Rianti Milik Nathan Dinata Alexander

Rianti Milik Nathan Dinata Alexander
BAB . 87 . Parti Ultah Susan Angelin


__ADS_3

Flashback


Malam itu Deana memberikan alamat Adipati kepada Mahendra .


Mahendra pun bergerak menuju alamat yang di berikan Maminya .


Kebetulan sekali Sofia juga ada janji parti dengan teman - temannya .


Lama Mahendra berada di dekat Mansion Adipati .


Tidak ada yang menyangka , kalau Mahendra telah lama berada didekat Mansion Adipati .


Mahendra lama memandangi foto Sofia , Sofia terlihat sangat manis di foto itu .


Visual Sofia di akun Instragramnya



Foto ini diambil dari Instragram miliki Sofia .


Sofia sangat gemar mengoleksi foto dirinya di akun media sosial itu .


Sofia sangat aktif dengan Instragram , hanya itu yang selalu di buka setiap waktu .


Mahendra sangat terpanah dengan senyuman tipis diwajah Sofia .


Kulit putih , senyuman manis , serta daya tarik yang kuat .


Pria mana yang tidak terpanah dengan kecantikan anaknya Adipati Dirgantara itu ??


Siapa pun yang memandangnya akan tertarik dengan nya .


Mahendra lama melihat foto tersebut , tidak sengaja Mahendra melihat dari kaca mobilnya ada wanita yang keluar dari Mansion itu .


Tanpa berpikir panjang , Mahendra langsung melajukan mobilnya .


" Mau kemana wanita itu , aku harus mengikuti nya !! Tapi gaya berpakaiannya anggun sekali !! Jadi gemes liat nya !! Tapi itu dari jauh . Baik lah sekarang akan terlihat dari dekat !! "


" Tunggu , permainan baru di mulai !! Kamu akan tunduk di hadapan ku , secepatnya !! "


Mahendra mengikuti Sofia hingga di depan tempat hiburan malam di salah satu Jakarta .


" Hiburan Malam !! Wah , kamu gadis nakal juga ternyata . Kalau begitu gampang mempermainkan diri mu , aku tidak Uda bersusah paya untuk merayu mu !! Hahahaha .. !! Mahendra tersenyum sinis


Setelah Sofia masuk kedalam dan disambut oleh teman - temannya , Mahendra pun ikut masuk kedalam .


Untung saja pakaian yang di gunakan Mahendra masih pantas untuk ke tempat itu .


Mahendra masuk kedalam , ternyata ada parti ultah didalam .


Mahendra mencari tempat untuk duduk .


Disana Susan menyapa Mahendra .


Visual Susan Angelin



" Haii , Perkenalkan saya Susan Angelin !! Saya lah yang mengadakan parti di tempat ini ?? " Susan mengulurkan tanganya


" Oh , begitu !! Salam kenal . Saya Mahendra Luiz !! " Mahendra menyambut tangan Susan


" Oh , Mahendra !! Saya tidak pernah melihat mu ada di tempat ini ?? Kamu orang baru ya ?? " Susan memperhatikan wajah Mahendra yang ke bule - bule an


" Ya , kamu wanita yang sangat pandai !! Aku dari London , kesini hanya ingin bertemu dengan Mami saya !! Apa kah kamu orang lama di tempat ini ? " Mahendra terbiasa dengan wanita nakal seperti Susan


" Tentu saja , aku orang lama di tempat ini . Sudah jadi Hobby ku berada di tempat ini !! Apa kah kamu terganggu dengan hal itu ?? Susan seolah ingin tau apa pendapat Mahendra


" Tidak , wanita modern seperti mu pantas berada di tempat ini !! Tempat ini bebas di masuki oleh siapa pun , kan ?? Mahendra tersenyum tipis


" Ya benar , aku bukan lah wanita yang norak . Kehidupan malam ini sangat melekat di hidup ku . Tapi bukan berarti aku wanita gampangan . Hanya saja aku suka tempat yang ramai !! " Susan seolah menikmati obrolannya dengan Mahendra


" Oh , bagus lah . Kebanyakan orang kelas atas sukanya main di sini . Jadi saya tidak heran akan hal itu !! " Mahendra pun sudah terbiasa dengan itu


" Seperti nya kamu juga dari kalangan atas ?? Kamu bekerja sebagai Apa ?? Kalau boleh tau !! " Susan mulai menyukai gaya bicara Mahendra

__ADS_1


" Saya hanya orang biasa , hanya saja x ini bosen diam diri di rumah !! Apakah disini hanya orang kelas Atas saja yang boleh masuk ?? " Mahendra berlagak merendah


" Tentu tidak , semua boleh masuk !! Tapi aku tidak percaya dengan itu semua !! Jika kamu orang biasa , sudah tentu pakaian kamu tidak seperti ini ?? Kamu jangan terlalu merendah ?? " Susan ahli dalam membaca pikiran seseorang


" Wah , kamu sangat pintar . Kalau begitu baik lah , saya akan katakan yang sebenarnya . Saya Mahendra Luiz , anak satu - satunya dari Nicholas Luiz , dan perusahan saya ada di London yang bernama Mahendra Group . Gimana sudah jelas kah ? " Mahendra mengikuti permainan Susan


" Wah , kamu sama dong kaya aku !! Aku juga anak satu - satunya dari keluarga Cakra . Cakra itu Papa saya . Papa saya pemegang saham paling besar di Kota ini !! Apakah kita bisa jauh lebih dekat !! " Susan mulai penasaran dengan Mahendra


" Boleh saja , tapi waktu saja di sini hanya sebentar . Setelah ini saya akan balik ke London untuk menjalan kan Bisnis saya , jadi untuk urusan Asmara jauh dari kamus saya !! Hahahaha .. !! " Mahendra sedikit tertawa


" Begitu , gpp . Kita bisa ngobrol lewat handphone kan ?? Gimana ?? " Susan memberi penawaran


" Baik lah , ini nomor saya !! Catat lah , sekiranya kamu ingin mengenal saya !! " Mahendra memberikan ponselnya , Mahendra ingin bermain - main dengan Susan


" Baik lah , sudah . Terima kasih . Silahkan nikmati acara ini !! " Susan melangkah pergi


" Baik lah !! "


Setelah kepergian Susan , Mahendra pun melihat - liat orang yang ada di dalam .


Sofia tidak terlihat oleh nya , ternyata Sofia sedang duduk sambil minum juz .


Sofia tidak seperti kebanyak orang , walau pun dirinya anak pengusaha yang sangat luar biasa , dirinya tidak menikmati parti itu .


Kebanyakan wanita berdansa dengan teman kencannya atau minum - minuman alkohol .


Tapi Sofia Mala minum Juz .


Mahendra terus saja memperhatikan Sofia dari jauh .


" Gila itu perempuan ! Yang lain pada heboh menikmati parti , lah dia hanya minum juz !! dikira ini di cafe apa ?? Dasar wanita unik , jadi penasaran aku dibuatnya !! " Mahendra terus saja dibuat penasaran dengan sikap Sofia


Lama Mahendra memperhatikan Sofia , di tengah parti itu ada 2 laki - laki mendekati Sofia dengan 2 gelas minuman beralkohol di tangannya .


Mahendra sudah dapat membaca apa tujuan mereka mendekati Sofia .


" Tidak bisa di biarkan ini . Mereka mau mendekati wanita itu .. !! " Mahendra pun mulai mendekati Sofia


Sofia yang merasa tidak nyaman di dekati oleh 2 pria itu , langsung berdiri dan ingin pergi .


Sofia terus saja melepas tangan pria itu , namun tenaga Sofia tidak cukup untuk melawan kerasnya tangan itu .


" Lepas kan tangan saya !! Kamu siapa , berani sekali memegang tangan saya ?? Apa niat mu ?? " Sofia terus saja berkata begitu


" Hai sayang , jangan seperti itu . Jika nanti kamu sudah menikmati ini semua , kamu bakalan ketagihan dengan permainan ku . Sudah lah jangan meninggi begitu . Semua yang datang kesini itu bukan lah wanita baik - baik !! jadi jangan terlalu terlihat polos !! " David berkata itu kepada Sofia


" Saya wanita baik - baik , saya kesini hanya menghadiri Parti temen saya saja !! Jangan begini , lepas kan tangan saya segera ?? " Sofia terus saja memberontak


" Apa , lepaskan tangan kamu ?? Maka hadapi dulu saya ?? Hahahaha !! " David tertawa dihadapan Sofia


Mendengar itu semua Mahendra naik darah , Mahendra langsung menghajar 2 pria itu tanpa ampun .


Sementara mereka yang sudah setengah sadar sangat sulit melawan Mahendra .


Mahendra memukuli mereka tanpa ampun , hingga keduanya tidak berdaya lagi .


Orang - orang yang melihat itu semua , hanya menonton saja .


Tidak berani berbuat sesuatu , Susan yang melihat Mahendra marah seperti itu jadi takut dengan nya .


" Berani sekali kamu dekati pacar saya !! Ingat langkahi dulu Aku , jika ingin mendekati nya !! " Mahendra terus saja memukuli mereka


" Ampun , Tuan . Iya saya tidak akan berani mendekati wanita mu lagi . Maaf , tolong sudahi ini semua !! " Keduanya memelas dengan Mahendra


" Pergi dari sini , atau melayang nyawa mu !! " Mahendra memasang wajah mematikan yang sulit dibaca oleh orang lain


" Baik lah , saya tidak akan kembali kesini lagi !! Ayo Joshua !! " David pun menarik tangan Joshua


Kedua pria itu pun keluar dari tempat itu dengan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya .


Hampir setengah mati mereka dibuat oleh Mahendra .


Mahendra memukuli mereka tanpa kenal rasa ampun .


Sekujur tubuh mereka rasanya patah tulang semua .

__ADS_1


Susan yang mendengar Mahendra berkata bahwa Sofia adalah pacarnya langsung kaget .


Dan mengerutuh didalam hatinya .


" Sudah punya Sofia rupanya , kenapa aku dari dulu kala saing dengan Sofia ?? Apa sih yang di liat dari Sofia itu ?? cantikan juga Aku !! " Susan memandangi Sofia


Sementara Sofia tidak tau apa yang di ucapkan Susan didalam hatinya .


Mahendra menarik tangan Sofia dan membawanya keluar dari tempat itu .


" Kamu baik - baik saja kan ?? " Mahendra memainkan dramanya


" Ya baik , tapi kamu siapa ?? " Sofia seakan bingung dengan semua itu


" Saya Mahendra Luiz , saya dari London . Salam kenal !! " Mahendra mengulurkan tanganya


" Oh , begitu !! Saya Sofia . Salam kenal juga . Tapi kenapa kamu sebut aku sebagai kekasih mu ?? Kan sebelumnya kita tidak kenal sama sekali ?? " Sofia menjabat tangan Mahendra


" Habisnya , apa yang mau aku katakan !! Itu juga kan demi membantu kamu !! Emang salah gitu ?? Atau mau beneran ajha gitu ?? " Mahendra mengajukan penawaran kepada Sofia


" Apa ?? Ya kamu tidak salah . Tapi terima kasih atas bantuannya , kalau tidak entah apa yang akan terjadi kepada ku !! Makasih banyak ya !! " Sofia tersenyum kepada Mahendra


Akhirnya Mahendra bisa melihat wajah serta senyuman Sofia dari dekat .


Itu yang diharapkan nya tadi sewaktu berada di Mansion Adipati .


Dan akhirnya itu semua terwujud begitu cepat .


" Iya , sama - sama !! Tapi bagaimana dengan penawaran ku barusan ?? Apakah bisa kita jauh lebih dekat gitu ?? " Mahendra balas dengan senyum juga


" Iya boleh saja , mulai detik ini kita berteman !! "


" Apa ?? Hanya berteman saja !! Ngga boleh yang lain gitu ?? " Mahendra seakan tidak terima jika di anggap teman saja


" Jadi maunya gimana ?? "


" Kekasih gitu !! Kan jadi kenyataan omongan ku barusan ?? " Mahendra menggaruk kepalanya yang tidak gatal itu


" Lepas kan dulu tangan saya ?? " Sofia mengarahkan wajahnya ke tangan mereka berdua


" Oh, iya !! Lupa saya !! Maaf , habisnya kamu buat saya gini sihc !! " Mahendra jadi malu


" Iya dima'afin , sudah lah jalani aja , jika berjodoh maka akan berjodoh . Jika tidak ya jadi sahabat ajha , Hahaha !! Sofia tidak ingin berharap lebih


" Wah , kamu seru ya orangnya !! Seneng bisa ketemu orang seperti mu ?? "


" Senang juga bertemu dengan kamu !! "


" Bagaimana malam ini saya antar kamu ke rumah kamu ?? Dimana alamat rumah kamu ??" Mahendra seolah tidak tau alamat rumah Sofia


" Tidak perlu , itu supir saya sudah ada di depan !! maaf lain x aja !! " Sofia menunjuk arah mobil nya yang terparkir


" Oh , iya gpp . Bagi lah nomornya biar bisa chatingan nantinya ?? " Mahendra pun tidak ingin menyia - nyiakan kesempatan yang ada


" Ini , di save ya !! " Sofia pun melangkah masuk ke dalam mobil . Pak supir sudah membuka kan pintu untuknya


" Oh , iya !! Hati - hati ?? " Mahendra melambaikan tanganya


" Iya .. " Sofia membuka jendela mobilnya dan membalas lambaian tangan Mahendra


Hati Sofia berbunga - bunga malam ini .


Sofia tidak tau , dibalik itu semua ada rencana yang akan membahayakan dirinya .


Sofia terlalu polos untuk mengetahui itu semua ..


Sementara Mahendra jadi bingung di buat oleh dirinya sendiri .


Rencananya hanya membalaskan dendam Maminya itu .


Tapi kenapa dirinya jadi aneh seperti ini .


" Ha , sudah lah . Ini hanya kebetulan saja . Seiring waktu juga bakalan hilang ?? " Mahendra tidak menyadari akan hal itu , jika dirinya telah jatuh hati oleh pandangan pertama itu


Visual Mahendra Luiz

__ADS_1



__ADS_2