
Setelah Andromeda dan pasangan meminta ijin nenek Sasha untuk mengangkat cucunya sebagai anaknya.
Mereka pun akhirnya mengajak Sasha makan malam bersama, sekaligus pulang ke rumah mereka malam ini.
Nantinya setelah pulang dari Rumah Sakit, nenek berserta Sasha tinggal di rumah Andromeda .
Sesampainya mereka di sebuah restoran mewah. Mereka langsung memesan beberapa menu makanan dan minuman sekaligus memesan makanan favorit anak tunggal mereka yang sebentar lagi status anak tunggal itu akan berubah menjadi seorang kakak karena Sasha akan menjadi adiknya.
"Nah itu dia sudah datang"
"Sha kenalkan ini anak tunggal kami."
Sasha pun segera berdiri dan menoleh ke arah yang ditunjuk papa angkatnya itu.
Mengetahui siapa yang berdiri di hadapannya, mata Sasha terbelalak terkejut.
"Kamu??" ucap mereka kompak dan terkejut.
"Dia kan???" batin Sasha tak mampu meneruskan apa yang ada dipikirannya.
"Gadis pemanjat tembok??Ngapain ia disini bersama mama papa?" batin Saga penasaran tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
__ADS_1
"Lho kalian sudah saling kenal?" tanya mama.
"Kalian sudah kenal ya?" kembali ayah mencoba meyakinkan yang sebenarnya.
"Kenal secara pribadi sih tidak om eh maaf pa. Tapi siapa yang tidak kenal The five, dia kan ketuanyai." jawab sinis Sasha.
Mendengar Sasha menyebut kata pa kepada papa nya, Galaxy menatap tajam ke arah Sasha dan kedua orangtuanya.
"Kamu juga sekolah di Putra Bangsa Sha?"
"Dia siswi penerima beasiswa di sekolah." jelas Galaxy sambil melirik Sasha dingin.
"Tadinya kami ingin memindahkan sekolahmu ke Putra Bangsa ternyata kamu sudah berada disekolah yang tepat." senyum bangga ayah angkat Sasha.
Galaxy memandang aneh pada kedua orang tua nya. "Sebentar ma..pa ...ada apa ini? Kenapa dia ada disini bersama kita dan kalau Gala tidak salah dengar dia memanggil papa dengan sebutan papa?' tanya Galaxy penasaran.
Kedua orangtua Galaxy menarik napas sebentar lalu menghembuskannya.
"Ayoo kalian duduk dulu.Papa mama mau jelaskan sesuatu yang penting ke kamu Gala.' papa menarik kursi untuk Gala dan Sasha.
Sebetulnya Galaxy sudah merasa tidak nyaman bagaimana kata anggota The five yang lain kalau sampai mereka tahu gadis pemanjat tembok ini makan satu meja dengannya dan kedua orang tuanya.
__ADS_1
Tiba-tiba Galaxy menutup wajahnya. Dalam pikirannya terlintas bagaimana kalau ada murid dari sekolah Putra Bangsa yang melihat pasti akan disebarkan ke seluruh sekolah."Ampunn dah.Semoga tidak,!' gumam dalam hati Galaxy.
"Kalau kalian sudah satu sekolah jadi lebih enak kedepannya."
"Maksud papa?"Galaxy menatap serius kedua orang tuanya.
"Gala kamu masih ingat papa pernah bilang akan memberimu adik?"
Wajah Gala berubah tegang. Gala memperbaiki duduknya lalu menatap kedua orang tuanya intens.
"Nah mulai hari ini Sasha adalah adik kamu! Besok papa akan rubah status siswi penerima beasiswanya
menjadi siswi umum. Kan aneh anak ketua yayasan kok ikut beasiswa." kedua orang tua Galaxy tersenyum penuh arti.
Untuk beberapa saat otak Galaxy bagaikan konslet sesaat tidak mampu berpikir.
Begitu juga Sasha sejak mengetahui bahwa Galaxy akan menjadi kakaknya, jantungnya berdetak lebih kencang.
Tidak pernah terbayangkan sedikitpun bahwa ketua The five akan menjadi kakak angkatnya.
....................................................
__ADS_1