
"Hai" sapa Galaxy saat tersadar dari lamunannya.
"Haii" jawab singkat Sasha sambil menunduk tersipu. Sejak ia bertemu si sadis, Sasha belum pernah sekalipun mendapatkan tatapan penuh arti hingga menebus hati dan Jiwa raganya.
"Guk ...guk .." Grey seolah menjelaskan eksistensi dirinya disitu.
Grey kembali menggigit tali sepatu Gala dan Sasha untuk mengajak kedua tuannya bermain.
"Grey stop,! okay okay kita main lempar tangkap lagi ." ajak Galaxy.
"Guk..guk ." sahut Grey kini berganti mengigit tali sepatu Sasha hingga lepas terurai dan menariknya.
"Greyy.. ada apa? Jangan dong... lepaskan tali sepatu aku, tuh diajak main lempar tangkap dengan kak Gala" tunjuk Sasha
Galaxy yang melihatnya dan paham maksud anjing kesayangannya itu lalu berkata pada Sasha "Grey ingin bermain dengan mu juga!"
Sasha memandang ke arah Galaxy dan Grey.
"Guk!" sahut Grey sambil menaikkan kedua kakinya lalu berlari memutari Sasha.
"Oh begitu... come on Grey kejar aku!" lalu Sasha pun berlari dan Grey pun mengikutinya.
"Kak Gala lempar bolanya!" teriak Sasha.
Galaxy sempat tertegun beberapa saat. Kemudian melihat Sasha memberinya kode untuk melemparkan bola ke arah mereka. maka Galaxy pun melemparkan bola nya ke arah Sasha dan Grey.
Mereka berdua berebut bola yang melambung ke udara akibat lemparan kuat Galaxy.
__ADS_1
Dengan gigihnya Grey meloncat tinggi berusaha menangkap bola yang dilempar oleh Galaxy.
Begitu juga Sasha ia pun tidak mau kalah dengan Grey. Hampir saja Sasha berhasil menangkap bola tetapi kaki kiri depan Grey merebut bola tersebut dengan berusaha membuat jatuh bola tersebut lalu dengan gesitnya Grey mengejar bola yang sudah menggelinding di tanah lalu ia tangkap dengan cara menggigitnya dan memberikannya kembali pada Galaxy.
Galaxy benar-benar terkesiap dengan kegigihan Grey dan Sasha. Tanpa sadar Galaxy memberi tepuk tangan semangat."Gila kalian berdua hebat! Good job Grey!" ucap Galaxy saat Grey membawakan bola yang berhasil ia tangkap tadi kepada dirinya.
Galaxy lalu membelai lembut kepala Grey.
"Bagaimana... kalian masih mau main lempar tangkap lagi?" tawar Galaxy.
"Mau dong! Ayo Grey!"
"Guk!" Grey pun tidak kalah semangat dengan Sasha.
Merekapun bermain dengan gembiranya terkadang Sasha dan Galaxy bertukar peran Sasha yang melempar bola, sedangkan Galaxy dan Grey yang berusaha menangkap bolanya.
Setelah kelelahan bermain mereka pun memutuskan untuk beristirahat sebentar sebelum pulang untuk persiapan makan malam.
"Wow indah sekali!" seru Sasha saat melihat awan di langit merayap saling menyusul satu sama yang lain.
Galaxy tersenyum tipis dalam hatinya ia mengakui keindahan alam di sore hari ini.
"Sha ...kamu haus gak?"
Pertanyaan lembut yang keluar dari bibir Galaxy dengan tiba-tiba itu, cukup membuat Sasha terkejut.
Tetapi karena Sasha selama ini mengenal Galaxy sebagai sosok yang menyebalkan dan tidak mungkin baik kepada orang lain ia tidak mau salah paham dulu.
__ADS_1
"Sebentar lagi kan kita pulang." jawab singkat Sasha.
"Aku belikan es kelapa muda ya? Kamu tunggu disini dulu." pesan Galaxy.
"Yuk Grey temani aku!" Grey pun ikut berlari mengikuti tuannya
Belum sempat Sasha menjawab, ia dibuat bengong oleh perilaku Galaxy yang hari ini entah kenapa begitu manis.
"Seandainya saja Galaxy seperti ini terus.Tidak lagi songong." pikir Sasha.
Tiba-tiba ada perasaan hangat dan bahagia di hati Sasha diperlakukan manis seperti ini oleh Galaxy.
Tetapi pikiran sadarnya langsung mencoba menyadarkan dirinya untuk tidak berharap berlebihan akan perubahan seorang Galaxy.
...........................................
Sambil nunggu update aku punya rekomendasi karya teman literasi aku
Belenggu Pernikahan Semu
Author: teh ijo
~Pernikahan tanpa cinta, tak selamanya berakhir dengan bahagia~
Zahra terpaksa harus menikah dengan Alzam, pria asing pilihan ibunya. Pernikahan tanpa cinta membuat Zahra harus menerima perihnya kenyataan. Terlebih saat dia mengetahui jika Alzam telah memiliki seorang tunangan.
Selama pernikahan Alzam tak pernah sedikitpun menganggap Zahra sebagai seorang istri meskipun mereka berada dalam satu ranjang yang sama. Bahkan Zahra harus berlapang dada ketika Alzam memutuskan untuk menikahi Aira. Mampukah Zahra mempertahankan rumah tangganya?
__ADS_1
Happy Reading