SaGa Antara Cinta Dan Ego

SaGa Antara Cinta Dan Ego
Kehebohan Sasha


__ADS_3

Seluruh anggota The Five sudah mantap dengan seluruh rencana jahat mereka.Menghukum seorang siswi karena berani meremehkan Galaxy sang ketua The Five.


"Kita perlu beritahu Galaxy gak nih?'"


"Gak perlu lah dia pasti setuju kok! "


"Iya sih selama ini ia juga gak pernah gak setuju dengan hukuman yang kita berikan kepada target.Sebaliknya kita juga gak pernah gak setuju kalau dia tiba-tiba menghukum siapapun tanpa kita ketahui" jelas Arya .


"Iya sih" Rio berusaha mengingat apa saja yang pernah mereka perbuat untuk menghukum siswa atau siswi yang mereka anggap membangkang peraturan The five.


"Oke lah kalau begitu kita jalankan rencana seperti semula." Ryan akhirnya memutuskan untuk tetap melaksanakan hari penghukuman tanpa meminta ijin Galaxy terlebih dahulu."Toh ini juga demi harga diri Galaxy." pikir Ryan


Malam semakin larut anggota The Five pun telah kembali pulang ke rumah mereka masing-masing.


..................................................


Di salah satu kamar bagian dari rumah megah keluarga Andromeda.


Sasha terlihat bingung di dalam kamarnya yang begitu besar. Kamar yang saat ini Sasha tempati jauh lebih besar dari luas rumah yang selama ini ia dan neneknya tinggal.


"Bagaimana mungkin ruangan sebesar ini hanya aku sendirian. Besok aku akan bilang om Andro agar nenek satu kamar saja denganku. Kamar ini terlalu besar dan sepi untukku." gumam Sasha.


Tiba-tiba ada yang terjatuh dari atas."Apa ini?" Sasha berusaha mengetahui apa kiranya yang baru saja terjatuh dari atas dan mengenai tubuhnya.


"Ahhhhhh" teriak Sasha sekeras-kerasnya.

__ADS_1


Sasha berlompatan kesana kemari sambil berteriak histeris.Wajahnya pucat dan airmatanya mulai mengalir.


Galaxy yang sedang membaca buku favorit nya terkejut sekaligus terganggu oleh teriakan Sasha.


"Itu kan suara gadis itu.Ada apalagi dia kenapa teriak sekeras itu? Dasar udik!"


Galaxy mencoba mengacuhkan teriakan Sasha. Tetapi entahlah hati nuraninya menyuruhnya untuk melihat dan menolongnya jika memang dibutuhkan pertolongan.


"Sial! Kenapa lagi sih dia!Menganggu saja." Galaxy dengan perasaan malas mulai keluar dari kamarnya dan menghampiri kamar Sasha.yang hanya dipisahkan oleh ruang perpustakaan keluarga.


Sesampainya Galaxy di depan pintu kamar Sasha, ia mencoba mengetuk pintu kamar. Tetapi teriakan histeris Sasha dari dalam kamar membuat suara ketukan pintu tenggelam tidak terdengar.


Ada perasaan khawatir saat mendengar lebih jelas lagi suara teriakan histeris Sasha yang bercampur dengan tangisan.


Karena penasaran Galaxy pun akhirnya membuka pintu kamar Sasha. Betapa terkejutnya ia melihat Sasha sudah berlinang air mata dan terus berteriak sambil berlari dan melompat kesana kemari sambil tangannya seperti mengusir sesuatu dari tubuhnya.


"Wow...wow ..calm down! Ada apa?"


Tanpa diduga Galaxy, Sasha tiba-tiba langsung memeluknya erat dan membenamkan wajahnya di dada Galaxy. Sasha menangis sesenggukan. Sesekali tangannya masih berusaha mengusir sesuatu.


Galaxy sempat terkejut mendapatkan pelukan tiba-tiba dan menjadi tempat perlindungan bagi Sasha.


Untuk sesaat ada perasaan hangat menjadi tempat berlindung seseorang dan merasa menjadi orang yang berarti.


Beberapa detik kemudian Galaxy akhirnya sadar apa yang membuat adiknya ketakutan dan menjerit histeris.

__ADS_1


Seekor cicak menempel di bahu Sasha dan terus bertahan disana. "Oh ini rupanya yang membuatnya ketakutan dan berteriak histeris." batin Galaxy sambil mengusir cicak yang bertahan di pundak Sasha.


"Sudah tenanglah. Cicaknya sudah pergi." Galaxy mencoba menenangkan Sasha dengan mengusap punggung dan membelai rambut Sasha.


Betapa terkejutnya Galaxy saat mengetahui tubuh Sasha sampai gemetar karena ketakutan terhadap seekor cicak.


Ia mencoba meyakinkan Sasha kalau si cicak nakal sudah tidak ada lagi di tubuhnya.


Akhirnya Sasha pun perlahan mulai tenang dan mengangkat wajahnya dari dada Galaxy.


Melihat Sasha dengan wajah penuh airnata dan tubuh masih gemetar membuat iba hati Galaxy.


Tetapi bukanlah Galaxy bila dengan begitu mudahnya menunjukkan apa yang ia rasakan kepada orang lain.


"Hapus airmata mu! Cuci muka sana! Terus tidur ! Lihat mata sembabmu sudah jelek bikin makin jelek!" Sasha hanya menunduk sambil berusaha menghapus airmatanya.


"Terima kasih" ucap Sasha dengan suara lirih dan bergetar. Walaupun kata-kata Galaxy terdengar begitu pedas, tapi kenyataannya Galaxy lah yang telah menolongnya lepas dari cengkraman Cicak genit tadi.


"Tidur sana! Jangan teriak-teriak lagi berisik tahu! Menganggu saja" gerutu Galaxy lalu pergi begitu saja meninggalkan Sasha sendirian di kamarnya.


Sasha cepat-cepat mengunci kamarnya. Lalu menghapus air matanya "Aku kira dia beneran baik ternyata tetap saja songong! Dasar cowok aneh!" umpat Sasha.


Setelah memastikan tidak ada lagi cicak di dalam kamarnya. Sasha pun akhirnya tertidur pulas karena kelelahan menangis akibat pobia nya terhadap hewan merayap berkaki empat bernama Cicak


.................................................

__ADS_1


Sambil menunggu part berikutnya yuk aku kenalin karya Lena Laiha dengan karyanya yang berjudul Dendam Cinta.



__ADS_2