
Di lorong Rumah Sakit.
"Ehmm pa... papa bohong kan tentang undian berhadiah itu.Ulang tahun Rumah Sakit kan masih Lima bulan lagi."
Andromeda hanya tersenyum lalu memeluk istrinya.",Ma kita kan Diberi kepercayaan rejeki yang lumayan baik. Tidak ada salahnya kan kalau kita membaginya untuk orang yang sedang membutuhkan."
"Jadi benar itu semua hanya karangan papa saja?"
Sambil merapikan rambutnya dengan kedua tangannya.Andromedapun kembali melirik istrinya."Tahu gak ma.. tiba-tiba papa ingin mengangkat Sasha sebagai anak kita.Kasihan ia yatim piatu sejak ia masih berumur lima tahun. Sewaktu neneknya pingsan wajahnya berubah ketakutan.Mungkin yang dalam pikirannya saat itu ia belum siap untuk ditinggal sendirian di dunia ini.Karena Sejak kedua orang tuanya meninggal, nenek lah yang merawat dan mengasuhnya. Hanya neneknya lah yang ia miliki di dunia ini." Andromeda menceritakan kisah hidup Sasha dan niatnya untuk mengadopsi Sasha sebagai anaknya.
"Kasihan ya pa masih kecil sudah menanggung beban hidup yang begitu berat." sahut nyonya Andromeda.
Suaminya hanya mengangguk pelan.
"Rencana papa kalau mama setuju setelah nenek Sasha sembuh papa akan minta ijin neneknya untuk mengangkat Sasha sebagai anak kita.Bagsimana, mama setuju?"
"Sepertinya Sasha anak yang baik dan polos.Mama juga suka .Jadi nanti mama di rumah punya patner ngobrol dan masak nih .Gak cuman papa saja yang punya patner berantem."
Lalu mereka pun tertawa bahagia.
...........................................
Di rumah berlantai tiga yang begitu megah tampak Galaxy sedang membaca buku di teras depan sambil di temani Grey.
Tepat pukul tiga sore Grey terus menggonggong."Iya Grey bentar.Papa juga belum datang kok." sambil terus membaca dan membelai tubuh Grey.
Grey berusaha mengingatkan tuannya agar bersiap-siap untuk berangkat turnamen.
Tinnn....tin....
Bunyi klakson mobil berulangkali
Galaxy berdiri sambil diiringi gonggongan Grey. Ia ingin memastikan siapa yang datang. Seperti dugaannya anggota The Five seperti biasa selalu suka membunyikan klakson kalau ke rumah Galaxy.
"Woii bro belum siap-siap nih?"teriak Arka saat melihat Galaxy masih santai bersama anjingnya.
"Aku ikut kalian ya!" sahut Galaxy.
"Wokee siap tapi janji harus menang hari ini!' Balas Ryan sambil tertawa.
Galaxy hanya menunjuk kan jempol tangannya.Lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil perlengkapannya.
Hari ini Galaxy ikut turnamen bela diri yang diselenggarakan dalam rangka memperingati anniversary berdirinya Dojo tempat ia biasa berlatih.
Dua bulan ini Galaxy berlatih keras bersama sang papa. Papa Galaxy juga seorang Sensei di Dojo yang sama jadi Galaxy beruntung bisa berlatih lebih sering bersama sang Sensei.
"Yuk guys !" Gala berpamitan pada Grey terlebih dahulu Kemudian berangkatlah mereka menuju tempat turnamen.
Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di tempat turnamen diselenggarakan .Parkiran mobil pun penuh hingga keluar area.
Suasana di tempat turnamen begitu rame dan riuh."Aku daftar ulang dulu ya." pamit Galaxy.
__ADS_1
"Okay Good luck Gala!'
"Yes Gala kamu pasti bisa?'" Para anggota The Five memberi semangat.
Gala menoleh ke belakang lalu memberi tanda oke pada sahabat-sahabatnya itu
Tidak lama kemudian kedua orang tua Galaxy datang untuk melihat anaknya bertanding.
"Om ...Tante!"panggil Arya sambil menunjukan tempat kosong yang memang mereka pesan untuk kedua orang tua Galaxy.
"Terima kasih Arya.Om gak nyangka peminat turnamen ini begitu banyak hingga membludak seperti ini." sambil menepuk bahu Arya.
"Berarti ide om untuk menyelenggarakan turnamen ini sangat tepat." celetuk Rio.
"Amin! Sepertinya mereka semua memang rindu dengan adanya turnamen ini. Karena sudah lama tidak ada even seperti ini." sahut papa Galaxy.
"Itu om... Galaxy ! Gila keren banget sayang belum laku-laku!" seru Ryan.
Semua spontan melihat Ryan dengan pandangan tajam.
Dengan tanpa bersalah nya ia pun membalas tatapan mereka semua dengan tatapan polos" Kan memang iya semua sudah punya pacar dia sendiri yang belum padahal keren.Galaxy pemilih sih!' sambung Ryan.
Kedua orang tua Galaxy hanya tersenyum. Mereka tahu betul anak mereka memang bukan tipe anak cowok yang suka Gonta ganti cewek dan gampang sekali pacaran sana sini.
"Lihat saja nanti yang terakhir pacaran pasti dapat yang terbaik tercantik dan terhebat " sahut papa Galaxy membela anaknya.
Yang disambut dengan gelak tawa semuanya." Amin! Jadi penasaran siapa dan bagaimana cewek Galaxy ." ucap Arka.
Dan akhirnya pertandingan dimulai. Satu persatu perserta mulai bertanding. Termasuk juga Galaxy.semua mata memandang serius ke depan.
"Awas Gala sebelah kiri ! Tunduk !"
"Yes ! Gala... good job !
"Yeahhh Gala! Gala! " seru The Five saat Galaxy menang di pertandingan babak pertama.
"Gala hebat om!" celetuk Rio.
"Bagaimana Gala gak hebat kalau kalian lihat latihan Gala dengan papanya lebih menyeramkan jadi kalau yang tadi sih belum ada apa-apanya." celetuk mama Gala sambil menyenggol suaminya.
Anggota The Five hanya mengangguk-angguk pelan.Mereka sering melihat setiap selesai Galaxy latihan bersama papanya bisa sangat dipastikan besok saat ke sekolah wajah Galaxy pasti ada bekas pukulan, Memar dimana-mana.Entah bibir robek sedikit, pelipis biru dan masih banyak lagi.
Galaxy pernah cerita bila dia latihan dengan papanya harus selalu fokus dan serius bila tidak habislah dia.
Akhirnya babak final dimulai antara Galaxy dengan peserta dari Dojo lain.
Pertandingan dari awal sudah terlihat sedikit alot baik Galaxy dan lawan mempunyai ketrampilan bela diri yang cukup dan setara.
Mereka saling menendang, berguling dan mengunci tapi belum menunjukkan salah satu lebih unggul dari lawan.
Pertandingan benar-benar berjalan sangat sengit semua yang menonton terdiam kagum dengan ketrampilan mereka untuk saling bertahan dan menyerang.
__ADS_1
Waktu pertandingan tinggal sedikit lagi habis.Semua orang sudah mulai gusar akankah pertandingan ini akan berakhir seri?
Semua menanti dengan penuh ketegangan akan akhir pertandingan ini.
Disaat detik-detik terakhir waktu pertandingan hampir berakhir.Pukulan Galaxy tepat mengenai bahu lawan dan sempat membuat lawan terhuyung beberapa saat.
Mengetahui keadaan lawan telah kelelahan Galaxy tidak melewatkan kesempatan terakhir nya ini.Drngan mata elangnya ia mengamati dan mencari titik lemah lawan dan .....
Dengan sekali tendangan berputar dan tepat sasaran yang dituju. Galaxy berhasil menjatuhkan lawan dengan telak.
Sorak sorai pun terdengar riuh memenuhi seluruh gedung.
"Yes! That my son my Galaxy!' teriak papa Galaxy berdiri dan bersorak lalu kedua orangtua Galaxy pun berpelukan dengan hati penuh syukur dan bahagia.
Begitu juga dengan The five merekapun tak kalah bersorak gembira akhirnya sahabat sekaligus ketua The Five menjadi pemenang dalam turnamen yang sangat bergengsi yang diikuti perwakilan dari seluruh Dojo yang ada di kota mereka.
..................................................
Keesokan harinya di sekolah .
The five mengumpulkan setiap siswa dan siswi yang datang,di halaman sekolah sebelum mereka masuk ke kelas masing-masing.Tidak ketinggalan juga Sasha pun ikut berkumpul di halaman.
"Ada apa sih?' tanya Sasha pada salah satu teman sekelasnya.
"Entahlah... The five sepertinya ingin memberi pengumuman. Semoga saja bukan peraturan yang memberatkan kita." jawab cemas teman Sasha.
Dan beberapa teman pun mendukung harapan Icha teman sekelas Sasha "Bisa susah kita kalau sampai The Five membuat peraturan baru karena pastinya akan memberatkan kita dan menguntungkan mereka." gerutu yang lain.
Sebagai siswi baru di sekolah yang katanya termahal dan berkelas ini. Sasha hanya menyimak dan manggut-manggut.
"Hallo ..hallo...Kalian semua sengaja kami kumpulkan disini untuk memberikan selamat pada ketua The Five... Galaxy... yang baru saja memenangkan pertandingan bela diri se-kotamadya sebagai juara umum." Semua bedecak kagum. Dan bertepuk tangan untuk Galaxy.
Sasha bingung betapa besar pengaruh The Five pada siswa siswi di sekolah ini. "Apa pentingnya sih, buat apa juga juara. Tetapi hanya dijadikan bahan pamer, sok sok an hebat. Tapi kehebatannya itu hanya digunakan untuk membully murid yang lebih lemah darinya.Cuih!" batin Sasha mencibir.
Disaat semua murid memberi ucapan selamat dan berjabat tangan dengan Galaxy satu persatu.Sudut mata elang Galaxy menangkap ada satu sosok siswi yang melangkah pergi begitu saja tanpa menengoknya apalagi memberinya ucapan selamat.
Mata Galaxy tertuju pada gadis itu ia mengamati lebih lanjut." Hmm bukanya gadis itu ...Sasha??" batin Galaxy gusar.
Bel sekolahpun berbunyi.Semua murid yang sudah memberi ucapan selamat pada Galaxy pun langsung menuju kelasnya masing-masing
"Heii Gala ! Sadar! Kamu ngelamun ya?" teriak Arka saat Gala masih saja menyodorkan tangannya disaat semua murid sudah memberinya selamat.
Galaxy pun tersadar bahwa sudah tidak ada siapa-siapa lagi dihadapannya.
"Sialan dia tidak memberi ku selamat berani sekali dia " Ego Galaxy terluka. Baru kali ini ada yang tidak peduli dengan prestasi The Five khususnya dirinya.
"Awas kalau kita ketemu lagi" tangannya terkepal erat menahan kemarahan.
"Gala,! yuk kita masuk kelas! Bel sudah bunyi!" ajak Ryan.
Dengan sedikit enggan Galaxy pun mengikuti langkah anggota The five lainnya menuju ke kelas mereka masing-masing. Dengan tatapan mata masih tetap ke arah terakhir hilangnya Sasha dari pandangannya.
__ADS_1
...............................................