
Setelah mengantarkan Rianti pulang , Nathan pun kembali ke rumah nya .
Disana sudah berdiri Sofia didepan pintu .
Seperti ingin mencari tahu apa yang sudah terjadi di Jerman ..
Nathan sudah dapat menebak apa yang akan Sofia pertanyakan ..
Itu karena Nathan sangat hapal sang adik jika sudah menyangkut orang yang dirinya sayangi .
Nathan memarkirkan mobilnya di Garasi depan dan melangkah masuk kedalam Rumah .
Namun belum juga masuk , Nathan sudah di kasih pertanyaan oleh sang adik .
" Kaka .. Jelaskan semuanya kepada Sofia ?? "
" Sofia Kaka baru sampai ! apakah kamu tidak bisa bertanya itu nanti !! setelah Kaka mu ini membereskan badan ? "
" Kaka .. Rianti sangat kasian dituduh oleh kekasihmu sebagai wanita murahan ?? "
" Sudah jangan sebut wanita itu lagi ! hubungan itu sudah berakhir "
" Oh bagus lah kalau begitu .. Kalau belum biar Sofia bilang ke Ayah tentang hal itu "
" Sofia ! kamu jangan jadi anak yang suka mengadu kepada Ayah , kan semua sudah Kaka selesaikan , dan kartu ATM Niken sudah Dion blokir "
__ADS_1
" Enak bangget jadi wanita itu ya !! bisa habiskan uang Kaka sesuka hati !! Wanita apaan itu sebenernya ?? tapi menuduh orang yang tidak - tidak !! "
" Sudah gadis kecilku , engkau sangat banyak berbicara hari ini , sini peluk Kaka mu , aku sangat merindukan mu gadis kecil ku "
" Kaka !! Sofia malu dipanggil itu ! "
" Hahahaha .. Gadis kecil ku malu ,, ulu . ulu " ucap Nathan sambil memeluk Sofia dan mengajaknya masuk kedalam
" Kaka !! Apakah Rianti itu adalah gadis yang baik ?? "
" Kenapa ?? Kenapa kamu bertanya seperti itu ?? "
" Sebab dia adalah temen sekaligus sahabat yang sangat mengerti Sofia Kaka "
" Ya dia adalah gadis yang sangat baik Sofia , disana dia taat beribadah kepada Tuhannya , Kaka sangat salut dengan dirinya "
" Ya gpp , Kaka juga begitu Sofia , Kaka malu malahan sama Rianti , disana dia sebelum makan selalu baca doa makan , akan tetapi Kaka dengan Dion main makan saja "
" Sungguh Terlalu kamu Kaka "
" Ya habis nya sangat jarang orang mengingatkan kita untuk berdoa , apalagi keluarga kita sangat lah sibuk masing - masing "
" ehmmmm .. iya ya ka !! Kenapa keluarga kita sibuk terus cari uang , padahal ini semua sudah sangat cukup bagi kita "
" Ehmmm ... Itu lah yang Kaka tidak mengerti , akan tetapi setelah mengenal Rianti Kaka jadi sadar jika harta bukan lah segalanya , akan tetapi keluarga lah yang paling berharga dari apa pun "
__ADS_1
" Kaka !! kenapa jadi melow kaya gini "
" Kaka banyak belajar dari Rianti , dirinya sangat polos dan sangat bijaksana dalam berpikir , walau pun dirinya adalah anak Tunggal , tapi dirinya tidak manja dengan kedua orang tuanya , justru dia bekerja untuk bisa membayar segala keperluan nya sendiri "
" Dari mana Kaka tau akan hal itu "
" Kamu lupa siapa Kaka mu ini ?? Apa perlu Kaka jelaskan semua "
" Tidak .. Ya Sofia tau itu Kaka , hanya lupa saja,pasti anak buah Kaka yang memberi info tentang Rianti kan ?? "
" Ya !! kamu pinter sekali , jabatan , tatah serta popularitas sangat menjamin hidup seseorang , akan tetapi semua itu tidak akan pernah cukup jika didalamnya tidak terdapat rasa keperdulian terhadap sesama "
" Ya bener ka !! Kadang Sofia berpikir untuk apa punya segalanya , yang terkadang bisa di manfaatin oleh banyak orang , kekayaan tidak menjamin hidup bahagia , akan tetapi kerukunan lah yang bisa membuat itu semua menjadi mungkin "
" Ya kamu bener adikku , sekarang kamu sudah besar dan sudah banyak bicara "
" Ini semua berkat Rianti Kaka , dia yang banyak ajari Sofia tentang banyak hal dan sekarang Sofia paham jika Rianti dipaksa dewasa oleh keadaan , itu lah yang membuat Sofia termotivasi oleh nya "
" Bagus !! jika engkau termotivasi , teruslah belajar dan belajar , sebab kesuksesan bisa jadi milik siapa pun "
" Iya Kaka .. Doa kan lah Sofia selalu agar jadi manusia yang lebih baik lagi "
" Aamiin .. Semoga allah mendengar hal itu "
" Aamiin Allahuma aamiin "
__ADS_1
Rumah besar Nathan Di Paris