Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 96 . Nathan Yang Ngidam


__ADS_3

Adipati menjadi yakin , jika anaknya itu sudah dewasa dan mulai membuka hatinya untuk orang lain .


Mahendra sangat lihai dalam berbahasa dan itu membuat Sofia terhanyut dengan semua itu .


Bagi Sofia itu adalah awal yang baik , namun bagi Mahendra itu semua akan segera menuntun diri nya untuk segera melanjutkan aksi berikutnya .


Adipati tidak gampang percaya dengan ucapan Mahendra .


Adipati mengirim foto Mahendra , lalu mengirim foto itu kepada salah satu anak buahnya .


Adipati memfoto Mahendra ketika berbicara dengan Sofia .


Dan itu di ambil tanpa persetujuan dari Mahendra itu sendiri .


Adipati tidak ingin hal buruk terjadi dengan keluarganya .


Sebelum itu terlambat , Adipati sudah mempersiapkan semuanya .


Tinggal menunggu info baru dari anak buahnya itu .


Setelah mendapat perintah dari atasannya , Desmon langsung mencari tahu siapa orang yang berada di dalam foto itu .


Desmon mengerakkan anak buah nya untuk mencari tahu tentang Mahendra Luiz .


Adipati hanya menunggu hasil kerja dari Anak buahnya itu .


Adipati selangkah lebih Cerdik dari Mahendra .


Mahendra yang tidak banyak mengetahui tentang Adipati pun , salah dalam bertindak .


Seharunya Mahendra tidak memakai nama Luiz di belakang namanya .


Mahendra terlalu gegabah dengan semua itu .


Justru itu dapat terbaca oleh Adipati , siapa dirinya nanti .


Mahendra salah orang untuk bermain api .


Bukan Adipati yang akan terbakar , justru Mahendra sendiri lah yang akan terbakar dengan permainan nya .


Adipati hanya pura - pura tidak mengetahui apa maksud tujuan Mahendra mendekati putrinya itu.

__ADS_1


Nathan juga tidak semuda itu percaya dengan Mahendra .


Nathan menyuruh anak buahnya untuk mencari perusahan Mahendra Luiz di London .


" Dion , jalan kan perintah ku ini . Tolong kamu cari Perusahaan yang bernama Mahendra Luiz . Yang berada di London .


Segera kirim kan data - data itu segera !! "


Isi pesan yang dikirim kan oleh Dion .


Sementara Dion yang baru saja menerima isi pesan dari Nathan , langsung membacanya dan melancarkan misi dari Nathan .


Dion bergerak sendiri ke London , dan akan mencaritahu apakah ada perusahaan itu di London ??


Secepat kilat keluarga Adipati bergerak selangkah lebih dulu dari Mahendra .


Mahendra kira misinya tidak akan terbaca oleh Adipati , tapi nyatanya Adipati lebih pintar dari Mahendra .


Sementara Deana sudah memiliki ide , setelah Sofia di culik maka dirinya akan jadi pahlawan kesiangan yang tiba - tiba muncul di hadapan Adipati .


Tapi nyatanya itu semua belum tentu terjadi .


Namun belum yakin akan hal itu .


Karena Adipati tidak tau siapa Mahendra Luiz itu ??


Sementara itu , Ayah dan Ibu Rianti pamit untuk pulang .


Rianti dan Nathan juga ikut pulang , setelah kepulangan Mahendra .


Mereka berempat pun pulang ke rumah Sandi .


Karena Nathan ingin mengantarkan Mertuanya itu pulang kerumah mereka .


Rianti merasa senang bisa berkunjung sebentar ke rumah Ayah dan ibunya .


Setelah beberapa jam di perjalanan , akhirnya mobil Nathan sampai di tempat tujuan .


Nathan pun membuka pintu mobilnya dan keluar .


Diikuti oleh yang lain .

__ADS_1


Kini mereka berempat sudah ada di depan pintu .


" Anakku , mari singgah dulu ke dalam !! " Sandi mengajak anak menantunya masuk


" Iya Ayah !! Mas , Apakah kita akan masuk kedalam ?? " Rianti bertanya kepada Nathan


" Baik lah !! Kita masuk kedalam , Mas juga merindukan berkunjung ke sini !! " Nathan juga inginkan yang sama


Mereka pun masuk ke dalam .


Lagi - lagi Khodijah menyajikan makanan di depan Meja makan .


Nathan yang merasa selalu lapar , jadi tidak sabar untuk mencicipi masakan mertuanya itu .


" Ibu , apakah Nathan boleh memakan ini ?? " Nathan berbicara kepada Khodijah


" Tentu , boleh !! makan lah apa yang kamu mau makan nak !! Jangan sungkan - sungkan dengan ibu !! " Khodijah berbicara dengan sangat lembut


" Terima kasih ibu , wah ini sangat lezat sekali !! " Nathan mengunyah makanan itu didalam mulutnya


" Biasa ajha Nak , masakan Ibu Kirana juga sangat lezat !! " Kirana memuji masakan Kirana


" Iya , masakan ibu sama Ibu Nathan sama saja . Tapi ngga tau kenapa , Nathan sangat suka masakan dari Ibu ini !! " Nathan terus menyuapkan makanan kedalam mulutnya


" Pelan - Pelan Mas , tidak ada yang meminta makanan itu !! Hehehe ... !! " Rianti tersenyum tipis kepada Nathan


" Maaf . ngga tau kenapa , kalau liat makanan dari ibu , suka gini . Maaf ya Ayah ibu !! " Nathan menundukkan kepalanya


" Makan lah Nak , gpp . Itu artinya kamu yang ngidam . Dan itu bagus , jadi kamu bisa merasakan bagaimana jika seorang wanita mengidam !! " Sandi berkata demikian


" Iya ayah , rasanya enak dan tidak enak . Kalau gini itu !! Tapi di nikmatin aja !! "


Ketiganya hanya melihat Nathan yang makan sangat lahap .


Nathan makan hingga 3 piring , dan itu sangat banyak bangget .


Ketiganya terheran - heran melihat Nathan yang makan sangat lahap .


Kemungkinan perut yang sispek itu akan berubah buncit nantinya .


Jika Nathan tidak menjaga pola makannya .

__ADS_1


__ADS_2