
Langit mulai gelap jam di dinding telah menunjukan pukul setengah tujuh.
Sasha terlihat menuruni tangga setelah selesai dengan rutinitas mandi sore nya.Dengan memakai kaos putih dan celana trainee berwarna biru gelap.Penampilan Sasha terlihat mempesona dengan rambut ikalnya yang tergerai tertiup angin.
"Selamat malam ma ...pa!" sapa Sasha menuju ruang makan.
"Haii Sha ..wahh sudah segar nih." papa menurunkan kacamatanya menyapa Sasha.
"Duh anak mama cantik sekali.Ayo nak duduk, kita makan"
"Oh ya Sha, mungkin besok nenek sudah bisa keluar dari Rumah Sakit hasil laboratorium sudah menunjukkan semua baik." senyum papa angkat Sasha.
"Benar pa? Terima kasih banyak ya pa."
Papa pun mengangguk sambil tersenyum.
"Gala mana? Belum turun nih?" sambil melihat ke arah kamar jagoannya itu.
Sasha kembali menelan salivanya."Apa iya aku harus nyamperin dia lagi untuk memberitahunya kalau sudah ditunggu mama papa di ruang makan." pikir Sasha.
"Sha...kamu sudah sampaikan kan pesan papa tadi sore?" Papa menatap Sasha mencari jawaban.
"Duh sialan dasar cowok gila! Gara-gara dia nih aku bakal dapat Omelan papa." gerutu Sasha.
"Biar saya saja Tuan, yang memanggil Tuan muda."
Sasha menghembuskan napas lega mendengar Bi Mirna menawarkan diri untuk memanggil Galaxy.
__ADS_1
"Silakan bi. Suruh cepat turun ya, keburu dingin ntar makanannya." timpal mama Galaxy
"Baik nyonya." Lalu bibi segera menuju ke lantai atas untuk memanggil Galaxy.
"Besok pulang sekolah mama jemput ya kita langsung ke Rumah Sakit menjemput nenek." ucap mama sambil mengambilkan nasi untuk suaminya dan Sasha.
"Nah itu dia jagoan papa" seru mama sambil melihat ke arah tangga.
Papa dan Sasha serentak melihat ke arah Galaxy yang sedang menuruni tangga.
Dengan balutan kaos berwarna putih ketat dan celana pendek jeans biru.Tubuh kekar Galaxy yang sangat proporsional tampak jelas tergambar.
"Ahhh andai saja ia bukan ketua The five.Dan tidak sedingin dan sesadis itu.." lamun Sasha saat menyadari pesona Galaxy yang luar biasa.
"Sini sayang duduk dekat mama dan Sasha" ajak mama. sambil menunjukkan keakraban dan kebahagiaan yang ia rasakan. pada kedua anaknya.
Dan ada sesuatu yang entah apa itu yang membuat Galaxy terpesona sesaat dengan penampilan Sasha malam ini.
Lalu Galaxy pun duduk di tempat yang tadi mama tunjukan."Maap ma..pa... Gala terlambat turun. Barusan teman-teman Gala telepon mau ngajak ngumpul ke markas."
"Wah bagus itu sekalian ajal dan kenalkan Sasha pada kelompok di sekolahmu.Kenalkan pada mereka Sasha sekarang adalah adikmu. Agar mereka tidak melukai Sasha " ucap papanya.
Ucapan papa membuat Galaxy tersedak mendadak. "Minum dulu Gala.Pelan-pelan saja nak kalau makan, biar gak tersedak." Sambil mama menyodorkan segelas air minum untuk putra kesayangannya.
Dalam hati Sasha tertawa melihat Galaxy tersedak. Sasha tahu persis apa yang membuat kakaknya itu tersedak.Samar terlihat senyum kemenangan "Rasain lu?" umpat Sasha dalam hati
Entah bagaimana ceritanya tanpa sengaja mata Galaxy kembali bertemu dengan mata Sasha yang langsung disambut dengan juluran cepat lidah Sasha pada Galaxy.
__ADS_1
"Sialan nih cewek! Nantangin terus. Lihat saja nanti." umpat Galaxy.
" Permisi tuan di depan ada teman -teman tuan Galaxy." tiba-tiba bi Mirna masuk dan menyampaikan bahwa Galaxy sedang ditunggu oleh Teman temannya di luar.
Sontak mata Galaxy terbelalak.Wajah nya langsung berubah pucat pada saat mengetahui teman-temannya sudah datang dan sedang menunggunya diluar
"Mampus aku!" Galaxy langsung menyeret adik nya menjauh dari ruang makan.
"Suruh masuk bi, biarkan mereka ikut makan bersama kita.!" ajak papa pada semua anggota The five..
...........................
Bagaimana nih kelanjutannya tunggu ya ...
Sambil menunggu silakan like , vote ,serta jadikan fav agar kalian tidak ketinggalan update
Sambil menunggu aku kenalin nih rekomendasi karya teman literasi aku
Marriage With(Out) Love
Author: MinNami
Elnara wanita cantik yang begitu pandai hingga dikagumi oleh banyak orang terutama kaum Adam. Sayangnya, kecantikan dan kepintaran Elnara tidak bisa menaklukan hati Zayan. Segala cara Elnara lakukan demi bisa menikah dengan Zayan, termasuk menggunakan kekuasaan keluarganya agar Zayan mau menikah dengannya.
Mampukan Elnara menaklukan hati Zayan? Atau justru Elnara memilih menyerah dan membebaskan Zayan dari belenggu pernikahan tanpa cinta?
__ADS_1