SaGa Antara Cinta Dan Ego

SaGa Antara Cinta Dan Ego
Terkejut


__ADS_3

Malam ini Galaxy bisa tersenyum dengan lega semua kekhawatirannya tentang kehadiran Sasha diantara The five dan hidupnya kini sudah tidak lagi perlu ditakutkan.Dan tidak harus kucing-kucingan lagi dengan teman-temannya.


Semua teman-temannya serta seluruh siswa siswi sekolahnya sudah mengetahuinya. Semua tak perlu lagi takut jadi bahan pembicaraan seluruh sekolah.


Galaxy menyadari ternyata mentalnya tidak sekuat mental teman-temannya yang dulu The Five bully .Bahkan tidak sekuat Sasha.


Mengingat Sasha, menimbulkan perasaan yang aneh yang baru kali ini Galaxy rasakan.Hatinya tiba-tiba berdetak tak berirama.


Ada apa ini ? Kenapa ini?.batin Galaxy bertanya-tanya.


Galaxy mencoba merebahkan tubuhnya dan menutup matanya. Ia mencoba untuk tidur.


Tetapi detik berikutnya ia kembali duduk dan melihat sekeliling kamarnya.


Gila! Apa-apaan ini kenapa wajah Sasha terus ada di isi kepala aku?gerutu Galaxy dalam hati.


Galaxy mencoba memukul-mukul kepalanya. Menghilangkan sesaat bayangan Sasha di kepalanya.


Lalu ia kembali mencoba tidur.


..............☺️☺️☺️..........


Balik ke kanan balik ke kiri. Tak luput bantal pun ditutup kan ke kepalanya. Lalu dibuka lagi ditutup lagi. Entah kenapa Sasha tidak bisa memejamkan matanya.Kenangan tadi siang saat Galaxy menggenggam tangannya bahkan memeluk dirinya dihadapan semua teman-temannya memberikan suatu perasaan aneh tersendiri yang ia rasakan.

__ADS_1


Perlakuan manis Galaxy dan tatapan lembut itu benar-benar membuat hati Sasha bergetar.


Ia masih ingat saat pertama kali memasuki gerbang sekolah sebagai siswi penerima beasiswa . Galaxy lah mahkluk pertama kali yang ia jumpai turun dari mobilnya. Saat itu tubuhnya terasa membeku ketika melihat ketampanan Galaxy.


Sosok cool dengan tatapan tajam yang mampu menembus jantungnya benar-benar telah membuatnya lumpuh dan lupa rasanya berpijak di tanah.


"Gila! Apa benar yang kulihat ini. Sosok cowok tertampan yang pernah aku lihat!" kagum Sasha sambil menggosok gosok matanya.


Tetapi semua kesan itu langsung sirna saat Sasha mengetahui bahwa Galaxy terlibat perudungan di sekolahnya bahkan ia ketua kelompok tak berguna itu. Yang hanya mendompleng nama besar orang tua mereka saja .Anggota The Five semuanya terdiri dari anak pengurus yayasan sekolah mereka.Bahkan Orang tua Galaxy adalah ketua Yayasan.


Tetapi benar kata orang. Tak kenal maka tak sayang.Sasha tersenyum sendiri saat melihat sisi lain Galaxy di luar sekolah.


Ternyata Galaxy sangat-sangat berbeda di luar The Five .Ia sebenarnya mempunyai hati yang lembut.


Berkali-kali Sasha berusaha tidur dan mencoba memejamkan matanya tetapi selalu saja gagal.


Sasha meraih gelas di meja samping tempat tidurnya kerongkongan nya terasa kering. Tetapi gelas itu ternyata kosong."Hmm haus banget nih" gumam Sasha.


Perlahan Sasha bangun dari tempat tidurnya. Takut neneknya terbangun karena dirinya.Lalu Sasha pun keluar kamar dan menuju dapur untuk mengambil air putih.


Sesaat Sasha melempar pandangannya ke seluruh ruangan yang begitu megah di hadapannya."Rumah ini besar sekali kalau penerangannya redup seperti saat ini, sedikit menyeramkan " batin Sasha.


Sasha memberanikan diri untuk melangkah dan menuruni tangga menuju dapur .

__ADS_1


Tinggal beberapa langkah lagi sudah mencapai dapur. Mendadak Sasha menghentikan langkahnya. Memastikan suara berisik samar yang ia dengar. Ada suara samar di dapur seperti bunyi sendok dan piring beradu.


"Suara itu....apa mungkin tengah malam begini bi Mirna masih di dapur? Tapi kenapa lampu dapur hanya menyala satu kalau itu memang bi Mirna. Jangan-jangan ada pencuri yang masuk rumah nih " gumam Sasha sedikit ketakutan.


Sasha mengumpulkan keberaniannya. Perlahan mengambil sapu di dekat pintu. Ia berniat untuk memergoki sang pencuri dan menghajarnya bila tertangkap.


Dengan mengendap-ngendap Sasha memasuki dapur. Tangan yang satu memegang tongkat sapu, sedangkan tangan yang satunya lagi mencoba menyalakan lampu dapur.


Brakkkk


Pintu dapur di buka kasar dengan pundaknya dan lampu pun menyala terang.


"Hayooo.... pencuri! Kutangkap kau!!" teriak Sasha mengayunkan tongkatnya membabi buta sambil menutup matanya agar tidak takut melihat wujud pencurinya.


"Hei...Heii...apa apaan ini! " sambil berusaha menghindari ayunan tongkat membabi buta yang di arahkan ke sembarang arah.


"Hahh suara itu----- bukannya itu suara-----" Sasha pun berhenti mengayunkan tongkat sapunya lalu membuka matanya.


"Kamu???" seru Sasha membelalakan mata.


"Kamu lagi?? Dasar,!!" seru Galaxy.


......................🌹🌹🌹..............

__ADS_1


__ADS_2