
Di tengah-tengah acara makan malam keluarga Galaxy. Tiba-tiba bi Mirna datang dan memberitahu bahwa anggota The Five lainnya sudah menunggu di depan.
Begitu mendengar info tersebut. Wajah Galaxy langsung pucat bagaikan Casper tertelan biji salak. Secepat mungkin Galaxy menarik lengan Sasha untuk menjauhi meja makan.
Galaxy belum siap kalau harus menjelaskan tentang adik angkatnya kepada sahabat sahabatnya itu.
"Please jangan banyak tanya tolong banget kamu balik ke kamar ya please please please aku janji akan menuruti permintaanmu, asal kamu sekarang masuk ke kamar dulu.Nanti kalau papa mama tanya bilang saja mendadak sakit perut.Okay ...please" Galaxy menggengganm tangan Sasha dan menatap penuh iba ke arah Sasha.
Sasha yang masih kaget dengan perubahan Galaxy yang tadinya memandangnya dingin kini berubah memelas.Oleh karena itu Sasha berusaha hendak mengintip kembali ke arah ruang makan untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi tetapi lengannya langsung dengan cepat ditarik oleh Galaxy kembali "Jangan! please!"
"Okay ...okay ... dengarkan aku! kamu sayang Grey juga kan?"tanya Galaxy.
Sasha mengangguk cepat.Tanpa tahu maksud dari pertanyaan Galaxy padanya."Iya"
"Mulai saat ini selain aku, kamu juga pemilik resmi Grey. Ntar aku bikinin liontin baru untuk Grey yang bertuliskan namamu juga.Kamu pun boleh bermain dengannya kapan saja. Bagaimana deal? Tapi sekarang kamu harus masuk ke kamar dulu dan kalau ditanya siapa saja bilang lagi sakit perut. Okay?" pesan Galaxy
"Benar nih aku juga pemilik Grey dan boleh mengajak Grey bermain kapan saja?" tanya Sasha meyakinkan.
Galaxy langsung mengangguk cepat sambil mendorong Sasha agar secepatnya meninggalkan meja makan dan masuk kamarnya.
Setelah berhasil merayu Sasha untuk ngumpet di kamar saat anggota The Five datang.Galaxy pun kembali ke ruang makan dengan wajah yang tegang yang berusaha ia samarkan melalui senyuman.
"Nah itu dia yang dicari! Gala ..tuh teman-temannya diajak dinner sekalian!" ucap papa Galaxy
"Ayo jangan malu-malu anak-anak! Silakan dimakan." ajak mama Galaxy mempersilahkan teman-teman Galaxy untuk makan bersama.
"Mana adik kamu?" tanya papa sambil celingukan ke kanan dan ke kiri mencari keberadaan Sasha.
Galaxy tersedak saat papa menanyakan adiknya.Semua fokus dan pandangan mata saat ini menuju ke arah Galaxy.
__ADS_1
"Kamu gak apa-apa Gala?" tanya Rio.
"Kalau makan jangan terburu-buru Gala! Ayo minum dulu" nasehat mama.
"Iya ma"
"Biasa tuh Tante! Galaxy mah gitu kalau makan gak pernah nengok kanan kiri. Langsung lewat jalan tol!" Kelakar Ryan. Yang langsung disambut suara terkekeh kompak dari teman-teman lainnya.
"Kalian...awas ya!" seru Galaxy geram.
Dan semua tertawa senang menggoda Galaxy.
Makin riuh lah suasananya hingga semua melupakan keberadaan Sasha.
.............................................
"Cucuku....!!" Kemudian Sasha dan nenek berpelukan saling melepas rindu.
"Apa kabar Nek! Sasha kangen?"
"Iya ..nenek juga. Kamu baik-baik saja kan? Nenek berharap kamu bahagia sekarang menjadi anak angkat keluarga nak Andromeda."
Sasha hanya tersenyum bahagia melihat neneknya sudah sehat dan terlihat segar.
"Apa kabar Nek" Sapa mama sambil mencium tangan nenek.
"Alhamdulillah baik nak... terima kasih banyak untuk bantuannya. Nak Andro mana? " tanya nenek sambil pandangannya menyebar ke seluruh ruangan mencari Andromeda.
"Suami saya sedang ada meeting nek, tadi dia pesan untuk langsung membawa nenek ke rumah. Nanti ia baru bisa menemui nenek saat makan malam. Dia juga minta maaf tidak bisa ikut menjemput nenek pulang karena kesibukannya hari ini." jelas mama menyampaikan pesan dari Andromeda.
__ADS_1
Nenek pun mengangguk tanda mengerti. Lalu setelah mereka selesai membereskan semua pakaian nenek Merekapun meninggalkan Rumah Sakit dan menuju rumah keluarga Andromeda.
.............................................
"Haii Gala! Adikmu kelas berapa.?"
"Bukannya kamu anak tunggal kok bisa Sekarang tiba-tiba punya adik sih" Penasaran Arka sambil menyedot es Boba nya.
Mendengar pertanyaan tiba-tiba dari teman-temannya tentang gadis pemanjat tembok itu Galaxy langsung terdiam dan menelan salivanya .Otaknya kemudian berputar dengan cepatnya untuk mengalihkan pembicaraan yang semakin mendesaknya.
..........................................
Ditunggu kelanjutannya ya...
Kalau suka jangan lupa beri like dan komen serta jadikan fav. boleh juga dibagi vote dan hadiah-hadiah lainnya.
Sambil menunggu bab berikutnya,
aku punya rekomendasi nih Judul karya : Secret Wedding ( Jimmy & Alisa )
Author: sendi andriyani
Perjodohan antara dua keluarga yang membuat Jimmy harus menikahi gadis bernama Alisa, teman sekelasnya.
Jimmy pria dingin, cuek, acuh dan datar harus di hadapkan dengan Alisa yang berkepribadian terbalik dengan Jimmy.
Meski awalnya Jimmy sangat menentang perjodohan itu karena dia masih sekolah, tepatnya kelas 3 SMA, namun pada akhirnya dia mulai bisa menerima Alisa sebagai istrinya.
__ADS_1