Romantisnya Pacarku

Romantisnya Pacarku
Sudah Dekat


__ADS_3

Seekor bangau berjalan dengan langkah yang anggun di sepanjang sebuah sungai kecil, matanya menatap air sungai yang jernih, leher dan paruhnya yang panjang siap untuk menangkap mangsa di air sebagai sarapan paginya. Saat itu, sungai dipenuhi dengan ikan-ikan yang berenang, tetapi sang Bangau merasa sedikit angkuh di pagi hari itu.


"Saya tak mau makan ikan-ikan yang kecil," katanya kepada diri sendiri. "Ikan yang kecil tidak pantas dimakan oleh bangau yang anggun seperti saya."


Sekarang, seekor ikan yang sedikit lebih besar dari ikan lain, lewat di dekatnya.


"Tidak," kata sang Bangau. "Saya tidak akan merepotkan diri saya untuk membuka paruh dan memakan ikan sebesar itu!"


Saat matahari mulai meninggi, ikan-ikan yang berada pada air yang dangkal dekat pinggiran sungai, akhirnya berenang pindah ke tengah sungai yang lebih dalam dan dingin. Sang Bangau yang tidak melihat ikan lagi, terpaksa harus puas dengan memakan siput kecil di pinggiran sungai.


Cerita ini mengajarkan anak untuk tidak bersikap angkuh, Bunda. Karena sifat ini hanya akan merugikan, baik orang lain maupun pada diri sendiri.


Baca Juga


kau adalah incaran hatiku kuslalu memperhatikanmu


Kau adalah incaran hatiku


Ku s'lalu memperhatikanmu


Tak henti menjadi teman berbagi


Semoga kau rasa apa yang kurasa


Dibalik senyumku ada cinta untukmu


Dibalik matamu ada hati yang menunggu


Aku diam-diam suka kamu


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Kau adalah incaran hatiku


Ku s'lalu memperhatikanmu


Tak henti menjadi teman berbagi


Semoga kau rasa apa yang kurasa


Dibalik senyumku ada cinta untukmu

__ADS_1


Dibalik matamu ada hati yang menunggu


Aku diam-diam suka kamu


Ku coba mendekat


Ku coba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Aku diam-diam (diam-diam) suka kamu


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Aku diam-diam suka kamu


Semua kan indah, seandainya aku bisa memilikimu


Aku diam-diam suka kamu (suka kamu)


Kucoba mendekat


Kucoba mendekati hatimu


Semua kan indah (suka kamu), seandainya aku bisa memilikimu


Hey!


Hey!


Hey!


Video Pilihan


Tags:


Lirik Lagu Diam-Diam Suka


Lirik Lagu Diam-Diam Suka - Cherrybelle


Lirik Lagu Aku Diam-Diam Suka Kamu


Editor : Alifia Astika

__ADS_1


Penulis : Alifia Astika


ARTIKEL TERKAIT


Lirik Lagu 'Cinta Tak Direstui' Yang Dipopulerkan Oleh Kadal Band


Lirik Lagu 'Robbers' yang Dipopulerkan oleh Grup Band The 1975


Lirik Lagu ‘How We Used To’ Milik Stephanie Poetri, dengan Terjemahannya


Lirik Lagu 'Tetaplah Bersamaku' yang Dipopulerkan oleh Nobitasan


Lirik Lagu dan Terjemagan 'Us, Again' yang Dipopulerkan Oleh Seventeen


Copyright 2019 Sonora.ID


A Subsidiary of KG Media.


All Rights Reserved


Seekor bangau berjalan dengan langkah yang anggun di sepanjang sebuah sungai kecil, matanya menatap air sungai yang jernih, leher dan paruhnya yang panjang siap untuk menangkap mangsa di air sebagai sarapan paginya. Saat itu, sungai dipenuhi dengan ikan-ikan yang berenang, tetapi sang Bangau merasa sedikit angkuh di pagi hari itu.


"Saya tak mau makan ikan-ikan yang kecil," katanya kepada diri sendiri. "Ikan yang kecil tidak pantas dimakan oleh bangau yang anggun seperti saya."


Sekarang, seekor ikan yang sedikit lebih besar dari ikan lain, lewat di dekatnya.


"Tidak," kata sang Bangau. "Saya tidak akan merepotkan diri saya untuk membuka paruh dan memakan ikan sebesar itu!"


Saat matahari mulai meninggi, ikan-ikan yang berada pada air yang dangkal dekat pinggiran sungai, akhirnya berenang pindah ke tengah sungai yang lebih dalam dan dingin. Sang Bangau yang tidak melihat ikan lagi, terpaksa harus puas dengan memakan siput kecil di pinggiran sungai.


Cerita ini mengajarkan anak untuk tidak bersikap angkuh, Bunda. Karena sifat ini hanya akan merugikan, baik orang lain maupun pada diri sendiri.


Baca Juga :


10 Film Kartun Terbaik untuk Anak yang Mendidik


Seekor bangau berjalan dengan langkah yang anggun di sepanjang sebuah sungai kecil, matanya menatap air sungai yang jernih, leher dan paruhnya yang panjang siap untuk menangkap mangsa di air sebagai sarapan paginya. Saat itu, sungai dipenuhi dengan ikan-ikan yang berenang, tetapi sang Bangau merasa sedikit angkuh di pagi hari itu.


"Saya tak mau makan ikan-ikan yang kecil," katanya kepada diri sendiri. "Ikan yang kecil tidak pantas dimakan oleh bangau yang anggun seperti saya."


Sekarang, seekor ikan yang sedikit lebih besar dari ikan lain, lewat di dekatnya.


"Tidak," kata sang Bangau. "Saya tidak akan merepotkan diri saya untuk membuka paruh dan memakan ikan sebesar itu!"


Saat matahari mulai meninggi, ikan-ikan yang berada pada air yang dangkal dekat pinggiran sungai, akhirnya berenang pindah ke tengah sungai yang lebih dalam dan dingin. Sang Bangau yang tidak melihat ikan lagi, terpaksa harus puas dengan memakan siput kecil di pinggiran sungai.


Cerita ini mengajarkan anak untuk tidak bersikap angkuh, Bunda. Karena sifat ini hanya akan merugikan, baik orang lain maupun pada diri sendiri.

__ADS_1


__ADS_2