
Setelah selesai dengan acara makan , Nathan dan Rianti pun bergegas menuju ke rumah sakit .
Hati Nathan seolah tak tegah mendengar Sofia jatuh sakit ..
Nathan menyetir mobilnya sendiri , kali ini Nathan tanpa supir .
Nathan rindu mengendarai mobil kesayangan nya itu .
Nathan menyetir dan Rianti duduk disamping Nathan .
Keduanya pun merasa khawatir dengan keadaan Sofia .
Tidak ada obrolan di antara keduanya , keduanya hanya fokus menatap jalanan yang padat dengan kendaraan lain ..
Setelah beberapa jam di jalan , akhirnya kini mobil Nathan sampai di tempat tujuan .
Nathan langsung memarkirkan mobilnya dan mengandeng tangan istrinya .
Nathan berjalan dengan sangat hati - hati , karena Rianti sedang mengandung anak mereka .
Setelah tau dimana letak kamar Sofia , Nathan langsung mencari kamar yang di tempati oleh Sofia .
Akhirnya sampai juga di depan kamar Sofia , dan Nathan pun langsung masuk kedalam .
" Assalamualaikum .. " ucap Nathan dan Rianti
" Wa'alaikumsalam , Nathan tolong kecilkan suara kamu , Sofia baru saja istirahat !! " Adipati mengingat kan Nathan
" Oh , iya Ayah !! Maaf ... Bagaimana keadaan Sofia ?? " Nathan bersuara sangat pelan sambil mendekat ke arah Adipati
" Ayah belum tau apa penyakit Sofia , hanya saja tadi Dokter Arrayan sudah mengambil Sempel darah Sofia , agar ketahuan apa penyakit yang di derita Sofia !! " Adipati menjelaskan kepada Nathan
" Kita tunggu saja hasilnya Ayah !! apa pun itu , kita harus banyak berdoa !! " Nathan semakin cemas dengan keadaan Sofia
" Iya , hanya itu yang bisa di lakukan saat ini !! Tapi kenapa kamu lama banget kesini coba ?? Apa yang kamu lakukan di rumah ?? Apakah ada pekerjaan ?? Sampai - sampai kamu tidur nya kesiangan ?? " Adipati terus saja memberi pertanyaan kepada Nathan
" Ayah , kenapa pertanyaannya banyak bangget !! Ngga bisa gitu satu - satu ?? " Nathan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" Soalnya ngga biasa kamu bangun kesiangan !! Orang Uda panik di rumah , kamu Mala masih tidur !! Ayah curiga dengan mu ?? " Adipati berbisik kepada Nathan
" Ayah , peka dong dengan anak mu ini !! Mana mungkin anak mu bisa menahan itu semua , sampai sebulan penuh !! Bisa gila Nathan , ayah !! " Nathan ikutan berbisik kepada Adipati
Adipati seolah paham dengan apa yang di rasakan oleh anaknya itu ..
" Tapi , kata dokter jangan dulu berkunjung , Nathan ?? Kamu denger tidak ?? Jika itu sampai menyakiti Menantuku , maka Ayah mu sendiri yang akan menghukum kamu ! " Adipati tidak main - main dengan ucapannya itu
" Tidak , Ayah !! Nathan emang bersalah , tidak bisa menahan itu semua . Tetapi Nathan melakukan itu dengan sangat hati - hati !! Nathan juga tidak ingin melukai calon anak , Nathan !! " Nathan menundukkan kepalanya
" Kali ini kamu selamat Nathan , ingat kandungan istri mu masih terlalu lemah . Jangan karena nafsu mu , calon cucu Ayah jadi taruhannya !! " Adipati menasehati Nathan
" Iya , Ayah !! Maaf kan Nathan yang terlalu ceroboh . Baik lah , lain x Nathan akan menjaga Nafsu Nathan . Agar terkendali !! " Nathan merasa bersalah
" Bagus , jika kesadaran mu cepat datang nya !! " Adipati menjauh dari Nathan
Sementara kedua wanita itu hanya diam melihat tingkah laku anak dan Ayah itu .
Rianti juga merasa bersalah , akibat ulah nya Nathan harus di marahi oleh Ayahnya sendiri .
Sementara Kirana sudah tau apa yang di ucapkan kedua pria dewasa itu ..
Pasti tidak jauh - jauh dari kasur .
Dan tebakan Kirana sangat lah benar ..
Sofia belum juga membuka matanya , suhu badannya naik turun .
Kadang panas dan kadang bisa dingin .
Setelah menunggu hasil nya yang cukup lama , hingga malam hari dan ternyata hasilnya adalah Sofia positif terkena penyakit Demam berdarah .
Adipati yang membaca hasil lap itu pun terkejut dengan hasil nya ..
Namun Adipati segera meminta kepada Frans untuk melakukan yang terbaik buat anaknya itu .
Dokter Frans langsung memberikan obat yang terbaik untuk Sofia , agar Sofia segera pulih dari sakitnya itu .
Setelah memberikan obat di dalam infus Sofia , kini demam Sofia akhirnya bisa bener - bener stabil .
Yang tadinya tinggi bangget , sekarang sudah normal kembali .
Adipati , Kirana , Rianti dan Nathan , duduk di samping Sofia .
Tidak beberapa lama setelah itu , Sofia sadar kan diri .
Dan langsung meminta minum kepada Ibunya .
" Ibu , Sofia mau minum ?? " Sofia bersuara sangat pelan
" Iya , Sayank !! Ini minum lah .. !! " Kirana memberikan minum kepada Sofia
Sofia pun meminum , minuman yang di berikan oleh Kirana .
Sementara Rianti sudah mulai mengantuk dan kemungkinan tidak bisa tidur di kamar inap Sofia .
Adipati menyuruh Nathan untuk segera pulang , biarkan Adipati dan Kirana yang menjaga Sofia .
" Nathan , ajak lah istri mu pulang !! Kemungkinan Rianti tidak akan bisa , jika tidur disini !! Rianti sedang mengandung cucu Ayah , jangan sampai kelelahan !! " Adipati sangat perhatian kepada Rianti
__ADS_1
" Iya , Ayah !! Nathan akan ajak Rianti pulang , nanti jika ada sesuatu segera kabarin Nathan !! " Nathan seolah tidak ingin kelewatan kabar dari Sofia
" Iya , Ayah akan kabarkan . Jika sekiranya nanti ada sesuatu !! "
Nathan dan Rianti pun berpamitan kepada kedua orang tua .
Nathan memegang tangan Rianti , hingga di depan parkiran .
Setelah masuk kedalam mobil , Nathan tidak menggenggam tangan Rianti lagi .
Karena harus menyetir mobilnya ..
Jam 11 malam , Mobil Nathan baru sampai di depan Mansion Adipati .
Dan Pak Man membuka kan pintu pagar Mansion itu .
Setelah di buka , Mobil Nathan masuk kedalam .
Dan Pak Man menutup pintu pagarnya kembali .
Pak Man membuka kan pintu mobil Nathan .
Dan Rianti turun dari mobil , lalu melangkah masuk , diikuti oleh Nathan .
Rianti langsung menuju kamar mereka berdua .
Rianti langsung mengambil baju tidur nya di dalam lemari .
Rianti merasa gerah dengan baju yang terlalu tertutup itu .
Aneh , Rianti seakan mencueki Nathan .
Rianti seolah tidak ingin berbicara kepada Nathan .
Setalah Menganti pakaian nya , Rianti langsung menuju dapur untuk mencari makanan .
Sesampainya didapur , Rianti bertemu dengan bibi Halimah .
" Bi , sedang apa di dapur ?? " Tanya Rianti
" Biasa , Nyonya Muda !! Bibi sedang mencuci piring !! " ucap bibi Halimah
" Sini , biar Rianti bantu ?? "
" Tidak usah , Nyonya !! Ini hanya sedikit saja , Nyonya mau apa ke dapur ?? "
" Rianti , laper bi !! Boleh kah Rianti dapatkan makanan disini Bi ?? "
" Tentu saja boleh , Nyonya !! Ini semua kan milik Nyonya juga !! "
" Tidak , bi !! Ini rumah mertua Rianti , bagaimana bisa jadi milik Rianti , bibi ada - ada aja deh !! " Rianti tersenyum
" Bi , bibi kenapa ?? Kok jadi diem gitu ?? " Rianti merasa tidak enak dengan Bibi Halimah
" Eh , tidak Nyonya Muda . Saya jadi melamun deh jadinya . Nyonya mau di buatkan apa ?? "
" Ehm , mau susu sama buah ajha bi !! Ada ngga kira - kita ?? Rianti lagi maunya itu !! "
" Nyonya Muda , lagi hamil Muda ya ?? " Bibi Halimah asal menebak
" Ya bi , Rianti lagi mengandung . Tapi ngga tau kenapa kenapa mau itu ya ?? "
" Itu namanya ngidam , Nyonya !! Biasa itu kalau orang hamil kaya gitu . Sebentar ya Nyonya , Bibi buat kan itu untuk Nyonya !! " Bibi Halimah meninggalkan Rianti yang sedang duduk di meja makan
" Iya bi , Rianti duduk disini ajha ya !! Soalnya Rianti letih hari ini bi !! Pinggang Rianti sekarang gampang lelah !! " Rianti mengeluhkan apa yang di rasakan nya
" Biasa itu Nyonya , faktor kehamilan emang seperti itu !! Bibi dulu waktu mengandung Mala lebih dari itu !! "
" Kalau bibi , gimana gitu emangnya ?? Rianti jadi mau tau !! Kira - kira apa saja yang di alami oleh ibu hamil ?? " Rianti jadi ingin tau
" Kalau bibi dulu , hamil anak bibi itu males bangget lihat wajah suami bibi . Jadi gampang marah , dan kadang emosinya naik turun . Kadang maunya di manja dan kadang males ngapa - ngapin . Bibi juga ngerasa aneh , kenapa kaya gitu !! Dan dokter menjelaskan itu semua biasa dalam masa kehamilan .. Bibi jadi sering makan di tengah malam , dan itu maunya yang aneh - aneh !! " Bibi Halimah menjelaskan tentang masa kehamilannya dulu
" Oh , gitu ! sangat aneh ya bi . Tapi Rianti juga merasakan hal yang aneh . Jadi kadang Mood nya bagus , kadang tiba - tiba bisa jadi mager !! "
" Gpp , Nyonya !! Itu biasa dalam masa kehamilan itu . Nikmati saja , itu lah kenikmatan yang tidak bisa di ulang lagi .. Kalau mau di ulang lagi , harus siap - siap mengulang itu kembali !! "
" Ehmmmmmm .. Iya Bi !! Eh , maaf !! Rianti jadi ganggu bibi yang sedang buat susu untuk Rianti . Maaf ya Bi ?? " Rianti jadi tidak enak
" Gpp , Nyonya !! Ibu Kirana sangat baik dengan saya dan keluarga . Anak ibu Kirana juga anak saya , jadi anggap lah seperti itu juga !! "
" Bibi , Rianti jadi terharu !! boleh kah Rianti peluk Bibi ?? "
" Boleh , sini peluk !! " Bibi Halimah membuka tangannya
Rianti memeluk bibi Halimah dengan penuh kasih sayang .
Kemarin Rianti sudah mengirim pesan kepada Ayah nya , akan datang berkunjung ke rumah ibunya .
Dan besok malam akan jadi malam dimana giliran Rianti yang memberi kejutan kepada orang Tuanya .
Pasti Ayah dan Ibunya sangat bahagia , akan segera menjadi Oma dan Opa ..
Rianti jadi tidak sabar untuk segera menemui orang tuanya ..
Setalah susu dan buah sudah di minum dan di makannya .
Rianti pun masuk ke dalam kamarnya , ternyata Nathan sedang duduk menyandar .
__ADS_1
Nathan sedang melamun , khawatir akan keadaan Sofia .
" Mas , kamu belum tidur ?? " Rianti mendekat
" Belum , Sayank !! kamu dari mana saja ?? " Nathan bertanya dengan Rianti
" Rianti , laper Mas !! Rianti habis minum susu dan sedikit makan buah , yang bibi Halimah buat kan untuk Rianti !! "
" Kenapa kamu tinggalin Mas , disini sendiri ?? Kenapa bukan Mas ajha yang buat kan kamu susu ? " Nathan seolah tak di anggap oleh Rianti
" Mas kan suami Rianti , ngga mungkin Rianti suruh ini itu ?? " Rianti merasa tidak enak jika harus menyuruh Nathan
" Iya gpp , jika Mas mau melakukan itu semua . Mas juga mau berguna bagi anak Mas ! Emang ngga boleh gitu ??
" Boleh Mas , yaudah deh jika Mas mau lakukan itu . Besok malam Mas bisa buat kan Rianti susu ibu hamil !! " Rianti tersenyum
" Bener ya !! kamu harus minum susu buatan Mas ?? "
" Iya Mas !! Besok jadi kan ke rumah Ibu Ayah ?? Rianti Uda ngirim pesan singkat sama Ayah !! Apakah itu harus di tunda ?? " Rianti bertanya kepada Nathan
" Sepertinya harus di tunda Sayank !! Soalnya besok kan Mas harus lihat kondisi Sofia . Maaf kan Mas , waktunya belum pas untuk kita berkunjung ke rumah kedua orang tua mu !! " Nathan menyatuhkan tanganya sebagai tanda permintaan maaf
" Ehmmm , ya Uda deh . Rianti kirim pesan dulu sama Ayah . Semoga Ayah bisa mengerti kondisi ini ?? " Rianti mencoba mengirim pesan kepada Ayahnya
" Assalamu'alaikum . Ayah , Maaf sepertinya Rianti tidak jadi besok kerumah . Karena disini Sofia sedang di rawat inap di rumah sakit . Karena sakit demam berdarah , doa kan yang terbaik untuk Sofia ya Ayah ibu .. Dan selamat Ayah ibu sudah resmi menjadi Oma dan Opa .. Rianti sudah mengandung Ayah . Cucu mu sudah berada di perut anak mu ini !! "
Isi pesan singkat Rianti untuk sang Ayah .
Kebetulan ayah Rianti belum tidur , masih duduk di tepi ranjang .
Ayah Rianti membuka pesan dari anaknya itu dan langsung membaca isi pesan itu .
Hati Sandi sangat bahagia mendengar anaknya sudah mengandung anak nya Nathan .
Itu artinya sebentar lagi dirinya akan menjadi Opa baru dan Khodijah akan menjadi Oma baru .
Sandi langsung membangunkan istrinya yang sudah terlebih dahulu tidur .
Dengan air mata di pipi , sandi memberi tahukan kabar bahagia itu .
" Ibu , bangun lah . Rianti barusan mengabari Ayah . Jika besok dirinya tidak dapat berkunjung kesini !! Karena Sofia sedang di rawat di rumah sakit !! "
" Apa Ayah , kenapa malam - malam begini belum tidur juga ?? Jadi besok Rianti tidak jadi kesini ?? " Khodijah menguap dan menutup mulutnya
" Iya , tidak jadi . Tapi Rianti memberi kabar yang bahagia untuk kita berdua . Ibu mau tau tidak , apa kabar itu ?? " Sandi membuat Khodijah bingung
" Apa itu Ayah ?? Jangan buat ibu bingung ?? Itu air matanya di hapus dulu Ayah !!" Khodijah sudah tidak sabar mendengar kabar baik itu
" Iya , anak kita Bu ?? " Sandi terus saja meniti kan air matanya
" Iya , kenapa anak kita Ayah ?? Bicara ?? " Khodijah panik
" Anak kita sudah resmi jadi seorang ibu !! " Sandi tak kuasa berkata itu
" Apa ayah ?? Alhamdulillah , akhirnya anak ibu sudah mengandung . Kalau begitu , kita sja yang ke rumah Adipati. Biar kita bisa bertemu dengan Rianti segera !! " Khodijah memberi saran yang bagus
" Iya Bu , Ayah akan mengirim pesan kepada Rianti !! "
" Iya , buruan Yah !! "
Sandi langsung membalas pesan dari Rianti itu .
" Waalaikum'salam , anakku ..
Tidak masalah jika kamu tidak bisa kesini , biar kan kami berdua yang menemui mu . Ibu mu sangat bahagia mendengar kabar bahagia itu . Jaga diri baik - baik , jangan sampah kelelahan . Jaga calon cucu Ayah dan Ibu .. !! "
Setelah mengirim pesan itu , Sandi dan Khodijah pun menangis bahagia .
Akhirnya penantian yang di tunggu - tunggu bisa terwujud segera ..
Walau pun pertemuan antara cucu nya masih 8 bulan lagi .
Tapi kebahagian itu sangat berkesan untuk kedua nya .
Rianti yang mendapat balasan dari Ayah nya , ikut bersedih dan memberitahukan isi pesan Ayahnya kepada Nathan .
Spontan Nathan memeluk istrinya itu dan mencium keningnya .
" Besok , jika Ayah dan ibu datang . Kamu nikmati saja masa rindu itu Sayank !! Kalau Mas , ngga ada di rumah gpp kan ?? "
" Ya gpp Mas , yang penting Sofia bisa segera sehatan !! " Rianti tidak ingin egois
" Terima kasih sayank , Kamu bisa pahami Mas !! Tapi semoga saja , nanti jika ayah ibu datang , Mas masih ada di rumah . Biar bisa bertemu dengan Ayah ibu !! "
" Aamiin , ya uda yuk Mas kita istirahat !! Rianti Uda mengantuk !! " Rianti menguap
" Iya , istirahat lah . Mas tidak akan menganggu kamu lagi !! "
" Kenapa Mas , berbicara seperti itu ?? " Rianti merasa aneh dengan jawaban Nathan
" Tadi Mas di nasehati oleh Ayah , Mas ngga mau nyakitin kamu dan calon anak kita , gpp jika Mas harus menahan itu demi kebaikan kita semua !! " Nathan merasa bersalah dengan Rianti
" Baik lah , Rianti juga akan menahan itu semua . Mungkin itu yang terbaik untuk anak kita !! "
Keduanya pun berpelukan , tidak ingin egois .
Karena itu akan mengakibatkan hal yang tidak di ingin kan akan terjadi ..
__ADS_1
Sebelum terlambat , harus segera di perbaiki .