
Setelah pergulatan panas itu , keduanya pun selesai dengan ritual mandi berdua ..
Seharusnya itu bisa selesai 15 menit saja , Mala sampai 1 jam didalam kamar mandi .
Nathan membuat Rianti kewalahan .
Kini keduanya telah keluar dari kamar mandi , di leher Rianti penuh dengan tanda kepemilikan Nathan .
Rambut Rianti di bungkus oleh handuk kecil dan Nathan hanya mengunakan handuk di pinggangnya saja .
Postur tubuh yang kekar dan perut yang sispek membuat Nathan terlihat sangat menawan ..
Rambut Nathan masih basah , seakan menambah ke gagahan nya saja .
Rianti menatap suaminya itu , seakan Rianti semakin jatuh cinta dengan suaminya itu .
Nathan yang sadar diliat oleh Rianti pun mendekat .
" Kenapa Sayank !! Kamu baru sadar kalau suami mu ini sangat tampan ?? "
" Iya Sayank , kamu terlihat sangat tampan hari ini !! "
" Hanya hari ini ajha gitu ?? "
" Ngga sayank , kamu keliatan tampan setiap waktu ! Jika nanti kita memiliki anak laki - laki , apakah akan mirip seperti mu Sayank ?? "
" Bisa jadi !! Kan benih nya benih unggul Sayank !! Hehehe " Nathan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" Kamu bisa ajha yank , tapi kalau bener mirip kamu , pasti kamu bakalan punya saingan dong ? "
" Kamu sekarang sudah berani bilang gitu yank , Mas jadi semakin cinta dengan mu . Tidak akan ada saingan lah yank , kan ayahnya nomor 1 dan anaknya nomor 2 !!
sini peluk Mas yank ?? "
" Iya Mas , ngga begitu kalau yang Rianti liat kalau sudah punya anak maka istri akan berbagi kasih sayangnya dengan anaknya ?? Dan suami nomor 2 !! " Rianti dalam pelukan Nathan
" Sayank , jangan jadi kan Mas nomor 2 , harus Mas yang nomor 1 !! Mas ngga mau kamu jadikan nomor 2 !! "
" Iya Mas , ngga akan begitu !! Tapi kalau pun terjadi ya gpp , kan berbagi sama anak kita Mas ? "
" Ya dehc gpp , cepet ada ya nak didalam perut ibu mu ini !! " Nathan mengusap perut Rianti dan mengecup kening nya
" Iya Ayah , aku akan segera ada didalam perut Ibu !! " Rianti menirukan suara anak kecil
" Hahahaha " Keduanya pun tertawa
Baru begitu saja , mereka berdua sudah bahagia , bagaimana jika segera diberi momongan ya ??
Apakah nantinya pernikahan Nathan dan Rianti akan langgeng atau akan ada banyak masalah ??
Simak saja cerita nya seperti apa .. !!
****
__ADS_1
Sementara di kediaman Adipati , Adipati sudah menyusun rencana ..
Hari ini Anak buahnya sudah berada di tempat hiburan malam , dan sudah memberikan info kepada Niken bawasannya Nathan akan ke tempat itu malam ini ..
Niken pun sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Nathan ..
Adipati menyuruh anak buah nya untuk menemui Niken dan berkata bawasannya Nathan akan menemuinya di sebuah tempat hiburan malam tanpa adanya Rianti ..
Mendengar hal itu Niken sangat bersemangat untuk melancarkan aksinya itu ..
Niken sudah lelah menjadi baik selama didekat Hans ..
Kali ini Niken tidak akan menyia - nyiakan kesempatan yang ada ..
Niken sudah berada di tempat hiburan malam , dan ada yang menunjukkan kamar yang akan jadi tempat pertemuan itu ..
Malam itu juga Adipati sudah mendatangkan Hans suami Niken untuk sebuah pertemuan Bisnis ..
Namun tidak disangkah ternyata itu hanya sebuah kiasan Adipati , agar Hans sadar seperti apa wanita yang dirinya Nikahi itu ??
Kini Niken sedang berada didalam kamar , kamar itu cukup luas dan lengkap dengan fasilitas mewah ..
Sebotol anggur dan 2 gelas sudah tersedia di atas meja ..
Niken meneguk minuman itu sedikit demi sedikit , rasanya sungguh nikmat ..
Sudah lama Niken tidak minum itu lagi dan Nathan sangat hapal seperti apa dirinya itu ..
" Tidak bisa kah diri mu tanpa diri ku ?? "
" Setelah semua ini , rumah tangga yang baru saja kamu bina akan hancur Nathan !! "
" Hahahaha "
Niken sangat bahagia mengatakan itu semua , dirinya tidak sadar jika didalam kamar itu terdapat cctv ..
Niken sudah meneguk minuman itu beberapa gelas , dan seketika Niken merasa percaya diri akan menghadapi Nathan nantinya ..
Ya anak buah Adipati sudah memasang cctv di beberapa titik , untuk memastikan apa saja yang akan di lakukan oleh Niken nantinya ..
Hans sudah berada di dalam Tempat hiburan malam .
Dan Adipati pun menemui Hans ..
" Selamat malam Tuan Adipati ?? " Hans menjabat tangan Adipati
" Selamat malam Tuan Hans !! " Adipati membalas jabatan tangan dari Hans
" Kenapa mendadak seperti ini Tuan Adipati ?? Bukan kah bisa di tempat lain saja ?? Ini terlalu berisik dan terlalu ramai !! "
" Maaf sekiranya kurang nyaman dengan tempat ini !! Ada pertemuan Bisnis yang tengah saya kerjakan disini !! Baik lah Tuan Hans kita mulai sekarang !! Tapi tidak di ruangan ini ?? "
" Lantas dimana Tuan ?? "
__ADS_1
" Kita akan bicara kan itu semua di salah satu kamar saja ya !! "
" Baik lah Tuan , disini sangat menganggu !! "
" Iya , saya akan tunjukkan dimana kamar itu ?? "
" Terima kasih Tuan !! "
Keduanya nya pun menuju kamar dimana Niken berada , ternyata Niken mematikan lampu kamar tersebut ..
Ponsel Adipati pun berdering ..
" Tuan Hans , lebih baik Tuan masuk dahulu !! Saya ada telvon yang harus di angkat , sebentar saja !! " Adipati berpura - pura
" Baik lah Tuan Adipati !! "
Hans pun membuka pintu dan lampu kamar tersebut padam ..
Niken yang menyadari ada yang masuk pun sudah tidak sabar lagi menjalankan misinya ..
Niken kini setengah sadar , dan tidak sadar jika dirinya tengah dipermainkan oleh Adipati .
Hans pun susah melihat dalam keadaan gelap ..
Hans mencari tombol lampunya , namun itu sangat sulit ..
Karena Hans baru masuk kedalam kamar tersebut ..
Niken mulai mendekati Hans dan mencium pipinya ..
Niken memeluk Hans dari belakang dan mulai menikmati pelukan hangat yang sangat di rindu kan oleh nya ..
" Darling !! Kamu sudah hadir disini ?? "
Hans hanya diam membisu , bingung mau berbicara apa ..
Hanya merasa ingin pergi dari tempat itu , namun Niken memeluknya cukup erat .
Niken pun membalikan badan Hans , lalu menyetarakan dirinya dan langsung melahap habis bibir Hans ..
Hans terkejut dengan semua itu .
Apakah itu sebuah jebakan dari Adipati ??
Hans larut dalam pemikiran itu !!
Namun Hans menikmati itu semua , sudah lama istrinya tidak pulang ..
Kini Hans larut dalam permainan Niken yang sangat menantang itu ..
Jiwa kelakiannya seolah terpanggil malam itu .
Hans lupa jika dirinya sudah beristri ..
__ADS_1