah cari lagi . Sudah lah , jangan menangis lagi !! " Adipati tak kuasa menahan air matanya
Sementara di satu sisi , Kirana juga tak kuasa menahan air matanya .
Anak yang dahulu kecil dan suka bermain kesana ke mari , sekarang sudah tumbuh menjadi anak yang dewasa dan memiliki hati yang sangat baik .
Kirana sangat bersyukur , telah di berikan anak - anak yang senantiasa mematuhi mereka berdua .
Sementara di kediaman Adipati , Nathan dan Kirana sedang menikmati sarapan paginya .
Kali ini menunya ada Teh hijau kesukaan Nathan , lalu ada beberapa potongan roti dan selai yang sudah tersedia .
Ada buah - buahan juga dan ada 2 gelas susu hangat .
__ADS_1
Keduanya menikmati itu semua dengan hening .
Tidak ada obrolan apa pun .
Hari ini kedua orang tua Rianti akan berkunjung ke Mansion Adipati .
Ketika mereka berdua sarapan , tiba - tiba Sandi dan Khodijah sudah berada di depan Mansion itu .
Bibi Halimah membuka kan pintu , dan mereka berdua pun masuk kedalam .
Ternyata Rianti tidak tau , jika Ayah dan ibunya akan datang pagi - pagi sekali .
" Assalamu'alaikum .. " Ucap Sandi dan Khodijah
Keduanya langsung melihat siapa yang datang .
" Waalaikum'salam , Ayah , ibu !! Kenapa ngga kabari dulu Rianti ?? " Rianti langsung menyalami kedua orang tuanya
" Ayah dan ibu ingin memberikan kejutan untuk mu , ibu mu sudah bangun jam 3 subuh . Dirinya sudah tidak sabar untuk menemui mu !! " Sandi menjelaskan tentang istrinya yang sangat rindu anaknya itu
" Ibu , Rianti juga rindu ibu dan Ayah !! " Rianti memeluk keduanya
Sementara Nathan baru bangkit dari duduknya dan langsung menyalami kedua orang tuanya itu .
" Sehat Nak !! Oh iya , bagaimana keadaan Sofia sekarang ?? " Sandi langsung menanyakan akan hal itu
" Nathan belum tau Ayah , hanya saja Ayah dan ibu yang menjaga Sofia disana !! Kemungkinan Nathan kan kesana setelah ini !! "
" Oh , Boleh kah ayah dan ibu ikut ?? Untuk melihat keadaan Nak Sofia ?? "
" Jika Ayah dan ibu bersedia , maka di perbolehkan , Ayah dan ibu mungkin akan senang dengan kehadiran Ayah dan ibu Mertua !! "
" Ayuk , duduk ibu Ayah !! Sarapan dulu sini !! " Rianti menyuruh kedua orang tuanya untuk makan bersama
" Rianti , ibu membawah kan makanan untuk mu dan juga Nathan . Apakah kamu senang dengan itu ?? " Khodijah merasa tidak enak
" Sangat senang ibu , sini kita makan bersama - sama . Rianti sangat rindu masakan ibu !! " Rianti membuka isi yang dibawah oleh Khodijah
" Wah , ini makanan kesukaan Rianti , ibu sepertinya tau , jika Rianti maunya makan ini !! " Rianti langsung menggambil piring untuk dirinya dan juga suaminya !! "
Setelah Nathan mencicipi masakan ibu mertuanya itu , Nathan jadi sangat lahap .
__ADS_1
Tidak seperti biasanya Nathan makan seperti itu .
Nathan sampai tambah nasi lagi , karena merasa kurang cukup dengan hal itu .
Biasanya Rianti yang begitu , tapi tidak untuk kali ini .
Nathan seolah yang ngidam makan makanan itu .
Sandi dan Khodijah merasa senang , karena menantunya itu sangat lah senang dengan masakan itu .
Nathan jadi tidak sadar , jika sedari tadi dilihati terus oleh mertuanya itu .
" Maaf , ibu ayah !! Nathan tidak sopan ya ?? Ngga tau kenapa liat masakan ini , Nathan jadi sangat berselerah . Biasanya juga tidak seperti ini !! " Nathan jadi bingung dengan sikapnya yang barusan
" Iya gpp , mungkin kamu yang ngidam itu Nak . Kan bisa jadi istrinya yang ngandung , tapi suami nya yang ngidam !! " Sandi juga pernah merasakan hal itu
" Oh , gitu Ayah . Nathan baru tau . Tapi ini begah bangget rasanya perut !! Nathan berapa x tambah nasi ya ?? " Nathan tersenyum manis
" Sudah gpp , itu adalah kenikmatan jadi seorang ayah baru !! " Sandi juga ikutan tersenyum
Sandi bangun dari duduknya , dan langsung mengelus perut anaknya itu .
" Cucu , Opa !! Sehat - sehat ya di sana , Opa sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mu . Tumbuh lah dengan baik ya , jangan sampai merepotkan ibu mu !! " Sandi berbicara di dekat Perut Rianti
" Iya , Opa !! Aku juga sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Opa dan Oma . Tunggu aku ya , jika nanti aku lahir , Oma Opa mau kan jagain aku ?? " Rianti mengikuti bicara Anak - anak
" Jelas . Nanti Oma dan Opa akan jagain kamu , sama seperti Oma Opa jagain ibu kamu dulu !! Sandi jadi teringat akan Rianti kecil
Seketika Rianti langsung memeluk Ayahnya itu , sambil berlinangan air matanya .
Tanpa jasa kedua orang tuanya , mungkin Rianti tidak akan jadi seperti ini ..
Setelah itu semua , mereka langsung menuju ke rumah sakit , dimana Sofia di rawat .
Tidak ada obrolan yang terjadi , hanya saja Khodijah selalu menggenggam tangan anaknya dan mengelus perut Rianti .
Nathan menyupir Mobil nya sendiri .
Setelah beberapa menit mereka sampai di depan rumah sakit .
Dan langsung masuk menuju kamar Sofia .
__ADS_1
Dengan membawah buah tangan yaitu buah - buahan .