Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 98 . Misi Mahendra Di Jalan Kan


__ADS_3

Setelah beberapa hari di rumah sakit , akhirnya Sofia di perbolehkan pulang ke rumah nya ..


Sofia merasa senang , akhirnya dirinya bisa pulang kembali ke rumahnya ..


Kirana sangat setia menemani anaknya itu .


Sementara Adipati selalu bolak balik ke rumah sakit .


Karena Adipati harus menyelesaikan pekerjaan nya di kantor .


" Selamat siang !! " Dokter Arrayan masuk ke ruangan Sofia


" Siang , Dok !! " Ucap keduanya Kirana dan Sofia


" Bagaimana keaadaan mu sekarang ini ?? Apakah ada keluhan yang lain ?? " Dokter Arrayan begitu perhatian dengan semua pasiennya


" Alhamdulillah , baik . Bahkan sangat baik . Apakah hari ini , saya boleh pulang Dok ?? " Sofia berani kan diri untuk bertanya kepada Dokter Arrayan


" Justru , saya kesini ingin memberitahukan akan hal itu . Kondisi kamu jauh lebih baik dari sebelumnya . Dan kabar baiknya hari ini kamu di perbolehkan untuk pulang !! Apakah kamu sangat bahagia mendengar hal itu ?? " Arrayan tersenyum tipis menambah ketampanannya


Sofia yang melihat senyuman itu , seakan terpanah oleh ke tampanan Dokter Arrayan .


Walau pun dirinya adalah seorang duda beranak 1 , tidak mengurangi ke tampanannya itu .


" Iya , Sofia sangat bahagia . Akhir nya bisa makan enak setelah ini , Hehehe !! " Sofia bergurau sambil tersenyum tipis


" Baik kalau begitu , saya permisi untuk melihat pasien yang lain . Semoga tidak sakit lagi !! " Arrayan melangkah keluar ruangan Sofia


Keduanya hanya menganggukkan kepala saja , sebagai tanda ucapan iya kepada Dokter Arrayan .


Setelah Dokter Arrayan keluar ruangan , Kirana pun membereskan tempat tidur yang digunakan oleh Sofia .


Dan menyusun barang - barang milik Sofia .


Kirana dan Sofia sudah menunggu di depan gedung rumah sakit .


Katanya Adipati akan segera menjemput mereka berdua .


Namun tidak di sangkah ternyata mobil Mahendra berada di depan rumah sakit .


Namun Sofia tidak mengetahui hal itu .


Mahendra sudah hilang kesabaran , bisnis nya yang ada di London harus segera di selesaikan .


Sementara Misinya untuk membalaskan dendam Maminya belum juga usai .


Kali ini Mahendra ingin mengambil kesempatan yang ada .


Mahendra sudah melihat Sofia berdiri di depan gedung rumah sakit .


Kirana masuk kedalam rumah sakit lagi , karena ada barang yang tertinggal .

__ADS_1


Tanpa berpikir panjang Mahendra keluar dari mobilnya , lalu mengajak Sofia untuk ikut bersamanya .


" Haii , Sofia !! Apakah kamu sudah sembuh ?? " Mahendra berbasa basi


" Haii juga , Mahendra !! Alhamdulillah sudah , seperti yang terlihat hari ini !! " Sofia tersenyum manis


" Oh , baik lah . Ayo ikut ke mobil saya . Biar saya antar kamu ke rumah . Tapi sebelum itu kita jalan - jalan dulu ya !! Kamu kan sudah janji waktu itu !! Ingat kan ?? " Mahendra mengingat kan Sofia akan hal itu


" Iya , ingat saya . Tapi Ibu masih ada di dalam . Dan Ayah mau jemput kami berdua !! " Sofia melihat ibunya yang tak kunjung datang


" Ibu kamu bisa menunggu Ayah kamu , nanti kamu bisa ngasih kabar ke mereka , kalau kamu sama saya !! Bagaimana ?? " Mahendra memberi saran kepada Sofia


" Baik lah .. !! " Sofia mengikuti langkah Mahendra


Sofia tidak sadar jika dirinya tidak membawa ponselnya .


Sofia merasa tidak enak , jika harus menolak penawaran dari Mahendra .


Sofia seakan sudah membuka hatinya untuk Mahendra .


Sofia yakin jika Mahendra mampu membuat dirinya sadar , jika buka hati tidak ada salahnya .


Namun nyatanya semua itu hanya dusta yang di selimuti oleh ketulusan ..


Setelah keduanya masuk kedalam mobil , Mahendra pun melajukan mobilnya .


Sementara Kirana yang baru saja keluar , tidak melihat Sofia .


Namun tidak menemui keberadaan Sofia .


Kirana menelfon Adipati .


Adipati yang mendapat kabar itu pun merasa panik dan melajukan mobilnya segera ke arah rumah sakit .


Sesampainya Adipati disana , Kirana langsung menangis di bahu suaminya itu .


Adipati pun masuk kedalam rumah sakit dan mencari bukti dari cctv rumah sakit .


Dan terlihat sangat jelas , jika Sofia di bawah oleh Mahendra .


Awalnya Adipati merasa legah , namun Adipati melihat ada yang menjanggal dari itu semua .


Adipati memerintahkan anak buahnya untuk segera bergerak mencari Sofia .


Setelah itu semua sudah di jalankan , Adipati membawah Kirana pulang ke Mansion milik nya .


Adipati merasa bingung dengan semua itu .


Kirana masih saja menangis , dan Adipati tidak tegah melihat istrinya menangis .


" Sudah Sayank , kamu sudah melihat kan ?? kalau yang bawah Sofia itu Mahendra . Jadi kamu tenang saja , anak buah ku sedang mencari keberadaan Sofia !! Kamu jangan khawatir !! " Adipati mencium kening Kirana membuat Kirana jadi tenang

__ADS_1


" Iya sayank , tolong cari putri kita . Dia baru saja pulang dari rumah sakit . Jangan sampai kelelahan begini !! " Kirana sangat khawatir


" kamu tenang lah Sayank , percayakan hal itu kepada ku . Anak buah ku sedang mencari Sofia . kamu tenang lah dan masuk lah kedalam !! " Adipati menyuruh Kirana untuk masuk


Setelah itu , Adipati langsung pergi kembali ke kantor .


Karena ada Meeting yang tidak bisa di tunda .


Kirana pun masuk kedalam rumahnya .


Dan ternyata Rianti sedang makan .


Sementara Nathan sedang berada di kamar .


Kirana mendekati Rianti ..


" Assalamualaikum .. Rianti !! " Kirana langsung memeluk Rianti


" Wa'alaikumsalam .. Ibu , kenapa ?? Dimana Sofia ibu ?? " Rianti merasa bingung kenapa Sofia tidak kunjung masuk


" Sofia tadi mau pulang bersama ibu , namun ibu masuk kedalam ruangan itu lagi karena ada barang yang tertinggal . Tapi setelah ibu keluar , Sofia tidak ada lagi didepan !! Hiks .. Hiks .. Hiks .. !! " Kirana menangis dipelukan Rianti


" Sofia , kemana ibu ?? Apakah ada yang melihat Sofia ? " Rianti bertanya dengan nada lembut


" Tadi Ayah sudah melihat Cctv , karena itu lebih akurat terbukti siapa yang telah membawah Sofia . Dan ternyata Mahendra lah yang membawanya !! " Kirana menjelaskan apa yang terlihat oleh nya


" Mahendra !! Apa yang ingin dilakukan nya ?? Apakah ingin mengantar Sofia pulang ?? atau mereka ingin berjalan - jalan sebentar ?? " Rianti ingat akan hal itu


" Bisa jadi itu !! Tapi Ibu khawatir dengan Sofia , dia baru saja sehat dari sakitnya . Seharusnya istirahat dulu di rumah !! " Kirana menjelaskan kekhawatirannya


" Iya , Rianti paham ibu . Lalu ibu pulang dengan siapa ?? "


" Ayah , tadi Ayah yabg antar ibu . Lalu pergi lagi , karena ada Meeting yang tidak bisa di tunda !! "


" Oh , kita berdoa saja . Semoga Sofia dan Mahendra segera sampai kesini ?? " Rianti bingung harus berkata apa lagi


" Iya , terima kasih Rianti !! "


Setelah obrolan itu , Nathan pun turun dari kamar nya .


" Ibu , dimana Sofia ?? kenapa Nathan tidak melihat dirinya ?? " Nathan melihat kesana kemari


" Sofia !! Hiks .. Hiks .. Hiks .. !! " Lagi - lagi Kirana menangis


" Kenapa ibu ?? kenapa ibu menangis ?? Apa ada hal buruk yang terjadi ?? " Nathan panik melihat Kirana menangis


" Tidak , hanya saja Sofia di bawah oleh Mahendra tanpa bilang terlebih dahulu ke ibu . Sofia sedang sakit . Ibu khawatir Sofia kenapa - kenapa , Nathan !! "


" Mahendra !! Apa yang dilakukan oleh nya ?? Apakah dirinya ingin bermain - main dengan keluarga kita ?? " Nathan mencium bau - bau kebusukan


" Tidak tau , Ayah kamu sudah memerintahkan anak buahnya untuk segera bergerak mencari Sofia !! "

__ADS_1


" Kita lihat dalam 1 jam ini ! Jika Sofia tidak kunjung kembali , maka Nathan sendiri lah yang akan bergerak mencarinya !! " Nathan seolah terbakar emosi


__ADS_2