
Mendengar Grey bersama Sasha. Tanpa banyak tanya lagi Galaxy langsung berlari menyusul Sasha.
"Tuan Gala!" teriakan Satpam keluarga Galaxy diacuhkan begitu saja oleh Galaxy.
"Hmm bagaimana ini pesan mbak Sasha belum tersampaikan." gumam satpam keluarga Galaxy menatap bingung kepergian tuan muda nya
..........................,......
Galaxy yang mendengar anjing kesayangannya bersama Sasha langsung menyusul ke Padang rumput tempat biasa mereka bermain.
Sesampainya ia di Padang rumput. Galaxy melempar pandangannya ke seluruh luas Padang rumput. Galaxy memperhatikan sedetail mungkin tetapi ia tidak mendapati kedua sosok yang dicarinya.Baik Sasha ataupun Grey.
Galaxy menyibak tiap helai rumput ilalang yang menutupi dan menghalangi pandangannya.
"Grey!! Shaaa kalian dimana?" teriak Galaxy berkeliling lapangan. Detik berganti detik menit berganti menit bahkan jam pun berganti. Tetapi Galaxy tetap saja tidak dapat menemukan Sasha dan Grey.
Raut wajah Galaxy terlihat mulai cemas.Akhirnya ia pun menyusuri tepian sungai berharap bisa menemukan apa yang dicarinya."Atau jangan-jangan Sasha mengajak Grey ke rumah neneknya."sorot mata Galaxy menatap ke depan berusaha menebus rumah nenek dari kejauhan.
Tiba-tiba matanya menangkap sesuatu yang sangat familiar di matanya."Bukannya itu topi yang biasa Sasha gunakan di siang hari?" Sorot mata Galaxy pun berusaha menatap lekat sebuah topi berwarna biru tua yang mengambang di sungai.
Tanpa pikir panjang lagi Galaxy langsung menceburkan diri ke sungai untuk memastikan topi yang terlihat mirip dengan milik Sasha.
__ADS_1
Dengan begitu cepat Galaxy berhasil meraih topi itu dan setelah meneliti nya lebih lanjut wajah Galaxy langsung memerah dengan sorot mata sedih berkaca-kaca.
"Sashaaa!" teriak Galaxy tak terkontrol lalu Galaxy kembali menyelam dan berusaha mencari Sasha di kedalaman sungai. Tetapi yang dicarinya tidak terlihat sedikitpun.
Seluruh tubuh Galaxy terasa lemas dengan pemikirannya yang sudah kemana-mana.
Tiba-tiba sayup-sayup terdengar suara memanggil namanya."Kak Gala! Kak Galaxy!" teriak Sasha bersamaan dengan gonggongan Grey yang juga berusaha mencari majikannya.
Galaxy yang menyelam di sungai, sayup-sayup mendengar suara memanggil namanya. "Itu seperti suara...." Galaxy pun memutuskan untuk naik ke atas permukaan.
Semakin jelas suara yang memanggil namanya."Kak Gala!!"
"Guk!! Guk!!" timpal Grey.
Sasha yang melihat Galaxy menepi dan naik ke permukaan. Langsung berlari menuju Galaxy.
"Kak Galaxy!!" Sasha heran melihat Galaxy berenang dengan masih memakai pakaian lengkap.
Grey pun menggonggong melihat tuannya basah kuyup.
Tiba-tiba Sasha menjadi ketakutan melihat sorot tajam Galaxy penuh amarah.Ia sangat mengenal sorot mata itu sorot mata yang biasa Galaxy munculkan apabila tidak suka dengan tindakan seseorang.
__ADS_1
"Kakak kok berenang dengan baju lengkap? tanya Sasha perlahan dan mundur satu langkah saat Galaxy semakin mendekatnya.
Galaxy semakin mendekat ke arah Sasha dan mengangkat tangannya serta menunjukan pada Sasha apa yang saat ini ia genggam.
Sasha kebingungan dengan reaksi Galaxy dan bagaimana topinya bisa ada di tangan Galaxy.
Topi itu tadi terbang tertiup angin saat Sasha mengajak Grey jalan-jalan putar komplek dan taman.
Sasha sengaja sesekali mengajak Grey jalan-jalan ke tempat yang berbeda tidak monoton di Padang rumput seperti biasanya.
Dan sebelum berangkat jalan-jalan. Sasha sudah memberitahu Satpam rumah kemana ia mengajak Grey jalan-jalan.
Karena Sasha yakin. Bila Galaxy mengetahui anjing kesayangannya tidak ada di tempat pasti mengkonfrontir semua orang yang berada di sekitar menanyakan keberadaan anjingnya tersebut.
Oleh karena itu ia titip pesan bahwa ia mengajak Jalan-jalan Grey puter komplek.
Tetapi tadi sepulang dirinya keliling kompleks bersama Grey Satpam memberitahu bahwa Galaxy mencarinya dan langsung berlari menuju Padang rumput sebelum sempat ia memberitahu bahwa Grey sedang jalan-jalan di taman kompleks bersama Sasha.
Karena itulah Sasha segera menyusul dan mencari Galaxy di Padang rumput dimana biasa mereka bermain. Dan kini dihadapannya telah berdiri Galaxy dengan sorot mata tajam penuh amarah. Baju basah kuyup dan menunjukkan padanya topinya yang hilang terbang tertiup angin tadi.
"Iiiitu kan topi aku? Kok ada di kamu?" tanya polos Sasha sambil pasang tampang tak bersalah.
__ADS_1
Semakin memerah wajah Galaxy menahan amarahnya. Walau ada perasaan lega luar biasa melihat Sasha dalam keadaan baik-baik saja.Jauh dari apa yang terlintas dalam pikirannya tadi yang membuat tubuhnya mejadi lemas.Tetapi hatinya masih kesal dan merasa dipermainkan.
...........................