SaGa Antara Cinta Dan Ego

SaGa Antara Cinta Dan Ego
Kejutan


__ADS_3

Sesampai di rumah Sasha langsung menuju ke kamarnya.


"Hmm akhirnya aku bisa merebahkan tubuhku di kasur yang empuk ini." Setelah tadi mandi di sekolah nya. Kini Sasha merasa sangat letih. Betapa tidak hampir seharian di sekolah ia harus rela dirinya di hukum oleh kelompok yang paling ditakuti di sekolahnya. Hanya karena ia tidak memberi ucapan selamat kepada ketua mereka.


"Kelompok yang aneh! Sejak kapan ada aturan kita dipaksa harus memberi ucapan selamat kepada seseorang." gerutu Sasha sambil menutup pintu kamarnya.


Tiba-tiba pandangannya tertarik pada sesuatu yang telah tertata rapi pada meja kecil di sebelah tempat tidurnya.


Di meja kecil itu telah tertata rapi segelas teh hangat, wedang jahe dan obat flu serta beberapa kue di piring.


"Hmm ini semua memang yang sedang aku butuhkan saat ini. Baru saja terlintas di pikiran aku tapi kok sudah muncul duluan" Sasha heran bagaimana bisa apa yang sedang ia pikirkan langsung tersedia di hadapannya secara nyata.


Sasha mencoba mendekati dan menyentuhnya."Ini beneran segelas teh hangat dan yang satu wedang jahe." gumam Sasha .


Sasha lalu meminum sedikit teh hangat yang sudah tersedia di kamarnya tersebut. Lalu ia teringat di rumah ini semua tersedia pasti karena perintah atau seijin bi Mirna. Karena yang bertanggung jawab penuh atas makanan dan segala sesuatunya di rumah ini ya si bi Mirna tersebut.


"Fix berarti aku harus cari bi Mirna dan tanyakan langsung kepadanya kok bisa semua yang ada di isi kepala ku tadi bisa langsung tersedia nyata di kamar." gumam Sasha.


Setelah meminum tiga sampai lima teguk teh hangat, Sasha pun bergegas keluar kamar dan mencari bi Mirna.


Sasha menuruni tangga sambil mencari-cari keberadaan bi Mirna. Lalu ia pun menuju ke dapur.


"Non Sasha! Ada apa non kok ke dapur? Non butuh apa? Nanti bibi siapkan."

__ADS_1


Sasha pun menoleh ke arah sumber suara."Siang bi! Kebetulan nih Sasha mau tanya."


Bi Mirna mengerutkan keningnya."Iya non... mau tanya apa ya?'


"Bibi kah yang menaruh segelas teh hangat dan lainnya di kamar Sasha?."


"Oh itu...iya non bibi yang naruh di meja sebelah tempat tidur non. Tuan muda yang menyuruh bibi untuk menyiapkan itu semua." jawab Bi Mirna.


"Apaa bi,? Maksud bibi?" Sasha pura-pura tidak mengerti hanya untuk meyakinkan diri dan pendengaran nya saja


"Iya non tuan muda tadi yang menyuruh bibi untuk menyiapkan teh hangat, wedang jahe dan beberapa kue-kue untuk non Sasha." jelas Bi Mirna ',Memangnya non Sasha yang memesannya pada tuan muda?" tanya bi Mirna kepo


"Tidak bi... justru saya bingung kok di meja tiba-tiba sudah tersedia semua yang saya inginkan siang ini.",Sasha tersenyum penuh arti."Baiklah kalau begitu Bi .Oh ya tuan muda ada di kamarnya kah?" sambil menatap ke arah kamar Galaxy yang pintu kamarnya masih terlihat tertutup rapat.


"Tidak non! Tuan muda sedang mengajak Grey jalan-jalan ke Padang rumput tapi lebih tepatnya rumput ilalang." jelas Bi Mina.


"Tuan muda dan Grey kalau sudah bermain disana suka lupa waktu non!" tambah bi Mirna.


"Hmm rumput ilalang?? Apakah rerumputan dekat aliran sungai kecil itu bi?" Sasha mencoba menebak tempat yang dimaksud Bu Mirna.


"Iya betul non! Dekat sungai kecil. Kok non Sasha tahu.?"


Sasha tersenyum" Rumah nenek saya diujung sungai itu bi.Jadi sudah biasa setiap pulang sekolah saya lewat sepanjang sungai itu."

__ADS_1


"Ohh" Bi Mirna terlihat mengangguk angguk kan kepalanya tanda mengerti.


"Pantas Waktu itu Grey terluka di semak-semak dekat aliran sungai .Ternyata memang tempat Grey biasa bermain bersama tuannya disitu." gumam Sasha.


Lalu Sasha memutuskan untuk menyusul Grey dan Galaxy di pinggir sungai tersebut.


"Baiklah bi saya akan menyusul mereka.Saya pergi dulu ya bi!"


"Baik non tapi tolong bilang tuan muda jangan sampai Maghrib ya non pulangnya.Nanti Tuan dan Nyonya cemas." pesan Bi Mirna.


"Siap bi!" Sasha pun langsung berlari menyusul Grey dan Galaxy.


Sasha ingin mengucapkan terima kasih buat teh hangat dan wedang jahenya.


..................................................


Haii terima kasih sudah mengikuti kisah Sasha dan Galaxy. Bila suka jangan lupa like dan jadikan favorite ya..


Ikuti terus kisah mereka...sambil menunggu kelanjutannya nih ada rekomendasi karya Chika Ssi dengan judul Pemandu Hati Pengganti.


Pradha Ratnamaya seorang model ternama terpaksa menggantikan adik kembarnya untuk menikah, karena sang adik meninggal dunia. Sebelum pernikahan berlangsung, Pradha menemui Abipraya (calon suaminya) untuk membuat sebuah kesepakatan.


Keduanya menjalin hubungan tanpa cinta. Satu bulan setelah pernikahan, Abirama (kakak kandung Abipraya) pulang dari luar negeri. Rama adalah cinta pertama Pradha. Seiring berjalannya waktu, cinta yang lama terpendam pun kembali mencuat ke permukaan. Akhirnya, keduanya menjalin hubungan terlarang di belakang Abi.

__ADS_1


Akankah cinta terlarang Pradha dan Rama dapat bersatu? Atau Pradha berubah pikiran dan memilih mempertahankan rumahtangga demi karir?



__ADS_2