
Untuk sesaat Sasha dan Gala menikmati dan melepaskan indahnya perasaan cinta yang mereka pendam selama ini.
Guk .... guk....
Grey ternyata ingin ikut disayang juga melihat kedua tuannya berciuman mesra.
Dengan malu-malu mereka akhirnya kembali berpijak di bumi.
Galaxy menatap lekat wajah Sasha yang saat ini menunduk malu dan wajahnya merona merah.
"Sha entah sejak kapan aku sendiri gak tahu tapi yang jelas kalau aku gak ketemu kamu hati aku gusar. Kini aku tahu perasaan apa yang sedang bergejolak di hatiku. Sha aku mencintaimu" ungkap Galaxy akan perasaannya.
"Maukah kamu jadi pacar aku? Dan aku berjanji akan menyampaikan niat baik aku ini ke mama dan papa untuk meminta restunya. " sambung Galaxy memegang kedua pundak Sasha.
Sasha hanya bisa terdiam dan menunduk malu.
Galaxy meraih dagu Sasha dan mendongakkan ke atas."Maukah kamu jadi belahan jiwa aku?"kembali Galaxy bertanya dan menatap lekat kedua mata Sasha mencari jawaban.
Galaxy percaya bahwa mata adalah cerminan dari perasaan hati.
"Sha....." ucap lirih Galaxy .
Tanpa menunggu lebih lama lagi Sasha menganggukan kepalanya tanda ia pun membalas Cinta Galaxy.
"Yes!""
"Terima kasih Sha ..aku berjanji tidak akan mengecewakan kamu " Galaxy memeluk hangat Sasha.
__ADS_1
Grey pun ikut gembira melihat kedua tuannya terlihat bahagia. Ia berputar-putar melewati sela-sela kaki Shasa dan Galaxy. Mereka pun kompak memeluk dan mencium Grey sebagai ungkapan rasa bahagia mereka.
...............................
Di markas besar The Five
"Pagii guys...!" sapa Galaxy sambil tersenyum lebar.
"Hmm ada apa ini? " tatap Rio curiga ke arah Galaxy.
"Tumben pagi-pagi sudah muncul di markas. Ngumpulin kita lagi." celetuk Arya.
Galaxy tersenyum lebar lalu menepuk pundak Arya dan Rio."Aku butuh bantuan kalian guys." bisik Galaxy serius.
Keempat anggota The Five memandang heran dan curiga pada sang ketua.
"Pasti ada keperluan mendadak. Apa mungkin ia punya target untuk kita kerjain lagi? Tapi sepertinya kok bukan."pikir Arka.
"Begini guys!" Galaxy merangkul teman-temannya membentuk lingkaran lalu membisikkan sesuatu.
"Apa?Kamu serius?" Arya terkejut dengan kabar yang disampaikan Galaxy.
Semua mata menatap Galaxy mencari keseriusan di matanya.
Dan Galaxy pun mengangguk yakin.
"Aku serius guys. Untuk itulah aku mohon bantuannya.Please" Galaxy menatap penuh harap.
__ADS_1
"Baiklah kalau kamu sudah memikirkannya dengan matang. Kami akan mendukung dan membantumu." sahut Rio sambil meminta persetujuan teman-teman lainnya.
"Okay siap kami akan membantumu!"sahut kompak yang lain.
Galaxy tersenyum bahagia dan terharu."Terima kasih guys. Kalian memang sahabat yang luar biasa ." kemudian Galaxy menyusun rencana bersama keempat sahabatnya untuk menyelenggarakan pesta pertunangan dirinya dan Sasha .
..................................
Di sore hari disaat Sasha berpamitan untuk menjenguk neneknya. Kesempatan ini dipergunakan Galaxy menghadap kedua orang tuanya untuk mengutarakan niat baik dirinya pada Sasha.
Papa dan mama sedikit curiga dengan sikap manis Galaxy.
Di depan taman rumahnya telah siap satu meja kecil dan dua kursi.Di meja tersebut tersedia dua cangkir teh dan dua piring kecil berisi kue-kue kesukaan kedua orang tuanya.
"Ada apa ini Gala?" tanya mama curiga ketika Gala menggiringnya untuk duduk di kursi taman.
Papa hanya melihat sekilas apa yang telah dipersiapkan oleh anaknya tersebut lalu berganti menatap Gala serius.
"Bisa dijelaskan pada papa ada apa ini?" papa menaikkan kedua alisnya sambil menatap Galaxy.
"Pa...Ma...Gala ingin bertunangan dengan Sasha. Gala baru menyadari kalau Gala mencintai Sasha dan ingin menjadikan Sasha patner hidup Gala selamanya.Nanti setelah Gala lulus kuliah Gala akan menjadikan Sasha permaisuri dan ratu Galaxy.Papa Mama setuju kan?"
Mama terkejut dengan permintaan Galaxy ia hanya bisa menutup mulutnya dengan kedua tangannya.
Papa mengeryitkan keningnya dan menatap lekat Galaxy mencari keseriusan dari apa yang diucapkan anaknya itu.
.......................................
__ADS_1