Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 93 . Masa Kehamilan


__ADS_3

Setelah selesai dengan acara makan , Nathan dan Rianti pun bergegas menuju ke rumah sakit .


Hati Nathan seolah tak tegah mendengar Sofia jatuh sakit ..


Nathan menyetir mobilnya sendiri , kali ini Nathan tanpa supir .


Nathan rindu mengendarai mobil kesayangan nya itu .


Nathan menyetir dan Rianti duduk disamping Nathan .


Keduanya pun merasa khawatir dengan keadaan Sofia .


Tidak ada obrolan di antara keduanya , keduanya hanya fokus menatap jalanan yang padat dengan kendaraan lain ..


Setelah beberapa jam di jalan , akhirnya kini mobil Nathan sampai di tempat tujuan .


Nathan langsung memarkirkan mobilnya dan mengandeng tangan istrinya .


Nathan berjalan dengan sangat hati - hati , karena Rianti sedang mengandung anak mereka .


Setelah tau dimana letak kamar Sofia , Nathan langsung mencari kamar yang di tempati oleh Sofia .


Akhirnya sampai juga di depan kamar Sofia , dan Nathan pun langsung masuk kedalam .


" Assalamualaikum .. " ucap Nathan dan Rianti


" Wa'alaikumsalam , Nathan tolong kecilkan suara kamu , Sofia baru saja istirahat !! " Adipati mengingat kan Nathan


" Oh , iya Ayah !! Maaf ... Bagaimana keadaan Sofia ?? " Nathan bersuara sangat pelan sambil mendekat ke arah Adipati


" Ayah belum tau apa penyakit Sofia , hanya saja tadi Dokter Arrayan sudah mengambil Sempel darah Sofia , agar ketahuan apa penyakit yang di derita Sofia !! " Adipati menjelaskan kepada Nathan


" Kita tunggu saja hasilnya Ayah !! apa pun itu , kita harus banyak berdoa !! " Nathan semakin cemas dengan keadaan Sofia


" Iya , hanya itu yang bisa di lakukan saat ini !! Tapi kenapa kamu lama banget kesini coba ?? Apa yang kamu lakukan di rumah ?? Apakah ada pekerjaan ?? Sampai - sampai kamu tidur nya kesiangan ?? " Adipati terus saja memberi pertanyaan kepada Nathan


" Ayah , kenapa pertanyaannya banyak bangget !! Ngga bisa gitu satu - satu ?? " Nathan menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" Soalnya ngga biasa kamu bangun kesiangan !! Orang Uda panik di rumah , kamu Mala masih tidur !! Ayah curiga dengan mu ?? " Adipati berbisik kepada Nathan


" Ayah , peka dong dengan anak mu ini !! Mana mungkin anak mu bisa menahan itu semua , sampai sebulan penuh !! Bisa gila Nathan , ayah !! " Nathan ikutan berbisik kepada Adipati


Adipati seolah paham dengan apa yang di rasakan oleh anaknya itu ..


" Tapi , kata dokter jangan dulu berkunjung , Nathan ?? Kamu denger tidak ?? Jika itu sampai menyakiti Menantuku , maka Ayah mu sendiri yang akan menghukum kamu ! " Adipati tidak main - main dengan ucapannya itu


" Tidak , Ayah !! Nathan emang bersalah , tidak bisa menahan itu semua . Tetapi Nathan melakukan itu dengan sangat hati - hati !! Nathan juga tidak ingin melukai calon anak , Nathan !! " Nathan menundukkan kepalanya


" Kali ini kamu selamat Nathan , ingat kandungan istri mu masih terlalu lemah . Jangan karena nafsu mu , calon cucu Ayah jadi taruhannya !! " Adipati menasehati Nathan


" Iya , Ayah !! Maaf kan Nathan yang terlalu ceroboh . Baik lah , lain x Nathan akan menjaga Nafsu Nathan . Agar terkendali !! " Nathan merasa bersalah


" Bagus , jika kesadaran mu cepat datang nya !! " Adipati menjauh dari Nathan


Sementara kedua wanita itu hanya diam melihat tingkah laku anak dan Ayah itu .


Rianti juga merasa bersalah , akibat ulah nya Nathan harus di marahi oleh Ayahnya sendiri .


Sementara Kirana sudah tau apa yang di ucapkan kedua pria dewasa itu ..


Pasti tidak jauh - jauh dari kasur .


Dan tebakan Kirana sangat lah benar ..


Sofia belum juga membuka matanya , suhu badannya naik turun .


Kadang panas dan kadang bisa dingin .


Setelah menunggu hasil nya yang cukup lama , hingga malam hari dan ternyata hasilnya adalah Sofia positif terkena penyakit Demam berdarah .


Adipati yang membaca hasil lap itu pun terkejut dengan hasil nya ..


Namun Adipati segera meminta kepada Frans untuk melakukan yang terbaik buat anaknya itu .


Dokter Frans langsung memberikan obat yang terbaik untuk Sofia , agar Sofia segera pulih dari sakitnya itu .


Setelah memberikan obat di dalam infus Sofia , kini demam Sofia akhirnya bisa bener - bener stabil .


Yang tadinya tinggi bangget , sekarang sudah normal kembali .


Adipati , Kirana , Rianti dan Nathan , duduk di samping Sofia .


Tidak beberapa lama setelah itu , Sofia sadar kan diri .


Dan langsung meminta minum kepada Ibunya .


" Ibu , Sofia mau minum ?? " Sofia bersuara sangat pelan


" Iya , Sayank !! Ini minum lah .. !! " Kirana memberikan minum kepada Sofia


Sofia pun meminum , minuman yang di berikan oleh Kirana .


Sementara Rianti sudah mulai mengantuk dan kemungkinan tidak bisa tidur di kamar inap Sofia .


Adipati menyuruh Nathan untuk segera pulang , biarkan Adipati dan Kirana yang menjaga Sofia .


" Nathan , ajak lah istri mu pulang !! Kemungkinan Rianti tidak akan bisa , jika tidur disini !! Rianti sedang mengandung cucu Ayah , jangan sampai kelelahan !! " Adipati sangat perhatian kepada Rianti

__ADS_1


" Iya , Ayah !! Nathan akan ajak Rianti pulang , nanti jika ada sesuatu segera kabarin Nathan !! " Nathan seolah tidak ingin kelewatan kabar dari Sofia


" Iya , Ayah akan kabarkan . Jika sekiranya nanti ada sesuatu !! "


Nathan dan Rianti pun berpamitan kepada kedua orang tua .


Nathan memegang tangan Rianti , hingga di depan parkiran .


Setelah masuk kedalam mobil , Nathan tidak menggenggam tangan Rianti lagi .


Karena harus menyetir mobilnya ..


Jam 11 malam , Mobil Nathan baru sampai di depan Mansion Adipati .


Dan Pak Man membuka kan pintu pagar Mansion itu .


Setelah di buka , Mobil Nathan masuk kedalam .


Dan Pak Man menutup pintu pagarnya kembali .


Pak Man membuka kan pintu mobil Nathan .


Dan Rianti turun dari mobil , lalu melangkah masuk , diikuti oleh Nathan .


Rianti langsung menuju kamar mereka berdua .


Rianti langsung mengambil baju tidur nya di dalam lemari .


Rianti merasa gerah dengan baju yang terlalu tertutup itu .


Aneh , Rianti seakan mencueki Nathan .


Rianti seolah tidak ingin berbicara kepada Nathan .


Setalah Menganti pakaian nya , Rianti langsung menuju dapur untuk mencari makanan .


Sesampainya didapur , Rianti bertemu dengan bibi Halimah .


" Bi , sedang apa di dapur ?? " Tanya Rianti


" Biasa , Nyonya Muda !! Bibi sedang mencuci piring !! " ucap bibi Halimah


" Sini , biar Rianti bantu ?? "


" Tidak usah , Nyonya !! Ini hanya sedikit saja , Nyonya mau apa ke dapur ?? "


" Rianti , laper bi !! Boleh kah Rianti dapatkan makanan disini Bi ?? "


" Tentu saja boleh , Nyonya !! Ini semua kan milik Nyonya juga !! "


" Tidak , bi !! Ini rumah mertua Rianti , bagaimana bisa jadi milik Rianti , bibi ada - ada aja deh !! " Rianti tersenyum


" Bi , bibi kenapa ?? Kok jadi diem gitu ?? " Rianti merasa tidak enak dengan Bibi Halimah


" Eh , tidak Nyonya Muda . Saya jadi melamun deh jadinya . Nyonya mau di buatkan apa ?? "


" Ehm , mau susu sama buah ajha bi !! Ada ngga kira - kita ?? Rianti lagi maunya itu !! "


" Nyonya Muda , lagi hamil Muda ya ?? " Bibi Halimah asal menebak


" Ya bi , Rianti lagi mengandung . Tapi ngga tau kenapa kenapa mau itu ya ?? "


" Itu namanya ngidam , Nyonya !! Biasa itu kalau orang hamil kaya gitu . Sebentar ya Nyonya , Bibi buat kan itu untuk Nyonya !! " Bibi Halimah meninggalkan Rianti yang sedang duduk di meja makan


" Iya bi , Rianti duduk disini ajha ya !! Soalnya Rianti letih hari ini bi !! Pinggang Rianti sekarang gampang lelah !! " Rianti mengeluhkan apa yang di rasakan nya


" Biasa itu Nyonya , faktor kehamilan emang seperti itu !! Bibi dulu waktu mengandung Mala lebih dari itu !! "


" Kalau bibi , gimana gitu emangnya ?? Rianti jadi mau tau !! Kira - kira apa saja yang di alami oleh ibu hamil ?? " Rianti jadi ingin tau


" Kalau bibi dulu , hamil anak bibi itu males bangget lihat wajah suami bibi . Jadi gampang marah , dan kadang emosinya naik turun . Kadang maunya di manja dan kadang males ngapa - ngapin . Bibi juga ngerasa aneh , kenapa kaya gitu !! Dan dokter menjelaskan itu semua biasa dalam masa kehamilan .. Bibi jadi sering makan di tengah malam , dan itu maunya yang aneh - aneh !! " Bibi Halimah menjelaskan tentang masa kehamilannya dulu


" Oh , gitu ! sangat aneh ya bi . Tapi Rianti juga merasakan hal yang aneh . Jadi kadang Mood nya bagus , kadang tiba - tiba bisa jadi mager !! "


" Gpp , Nyonya !! Itu biasa dalam masa kehamilan itu . Nikmati saja , itu lah kenikmatan yang tidak bisa di ulang lagi .. Kalau mau di ulang lagi , harus siap - siap mengulang itu kembali !! "


" Ehmmmmmm .. Iya Bi !! Eh , maaf !! Rianti jadi ganggu bibi yang sedang buat susu untuk Rianti . Maaf ya Bi ?? " Rianti jadi tidak enak


" Gpp , Nyonya !! Ibu Kirana sangat baik dengan saya dan keluarga . Anak ibu Kirana juga anak saya , jadi anggap lah seperti itu juga !! "


" Bibi , Rianti jadi terharu !! boleh kah Rianti peluk Bibi ?? "


" Boleh , sini peluk !! " Bibi Halimah membuka tangannya


Rianti memeluk bibi Halimah dengan penuh kasih sayang .


Kemarin Rianti sudah mengirim pesan kepada Ayah nya , akan datang berkunjung ke rumah ibunya .


Dan besok malam akan jadi malam dimana giliran Rianti yang memberi kejutan kepada orang Tuanya .


Pasti Ayah dan Ibunya sangat bahagia , akan segera menjadi Oma dan Opa ..


Rianti jadi tidak sabar untuk segera menemui orang tuanya ..


Setalah susu dan buah sudah di minum dan di makannya .


Rianti pun masuk ke dalam kamarnya , ternyata Nathan sedang duduk menyandar .

__ADS_1


Nathan sedang melamun , khawatir akan keadaan Sofia .


" Mas , kamu belum tidur ?? " Rianti mendekat


" Belum , Sayank !! kamu dari mana saja ?? " Nathan bertanya dengan Rianti


" Rianti , laper Mas !! Rianti habis minum susu dan sedikit makan buah , yang bibi Halimah buat kan untuk Rianti !! "


" Kenapa kamu tinggalin Mas , disini sendiri ?? Kenapa bukan Mas ajha yang buat kan kamu susu ? " Nathan seolah tak di anggap oleh Rianti


" Mas kan suami Rianti , ngga mungkin Rianti suruh ini itu ?? " Rianti merasa tidak enak jika harus menyuruh Nathan


" Iya gpp , jika Mas mau melakukan itu semua . Mas juga mau berguna bagi anak Mas ! Emang ngga boleh gitu ??


" Boleh Mas , yaudah deh jika Mas mau lakukan itu . Besok malam Mas bisa buat kan Rianti susu ibu hamil !! " Rianti tersenyum


" Bener ya !! kamu harus minum susu buatan Mas ?? "


" Iya Mas !! Besok jadi kan ke rumah Ibu Ayah ?? Rianti Uda ngirim pesan singkat sama Ayah !! Apakah itu harus di tunda ?? " Rianti bertanya kepada Nathan


" Sepertinya harus di tunda Sayank !! Soalnya besok kan Mas harus lihat kondisi Sofia . Maaf kan Mas , waktunya belum pas untuk kita berkunjung ke rumah kedua orang tua mu !! " Nathan menyatuhkan tanganya sebagai tanda permintaan maaf


" Ehmmm , ya Uda deh . Rianti kirim pesan dulu sama Ayah . Semoga Ayah bisa mengerti kondisi ini ?? " Rianti mencoba mengirim pesan kepada Ayahnya


" Assalamu'alaikum . Ayah , Maaf sepertinya Rianti tidak jadi besok kerumah . Karena disini Sofia sedang di rawat inap di rumah sakit . Karena sakit demam berdarah , doa kan yang terbaik untuk Sofia ya Ayah ibu .. Dan selamat Ayah ibu sudah resmi menjadi Oma dan Opa .. Rianti sudah mengandung Ayah . Cucu mu sudah berada di perut anak mu ini !! "


Isi pesan singkat Rianti untuk sang Ayah .


Kebetulan ayah Rianti belum tidur , masih duduk di tepi ranjang .


Ayah Rianti membuka pesan dari anaknya itu dan langsung membaca isi pesan itu .


Hati Sandi sangat bahagia mendengar anaknya sudah mengandung anak nya Nathan .


Itu artinya sebentar lagi dirinya akan menjadi Opa baru dan Khodijah akan menjadi Oma baru .


Sandi langsung membangunkan istrinya yang sudah terlebih dahulu tidur .


Dengan air mata di pipi , sandi memberi tahukan kabar bahagia itu .


" Ibu , bangun lah . Rianti barusan mengabari Ayah . Jika besok dirinya tidak dapat berkunjung kesini !! Karena Sofia sedang di rawat di rumah sakit !! "


" Apa Ayah , kenapa malam - malam begini belum tidur juga ?? Jadi besok Rianti tidak jadi kesini ?? " Khodijah menguap dan menutup mulutnya


" Iya , tidak jadi . Tapi Rianti memberi kabar yang bahagia untuk kita berdua . Ibu mau tau tidak , apa kabar itu ?? " Sandi membuat Khodijah bingung


" Apa itu Ayah ?? Jangan buat ibu bingung ?? Itu air matanya di hapus dulu Ayah !!" Khodijah sudah tidak sabar mendengar kabar baik itu


" Iya , anak kita Bu ?? " Sandi terus saja meniti kan air matanya


" Iya , kenapa anak kita Ayah ?? Bicara ?? " Khodijah panik


" Anak kita sudah resmi jadi seorang ibu !! " Sandi tak kuasa berkata itu


" Apa ayah ?? Alhamdulillah , akhirnya anak ibu sudah mengandung . Kalau begitu , kita sja yang ke rumah Adipati. Biar kita bisa bertemu dengan Rianti segera !! " Khodijah memberi saran yang bagus


" Iya Bu , Ayah akan mengirim pesan kepada Rianti !! "


" Iya , buruan Yah !! "


Sandi langsung membalas pesan dari Rianti itu .


" Waalaikum'salam , anakku ..


Tidak masalah jika kamu tidak bisa kesini , biar kan kami berdua yang menemui mu . Ibu mu sangat bahagia mendengar kabar bahagia itu . Jaga diri baik - baik , jangan sampah kelelahan . Jaga calon cucu Ayah dan Ibu .. !! "


Setelah mengirim pesan itu , Sandi dan Khodijah pun menangis bahagia .


Akhirnya penantian yang di tunggu - tunggu bisa terwujud segera ..


Walau pun pertemuan antara cucu nya masih 8 bulan lagi .


Tapi kebahagian itu sangat berkesan untuk kedua nya .


Rianti yang mendapat balasan dari Ayah nya , ikut bersedih dan memberitahukan isi pesan Ayahnya kepada Nathan .


Spontan Nathan memeluk istrinya itu dan mencium keningnya .


" Besok , jika Ayah dan ibu datang . Kamu nikmati saja masa rindu itu Sayank !! Kalau Mas , ngga ada di rumah gpp kan ?? "


" Ya gpp Mas , yang penting Sofia bisa segera sehatan !! " Rianti tidak ingin egois


" Terima kasih sayank , Kamu bisa pahami Mas !! Tapi semoga saja , nanti jika ayah ibu datang , Mas masih ada di rumah . Biar bisa bertemu dengan Ayah ibu !! "


" Aamiin , ya uda yuk Mas kita istirahat !! Rianti Uda mengantuk !! " Rianti menguap


" Iya , istirahat lah . Mas tidak akan menganggu kamu lagi !! "


" Kenapa Mas , berbicara seperti itu ?? " Rianti merasa aneh dengan jawaban Nathan


" Tadi Mas di nasehati oleh Ayah , Mas ngga mau nyakitin kamu dan calon anak kita , gpp jika Mas harus menahan itu demi kebaikan kita semua !! " Nathan merasa bersalah dengan Rianti


" Baik lah , Rianti juga akan menahan itu semua . Mungkin itu yang terbaik untuk anak kita !! "


Keduanya pun berpelukan , tidak ingin egois .


Karena itu akan mengakibatkan hal yang tidak di ingin kan akan terjadi ..

__ADS_1


Sebelum terlambat , harus segera di perbaiki .


__ADS_2