
Setelah Nathan pergi , Rianti pun masuk kedalam kamarnya ..
Art sudah pada bangun dan langsung menuju kedapur .
Untuk mengelola makanan , untuk Sahur ..
Rianti memang belum bisa puasa , namun Rianti selalu makan sahur karena menghormati yang lain ..
Yang puasa hanya Sofia dan Art yang ada di rumah ..
Rianti selalu mementingkan mereka semua .
Apa pun kebutuhan mereka , Rianti mencoba untuk melengkapinya ..
Art yang bekerja dirumah Nathan ada 3 orang .
Ada bagian - bagian setiap orang .
Ada pak supir , pengurus kebun dan urusan dapur .
Kalau soal anak - anak , Rianti selalu usahakan mengurus sendiri .
Walau pun kadang kewalahan , akan tetapi Rianti menikmati perannya menjadi ibu .
Jam sudah menunjukan pukul 04:00 subuh , Sofia baru keluar dari kamarnya .
Karena suara dari mesjid sudah terdengar di telinganya ..
" Kenapa terasa sangat sepi ya ?? Apa Rianti masih tidur ?? Coba deh aku ke kamarnya !! " Sofia melangkah ke kamar Rianti
Setelah berada didepan kamar Rianti , Sofia merasa ragu karena kemarin dirinya sudah berkata yang tidak baik dengan kakanya .
Lama Sofia melamun didepan pintu Rianti .
Rianti tidak tau kalau ada orang didepan pintunya ..
Rianti terkejut karena ada orang didepan pintunya .
__ADS_1
" Ya Allah , Sofia !! aku kira siapa ?? "
" Hehehe , iya !! Aku baru saja bangun , tapi kenapa terasa sangat sepi !! Aku kira kamu masih tidur .. " Sofia melihat kedalam kamar namun tidak melihat Nathan
" Sofia , kamu sedang liat apa ?? Kaka kamu ?? " Rianti paham dengan bahasa tubuh Sofia
" Ehmm , iya !! Kenapa Kaka ya .. Kenapa pagi - pagi gini ngga keliatan dia ?? " Sofia mengaduk kepalanya
" Bukan kah kemarin malem kamu sebut dia orang yang sangat jahat ?? lalu kenapa kamu ingin kan dia ?? " Rianti sengaja berbahasa seperti itu agar Sofia sadar
" Iya kemarin malam aku khilaf , aku di Landa emosi karena Kaka selaku cueki aku terus , aku jadi ilfil dengan nya . Apakah dia tidak merindukan aku gitu ?? "
" Dia sangat merindukan mu , dia juga memikirkan bagaimana kamu disana !! Namun semua itu tidak iia tunjukan dihadapan mu , dia baru jadi seorang ayah , pasti dia lebih aktif ke anak - anaknya , jangan kan kamu , aku saja di cueki oleh nya . Namun aku mengerti , jika diri nya sangat bahagia karena sudah menjadi ayah baru . Lalu kenapa kamu ngga bisa memahami itu ?? "
" Rianti , terkadang pekerjaan yang aku lalui itu sangat lah sulit , hampir 24 jam waktu ku terkuras disitu .. Terkadang sisi manja ku keluar begitu saja tanpa berpikir ini itu !! apakah aku terlalu bersikap ceroboh , Rianti ?? "
" Kamu tidak ceroboh Sofia , hanya saja kamu tidak bisa mengontrol emosi kamu . Dan Kaka kamu juga tidak salah , dia hanya ingin bercanda dengan mu , namun kamu anggep itu dengan sebuah kesalahan !! Sofia , pernah kah sekali saja Kaka kamu tidak peduli dengan mu ?? Bahkan kamu diculik saja , Kaka kamu yang duluan terbang untuk mencari diri mu !! lalu dimana letak tidak pedulinya selama ini ?? Apakah karena dia sudah menikah dengan ku ?? Sehingga kamu merasa Kaka mu tidak memperdulikan mu lagi ?? "
" Tidak begitu , Rianti !! Hanya saja aku yang terlalu berlebihan .. Maaf kan aku , dimana Kaka sekarang , aku mau minta maaf dengan nya ... "
Sofia nyelonong masuk kedalam begitu saja .
" Dia tidak ada didalam kamar mandi , dia sudah terbang ke Jerman beberapa menit yang lalu .. Kaka mu sudah menuju Bandara diantar dengan pak supir !! "
" Kenapa ?? kenapa Kaka ngga bicara dulu dengan ku ?? "
" Apa kamu tidak salah bicara Sofia ?? Bukan kah kamu sendiri yang ngga mau diajak bicara oleh nya ?? "
" Iya , aku berkata itu dalam keadaan marah , Rianti !! kamu paham kan tentang ku .. "
" Kalau aku bisa paham , karena aku sahabat mu !! Lalu Kaka mu apakah dia dapat mengerti itu semua ?? Sadarkah jika ucapan mu mampu merobohkan bangunan kokoh yang sudah dibangun ?? "
" Apa ?? Apa Kaka marah dengan ku ?? Aku tidak sengaja mengatakan itu semu !! apakah Kaka pergi karena marah dengan ku !! Hiks .. Hiks .. Hiks .. " Sofia menangis duduk dilantai
" Bangun lah Sofia !! Kaka kamu tidak marah dengan mu , hanya saja ucapan mu begitu menusuk kedalam relung hatinya . Bahkan dia menyalahkan dirinya sendiri , karena selama ini sudah menyusahkan mu karena beban pekerjaan . "
" Tidak , aku tidak merasa begitu !! Kaka kembali lah , aku mau minta maaf dengan mu !! Hiks ... Hiks .. Hiks .. "
__ADS_1
" Sudah Sofia , jangan menangis seperti ini , ayo kita sahur dulu waktu sudah menunjukan pukul 4 lewat , ngga baik kalau terus begini !! "
" Tapi , tapi , Kaka !! " Sofia terus saja menangis
" Gpp dia sudah maafkan kamu , kan kamu adik kesayangan nya , ngga mungkin dia ngga maafin kamu , Sofia !! Sudah Ayuk kita sahur dulu !! "
" Ehmm , benar kah itu Rianti ?? Tolong bantu aku untuk minta maaf ke Kaka ya ?? "
" Iya , entar kalau uda sampai di Paris dia akan menelfon ku , dia berjanji pada ku . Ayo kita sahur dulu !! "
" Baik lah kalau begitu !! "
Keduanya menuju meja makan , yang sudah tersedia makanan kesukaan Sofia dan Rianti ..
Bayi kembar itu sangat baik Budi , mereka berdua tidak merepotkan Rianti , Janeeta dan Janeisha mendengarkan ucapan Ayahnya itu ..
Keduanya pun mengambil nasi masing - masing di piring mereka ..
Namun Sofia dan Rianti hanya mengambil sedikit nasi .
Sofia seperti tidak selera makan , Rianti juga begitu .
Dipikiran keduanya hanya lah tentang Nathan saja ..
Namun jika Sofia tidak makan , maka entar siang perut nya akan kelaparan ..
Sesuap 2 suap , Sofia paksakan untuk makan ..
Lalu di teguknya lah susu putih hangat ..
Kini perut Sofia sudah terasa sangat kenyang ..
Walau pun Rianti tidak berpuasa , Rianti tetep selalu menghargai orang yang berpuasa ,
Jika Rianti merasa lapar , Art yang biasa disuruh mengantarkan makanan ke kamar nya ..
Jangan sampai ada yang tau akan hal itu ..
__ADS_1
Dan Sofia paham akan hal itu ..
Dan tidak banyak berbicara ..