SaGa Antara Cinta Dan Ego

SaGa Antara Cinta Dan Ego
Penasaran


__ADS_3

Sasha sedikit kaget tapi sekaligus merasa senang. Hari ini sepulang sekolah tiba-tiba Galaxy mengajaknya menemani Grey bermain di pinggir sungai favorit mereka.


Sebuah ajakan yang sungguh diluar kebiasaan. Galaxy adakah sosok yang sangat posesif terhadap anjing kesayangannya itu. Bila Grey terlihat dekat dengan orang lain selain dirinya Galaxy akan mencegahnya. Bagi Galaxy hanya dialah pemilik dan sahabat terdekat Grey tidak boleh ada yang lain.


Bila saat ini kepemilikan Grey ada ditangan mereka berdua, itu pun karena suatu kesepakatan atas kemauan Galaxy sendiri yang terpaksa oleh keadaan.


Tetapi ajakan Galaxy hari ini untuk menemani Grey adalah sebuah ajakan diluar pemikiran siapapun.Seorang Galaxy yang mempunyai ego segede truk tronton mengijinkan dirinya ikut bermain bersama? Hmm ajakan langka yang mungkin tidak akan terulang lagi.


Sasha pun tidak ingin menyia-nyiakan ajakan langka ini. Setelah Sasha berganti baju ia pun menyusul Galaxy ke Padang rumput di tepi sungai.


Sesampainya disana Sasha langsung disambut gembira oleh Grey yang menjemputnya ketika Sasha memanggil namanya.


Galaxy yang tadinya asyik bermain bersama Grey harus rela dan menerima kenyataan bahwa Grey pun menyukai Sasha.


Terbukti saat Sasha memanggil Grey untuk mencari keberadaannya, Grey pun langsung berlari menyambut Sasha dan menggonggong kegirangan dan meninggalkan Galaxy untuk menjemput Sasha.


Bagi Grey, Galaxy dan Sasha adalah penyelamat hidupnya. Hingga Grey sangat menyanyangi mereka berdua.


Galaxy hanya menatap penuh arti kepergian anjing kesayangannya itu yang berniat menjemput Sasha, hingga hilang dari pandangan.


Sesaat pikirannya kosong, dan tiba-tiba di balik rumput ilalang setinggi tubuh manusia itu, munculnya sosok wanita cantik memakai t-shirt putih ketat dipadukan dengan celana jeans biru membuat kulit putih mulusnya terpampang begitu jelas. Ditambah tiupan angin yang membuat rambut ikal panjangnya bergerak indah.


"Bidadari cantik" seru Galaxy tanpa sadar.


Suara gonggongan Grey lah akhirnya yang membuat Galaxy tersadar dari lamunannya.

__ADS_1


Sasha pun sempat terkesima saat mata elang Galaxy menatap tajam dirinya.


Jantungnya terasa sempat terhenti. Tatapan tajam Galaxy membuat candu tersendiri dan mampu membuat lumer hati Sasha.


Seluruh persendian dan otot di tubuhnya terasa lemas.Bila Sasha tidak segera menjaga kesadaran dirinya ia akan jatuh lunglai dihadapan Galaxy si cowok bermata elang berwajah dingin.


......................................


"Fix gadis yang kita culik waktu itu ada hubungannya dengan Galaxy." ucap Arya berapi-api.


Rio, Ryan dan Arka pun menghentikan semua aktivitas mereka saat sahabat mereka Arya tiba-tiba muncul dan mengatakan bahwa Galaxy mempunyai hubungan dengan gadis yang pernah mereka culik.


Semua saling bertukar pandang lalu kembali kompak memandang ke arah Arya.


"Tenang, ambil napas dulu ceritakan dengan jelas. Gadis yang pernah kita culik kan ada beberapa, yang mana dan ada hubungan apa? Pacar Galaxy ?? Kamu mau bilang Galaxy punya pacar yang ia sembunyikan dari kita? Begitu?" Rio mencoba meluruskan agar tidak terjadi kebingungan dan kesalahpahaman.


"Gadis yang mana? Tolong ceritakan yang jelas dan detail" pinta Arka tak sabar.


"Gadis itu....aku tidak sengaja bertemu dirinya di tikungan jalan menuju rumah Galaxy entah kenapa tiba-tiba aku kepo dimana tempat tinggalnya. Aku pikir mungkin berguna nantinya bila dia membuat masalah lagi dengan kita." jelas Arya.


"Lantas diam-diam aku ikuti gadis itu. Sampai akhirnya aku semakin penasaran karena ia memasuki perumahan elit Galaxy. Bayangkan seorang siswi penerima Beasiswa memasuki perumahan elit apa iya temoat tinggal nya disana? Satu komplek dong dengan ketua kita."


"Jadi aku memutuskan untuk terus membuntuti dirinya. Dan kalian tahu ....ia masuk ke rumah Galaxy."


"Jadi kesimpulannya selama ini, ternyata Galaxy kenal dan punya hubungan dengan gadis ini." seru Arya dengan semangat empat limanya

__ADS_1


Semua teman-temannya serius mendengarkan cerita Arya.


"Gadis yang mana? Gadis penerima beasiswa yang mana?" Rio berusaha mengingat gadis penerima beasiswa yang pernah mereka culik siapa saja.


"Jangan kamu bilang gadis yang kemarin kita bully, karena tidak memberi ucapan selamat pada Galaxy." Arka mencoba menebak gadis yang dimaksud Arya.


"Yes! itu" ucap tegas Arya sambil menjentikkan kedua jarinya.


Semua yang ada disitu kompak kembali saling pandang"Gadis itu?"


....................................................


Sambil menunggu kelanjutannya yuk kepoin karya teman literasi aku nih


Penelusuran Gaib Rania


Author: Novi putri ang


Mobil hitam melintas di atas tanah berlumpur, diluar nampak hujan deras yang tak kunjung reda. Dan kilatan guntur terlihat di langit menyambar, dengan gemuruh yang menggelegar.


Malam ini terasa mencekam. Dari kejauhan, bayangan sebuah rumah kuno terlihat di antara pepohonan besar, bersembunyi di balik kegelapan.


"Aah. Perasaan apa ini, kenapa perasaan tidak enak mengganggu pikiranku?" batinku berkata seakan ada sesuatu yang akan terjadi setelah ini.


Ya, benar saja. Kisah mistisku belum berakhir. Meskipun aku telah meninggalkan Desa Nenekku, Desa Rawa Belatung. Aku selalu saja berurusan dengan hal-hal gaib. Penelusuran gaib yang terus membawaku bertemu dengan sosok makhluk tak kasat mata, yang terus mengikuti setiap perjalanan hidupku.

__ADS_1



__ADS_2