Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 135 . Sofia Marah Kepada Nathan


__ADS_3

Setelah berbuka puasa , Rianti masuk lebih dulu ke kamar .


Sebab kedua bayi nya menangis , Sofia ikut melihat bayi nya Rianti ..


Sofia mengendong bayi Janeisha dan Rianti mengendong bayi Janeeta ..


Bayi Janeeta menangis tak henti - henti , karena kehausan .


Sedangkan Janeisha anteng di gendongan Sofia .


Sofia membawa Janeisha keluar kamar , karena takut jika bayi Janeisha akan ikut menangis , karena mendengar suara Janeeta ..


Sofia sangat menyukai aroma wangi dari bayi Janeisha ..


Janeisha sangat lucu dan mengemaskan digendongan Sofia .


Sofia jadi ingin memiliki seorang anak ..


" Ulu - ulu kenapa kamu sangat mengemaskan Janeisha ?? Boleh kah Ounty menculik mu ?? Hahahaha !! "


Tiba - tiba Nathan datang menghampiri Sofia .


" Tidak Boleh , enak saja kamu mau culik anak Kaka !! Buat sendiri , ini anak Kaka !! Jangan


macem - macem kamu Sofia !! "


" Ya Allah , kaget aku kak !! Untung ngga ke campak ini Janeisha !! " Sofia memegang dada nya


" Maaf , maaf !! Kaka ngga sengaja mengejutkan mu !! Jangan sampai kamu jatuhkan anak Kaka lah Sofia !! " Nathan langsung mengambil Janeisha dari tangan Sofia


" Kaka !! baru juga sebentar Uda diambil !! Kaka gitu sama Sofia !! Ehmm " Sofia cemberut


" Dimana Rianti dan Janeeta ?? Tadi Kaka denger suara Janeeta menangis !! " Nathan tak menghiraukan Sofia


" Ya Allah , aku di cueki !! Rianti sedang menyusui Janeeta , tadi Janeeta kehausan , jadi aku bawah Janeisha keluar kamar !! Kaka datang - datang kejutkan aku , lalu cueki aku !! Sebel deh ... "


" Ya Allah , kamu begitu sensitif sekali Sofia ?? buruan gih kamu nikah !! Agar kamu ngga seperti ini !! " Nathan asal ajha berbicara


" Iya , nikah sama anak anggora !! kalau Uda ada juga nikah !! Emang nikah ajang perlombaan apa ?? " Sofia semakin sebel dengan Nathan


" Kamu liat itu Nak , Ounty kamu !! Dia begitu sangat sensitif dengan Ayah mu ini !! " Nathan berbicara Dengan bayi Janeisha


" Cueki ajha aku kak , Kaka sudah tidak sayang dengan ku !! " Sofia melangkah masuk kedalam kamarnya

__ADS_1


" Sofia , Sofia !! Buka pintu kamar mu ?? "


Tok .. Tok .. Tok ...


" Sudah lah Kaka , keluar saja !! jangan berbicara lagi dengan ku , aku ngga mau bicara lagi sama Kaka , Kaka jahat !! sangat Jahat !! " Sofia menyender dibalik pintu lalu duduk sambil menangis


" Sofia , Maafin Kaka mu ini !! Jika kamu tidak ingin berbicara lagi dengan ku , maka besok pagi kamu ngga akan melihat ku , Sofia !! "


Namun tidak ada jawaban dari Sofia .


Sofia merasa di cueki terus menerus oleh Nathan .


Rasa cemburu Sofia bangkit ketika Nathan sangat ramah kepada anaknya dari pada diri nya ..


Sofia mengingat ketika dahulu , Nathan sangat perhatian dengan nya .


Tidak pernah sedikit pun membiarkan Sofia menangis .


Tapi x ini apa yang sudah dilakukan oleh Nathan ??


Membuat Sofia merasa tidak penting lagi bagi kehidupan Nathan ..


Nathan melangkah masuk ke kamar Baby Janeeta dan Janeisha ..


" Sofia !! Sofia !! " Nathan hanya mengulang nama Sofia saja


" Iya kenapa dengan Sofia , Mas ?? "


" Sofia , marah kepada ku , Sayank !! Tadi aku tidak pedulikan dia bicara , jadinya dia marah sama Mas !! Sofia berkata kalau Mas sangat jahat dengan nya .. Apakah Mas segitu nya dengan Sofia ?? " Nathan meletakan Baby Janeisha yang tertidur


" Sayank !! Itu biasa dalam urusan Kaka beradik , pasti akan ada keributan kecil !! Jangan tarik hati jika Sofia berkata begitu . Bisa jadi yang dia ingat itu ketika kamu masih sendiri , jadi begitu lah diri nya !! " Rianti tidak tega melihat Nathan yang murung


" Mungkin , Sayank !! Mas besok sudah terbang ke Paris . Mas sudah terlalu banyak merepotkan Sofia selama ini , biarkan dia disini .. Menikmati masa mudanya .. Biar saja Mas yang bekerja keras untuk Kalian bertiga . Doain Mas ya , Sayank ?? " Nathan tidur dipangkuan Rianti


" Iya , Sayank !! Kami bertiga selalu mendoakan kamu yang terbaik sayank , jangan dimasukan kedalam hati , mungkin Sofia merindukan diri mu yang dulu ?? Besok aku akan coba berbicara dengan Sofia , barang x dia akan dengerin aku , Mas !! " Rianti mengelus rambut Nathan


Nathan hanya diam ketika Rianti mengelus kepalanya .


Nathan juga merindukan Sofia , hanya saja pikiran Nathan sedang dilemah .


Antara mau pergi atau disini ajha ??


Tapi Sofia juga berhak atas kehidupannya , jadi ini semua yang terjadi ..

__ADS_1


Seakan Sofia komplen dengan Nathan , karena beban pekerjaan yang di kerjakan oleh Sofia ..


" Maafkan Kaka , Sofia !! " Nathan berbicara sambil mata tertutup


Rianti yang mendengar hal itu pun tersentuh dan sedikit menitihkan air matanya ..


Suaminya tidak bersalah , dan Sofia juga tidak bersalah ..


Hanya saja keduanya lagi berada di zona lelah .


Itu sebab nya egoisnya keluar ..


Mungkin esok hari akan membaik ..


Rianti pun membiarkan Nathan tertidur di paha nya ..


Rianti hanya bisa menenangkan suaminya itu .


Namun tidak berapa lama , Nathan pindah ke kasur dan tertidur pulas ..


Rasanya beban itu sangat terasa oleh Nathan ..


Ucapan Sofia seakan menusuk relung hatinya .


Karena seumur hidupnya , Sofia tidak pernah berkata kalau dirinya jahat ..


Tapi hari ini , kata - kata yang tidak ingin didengar keluar langsung dan sangat jelas terucap oleh Sofia ..


Author :


Assalamualaikum ..


Hay para pembaca yang baik hati .


Terima kasih sudah mengikuti setiap cerita yang sudah saya tulis di Novel ini ..


Maaf sekiranya ada kekurangan dalam penulisan .


Karen berhubung bulan puasa , dan banyak kegiatan nyata yang membingungkan , jadi kadang sampai 3 hari baru nulis lagi ..


Lebaran tinggal menghitung hari ...


Semua orang sangat menantikan hari kemenangan itu .

__ADS_1


Semoga semua berkah ya .. Aamiin ..


__ADS_2