
Usaha Nathan untuk menjatuhkan Niken tiba saat nya ..
Anak buah Nathan langsung bergerak setelah Nathan perintahkan .
" Segera jalan kan misi , ingat satu kesalahan bisa membuat kalian semua habis " Ucap Nathan dengan salah satu anak buah nya Hendra
" Baik bos !! Misi dijalan kan dengan sebaik - baiknya "
" Jalan kan , ingat buat dirinya tidak berkutik "
" Siap bos !! "
Anak buah Nathan langsung bergerak menuju kediaman Niken .
Setelah sampai didepan kamar Niken , anak buah Nathan langsung masuk kedalam .
Walau pun pintunya dalam keadaan terkunci ..
Mereka sangat lihai dalam hal tersebut .
Lalu masuk kedalam dan mencari keberadaan Niken .
Dan disana Niken sedang tertidur pulas .
Anak buah Nathan langsung membungkam mulut Niken dengan sapu tangan yang sudah diberi obat tidur .
Dan seketika Niken langsung jatuh pingsan .
Niken tidak sempat untuk melihat wajah mereka satu persatu .
Yang terlihat hanya tangah membungkam mulutnya ..
" Ayo angkat dia !! Dan bawah dia ke tempat yang sudah di perintahkan oleh bos !! "
" Siap Tuan "
Mereka langsung memasukan Niken kedalam mobil dan disekitar Niken sangat sepi dan sepertinya keadaan sangat mendukung sekali .
Mereka langsung membawah Niken ke tempat yang jauh dari keramaian ..
Setelah beberapa lama diperjalanan , anak buah Nathan memberhentikan mobilnya .
Lalu membawah Niken kedalam gedung tua .
Disana sudah ada Bos Nathan ..
Niken masih dalam keadaan tidak sadar kan diri .
kedua tanganya diikat di samping kanan kiri kursi ..
Lalu mulut Niken di isolasi ..
Saat ini Niken sudah seperti tahanan bagi Nathan ..
__ADS_1
Nathan tersenyum sinis melihat Niken saat ini ..
" pergi dari sini !! Biar kan saya berdua dengan nya !! kalian tunggu didepan saja !! ingat aba - aba dari ku ? "
" Siap bos !! "
Nathan pun melangkah mendekati Niken yang belum sadarkan diri itu .
" Bagaimana Niken !! Kamu menikmati ini semua ?? "
" Sudah lama engkau bermain api dibelakang ku !! Dan x ini tidak ada ampun Darling !! "
Nathan berbicara cukup dekat ditelinga Niken ..
Niken merasa kesadarannya telah pulih kembali ..
Dan perlahan Niken membuka matanya itu .
" Nathan !! Buka !! " ucap Niken susah berbicara karena mulutnya di isolasi
" Apa ?? Kamu bilang apa Darling ?? Saya tidak mendengar ?? "
Niken pun memberontak di tempat duduknya ..
Seakan tidak terimah , jika itu semua adalah perbuatan dari Nathan ..
" Kenapa ?? Kamu baru liat seperti apa seorang Nathan Dinata Alexander ?? " tutur Nathan sambil memegang senjata ditangannya
" Jangan Nathan ! Jangan !! " ucap Niken takut jika Nathan akan berbuat itu kepada nya .
Niken hanya menganggukkan kepalanya saja , tidak berani berkata - kata lagi .
Ternyata selama ini , Niken telah salah orang .
Nathan adalah orang yang cukup baik kepadanya .
Namun sifat aslinya baru kelihatan setelah Nathan jatuh hati oleh Rianti .
Ya pandangan pertama Nathan membuat kejernihan otaknya bekerja 90 % .
Karena selama ini dirinya percaya , jika Niken adalah wanita baik - baik .
Tapi nyatanya menggoda sang ayah di kala dirinya tak ada .
" Ini adalah balasan jika engkau bermain dengan Saya Niken !! "
Nathan memegang senjata ditangan nya dan mengarah kan itu tepat di kepala Niken .
" Jangan Nathan !! Jangan !! " Niken seolah takut jika anak peluruh nembus ke kepalanya sambil berteriak
" Apa yang ingin engkau sampaikan ?? "
" Kamu inginkan apa dari ku Nathan !! Aku siap menjalankan itu semua !! "
__ADS_1
" Baik lah , akan ku pertimbangkan itu semua !! Tapi maaf Darling , semua yang engkau miliki sekarang akan aku rampas kembali dari hidup mu !! "
Nathan membuka isolasi di mulut Niken .
" Auuuuu , sakit !! "
" Sakit ya !! Sesakit kamu bohongi saya Niken ?? "
" Bagaimana jika engkau jauhi Rianti dari Kejahatan mu itu ?? "
" Tidak bisa ?? Kamu berbuat ini hanya gara² dia ?? kamu jahat Nathan !! "
" Dia lebih berarti dari Kamu Niken !! Sadar kah kamu banyak bermain dengan pria selain aku !! Atau kamu mau buktinya aku tunjuki disini ?? "
Niken langsung terdiam dengan ucapan dari Nathan .
Niken sadar , selain Nathan ada juga beberapa pria yang sering kencan dengannya ketika Nathan tidak berada didekatnya .
Niken hanya ingin menumpang hidup dengan Nathan .
Dan berharap bisa jadi Nyonya Nathan .
Tapi impiannya itu tidak akan pernah jadi kenyataan .
Niken terlalu yakin dengan dirinya , sehingga tidak berpikir jika mata - mata Nathan tersebar dimana - mana .
Jangan kan itu , di jalanan tikus bakalan tau seluk beluknya .
Nathan dibutakan oleh cinta nya Niken .
Tapi nyatanya cinta Niken itu tidak pernah ada .
Yang ada hanya ingin hartanya Nathan saja .
" Apa kamu sudah bosen hidup !! Atau mau aku percepat hidup kamu ?? "
" Sial , sekarang kamu telah tau kebenaran tentang ku Nathan . Tidak masalah jika engkau lebih memilih dia dari pada diri ku ini . Tapi kepuasan mu tidak pernah tersalurkan lagi Nathan !! "
" sssstttt .. Diam jangan banyak bicara Niken !! Sekali lagi kami banyak bicara , maka akan ku pastikan anak peluru ini tepat di kepala mu " Nathan menggarakan senjatanya dan siap menarik senjatanya
" Tidak !! Baik !! Baik Nathan ! aku akan turuti apa yang kamu ucapkan "
" Itu yang ditunggu - tunggu dari tadi , jika engkau terlambat saja , bisa - bisa itu peluru masuk kedalam otak kamu "
" Iya sudah !! Sudah !! " tutur Niken yang sudah bercucuran keringat di keningnya .
" Baik lah Niken , saya sudah lelah berbasa basi dengan mu !! pergi lah engkau jauh - jauh dari kehidupan ku Niken !! anggap semua yang terjadi tidak pernah terjadi dan maafkan segala kesalahan ku itu "
Niken mengeluarkan air matanya , berharap Nathan akan luluh dengannya .
Niken bingung akan jadi seperti apa diri nya .
Jika tanpa bantuan dari Nathan .
__ADS_1
Kehidupan mewah berubah jadi seperti dahulu .
Itu lah yang membuat Niken dilema akan diri nya sendiri .