
Setelah berbuka puasa , Rianti masuk lebih dulu ke kamar .
Sebab kedua bayi nya menangis , Sofia ikut melihat bayi nya Rianti ..
Sofia mengendong bayi Janeisha dan Rianti mengendong bayi Janeeta ..
Bayi Janeeta menangis tak henti - henti , karena kehausan .
Sedangkan Janeisha anteng di gendongan Sofia .
Sofia membawa Janeisha keluar kamar , karena takut jika bayi Janeisha akan ikut menangis , karena mendengar suara Janeeta ..
Sofia sangat menyukai aroma wangi dari bayi Janeisha ..
Janeisha sangat lucu dan mengemaskan digendongan Sofia .
Sofia jadi ingin memiliki seorang anak ..
" Ulu - ulu kenapa kamu sangat mengemaskan Janeisha ?? Boleh kah Ounty menculik mu ?? Hahahaha !! "
Tiba - tiba Nathan datang menghampiri Sofia .
" Tidak Boleh , enak saja kamu mau culik anak Kaka !! Buat sendiri , ini anak Kaka !! Jangan
macem - macem kamu Sofia !! "
" Ya Allah , kaget aku kak !! Untung ngga ke campak ini Janeisha !! " Sofia memegang dada nya
" Maaf , maaf !! Kaka ngga sengaja mengejutkan mu !! Jangan sampai kamu jatuhkan anak Kaka lah Sofia !! " Nathan langsung mengambil Janeisha dari tangan Sofia
" Kaka !! baru juga sebentar Uda diambil !! Kaka gitu sama Sofia !! Ehmm " Sofia cemberut
" Dimana Rianti dan Janeeta ?? Tadi Kaka denger suara Janeeta menangis !! " Nathan tak menghiraukan Sofia
" Ya Allah , aku di cueki !! Rianti sedang menyusui Janeeta , tadi Janeeta kehausan , jadi aku bawah Janeisha keluar kamar !! Kaka datang - datang kejutkan aku , lalu cueki aku !! Sebel deh ... "
" Ya Allah , kamu begitu sensitif sekali Sofia ?? buruan gih kamu nikah !! Agar kamu ngga seperti ini !! " Nathan asal ajha berbicara
" Iya , nikah sama anak anggora !! kalau Uda ada juga nikah !! Emang nikah ajang perlombaan apa ?? " Sofia semakin sebel dengan Nathan
" Kamu liat itu Nak , Ounty kamu !! Dia begitu sangat sensitif dengan Ayah mu ini !! " Nathan berbicara Dengan bayi Janeisha
" Cueki ajha aku kak , Kaka sudah tidak sayang dengan ku !! " Sofia melangkah masuk kedalam kamarnya
__ADS_1
" Sofia , Sofia !! Buka pintu kamar mu ?? "
Tok .. Tok .. Tok ...
" Sudah lah Kaka , keluar saja !! jangan berbicara lagi dengan ku , aku ngga mau bicara lagi sama Kaka , Kaka jahat !! sangat Jahat !! " Sofia menyender dibalik pintu lalu duduk sambil menangis
" Sofia , Maafin Kaka mu ini !! Jika kamu tidak ingin berbicara lagi dengan ku , maka besok pagi kamu ngga akan melihat ku , Sofia !! "
Namun tidak ada jawaban dari Sofia .
Sofia merasa di cueki terus menerus oleh Nathan .
Rasa cemburu Sofia bangkit ketika Nathan sangat ramah kepada anaknya dari pada diri nya ..
Sofia mengingat ketika dahulu , Nathan sangat perhatian dengan nya .
Tidak pernah sedikit pun membiarkan Sofia menangis .
Tapi x ini apa yang sudah dilakukan oleh Nathan ??
Membuat Sofia merasa tidak penting lagi bagi kehidupan Nathan ..
Nathan melangkah masuk ke kamar Baby Janeeta dan Janeisha ..
" Sofia !! Sofia !! " Nathan hanya mengulang nama Sofia saja
" Iya kenapa dengan Sofia , Mas ?? "
" Sofia , marah kepada ku , Sayank !! Tadi aku tidak pedulikan dia bicara , jadinya dia marah sama Mas !! Sofia berkata kalau Mas sangat jahat dengan nya .. Apakah Mas segitu nya dengan Sofia ?? " Nathan meletakan Baby Janeisha yang tertidur
" Sayank !! Itu biasa dalam urusan Kaka beradik , pasti akan ada keributan kecil !! Jangan tarik hati jika Sofia berkata begitu . Bisa jadi yang dia ingat itu ketika kamu masih sendiri , jadi begitu lah diri nya !! " Rianti tidak tega melihat Nathan yang murung
" Mungkin , Sayank !! Mas besok sudah terbang ke Paris . Mas sudah terlalu banyak merepotkan Sofia selama ini , biarkan dia disini .. Menikmati masa mudanya .. Biar saja Mas yang bekerja keras untuk Kalian bertiga . Doain Mas ya , Sayank ?? " Nathan tidur dipangkuan Rianti
" Iya , Sayank !! Kami bertiga selalu mendoakan kamu yang terbaik sayank , jangan dimasukan kedalam hati , mungkin Sofia merindukan diri mu yang dulu ?? Besok aku akan coba berbicara dengan Sofia , barang x dia akan dengerin aku , Mas !! " Rianti mengelus rambut Nathan
Nathan hanya diam ketika Rianti mengelus kepalanya .
Nathan juga merindukan Sofia , hanya saja pikiran Nathan sedang dilemah .
Antara mau pergi atau disini ajha ??
Tapi Sofia juga berhak atas kehidupannya , jadi ini semua yang terjadi ..
__ADS_1
Seakan Sofia komplen dengan Nathan , karena beban pekerjaan yang di kerjakan oleh Sofia ..
" Maafkan Kaka , Sofia !! " Nathan berbicara sambil mata tertutup
Rianti yang mendengar hal itu pun tersentuh dan sedikit menitihkan air matanya ..
Suaminya tidak bersalah , dan Sofia juga tidak bersalah ..
Hanya saja keduanya lagi berada di zona lelah .
Itu sebab nya egoisnya keluar ..
Mungkin esok hari akan membaik ..
Rianti pun membiarkan Nathan tertidur di paha nya ..
Rianti hanya bisa menenangkan suaminya itu .
Namun tidak berapa lama , Nathan pindah ke kasur dan tertidur pulas ..
Rasanya beban itu sangat terasa oleh Nathan ..
Ucapan Sofia seakan menusuk relung hatinya .
Karena seumur hidupnya , Sofia tidak pernah berkata kalau dirinya jahat ..
Tapi hari ini , kata - kata yang tidak ingin didengar keluar langsung dan sangat jelas terucap oleh Sofia ..
Author :
Assalamualaikum ..
Hay para pembaca yang baik hati .
Terima kasih sudah mengikuti setiap cerita yang sudah saya tulis di Novel ini ..
Maaf sekiranya ada kekurangan dalam penulisan .
Karen berhubung bulan puasa , dan banyak kegiatan nyata yang membingungkan , jadi kadang sampai 3 hari baru nulis lagi ..
Lebaran tinggal menghitung hari ...
Semua orang sangat menantikan hari kemenangan itu .
__ADS_1
Semoga semua berkah ya .. Aamiin ..