
**
"Yee,ily,pokoknya ntar kamu tampil nya harus keren ya,inget ya jangan grogi."semangat Amel ke Prilly yang sedang berdiri resah sambil mengusap usap liontin kalung nya.
"iya,aku akan semangat kok,kamu doain ya,hay Elisa,yuk kita keluar bareng,aku kan akan tampil sama kakak kamu,kamu ga mau ikut nonton kan?."ujar Prilly pada Elisa yang menatap nya kesal.
"Ga perduli,gue bisa sendiri tanpa kalian,huh."umpat Elisa lalu pergi keluar begitu saja.
"ihh,nyebelin banget sih tu anak,rasa nya mau aku remes remes tu muka dia kaya ayam kremes."umpat Amel kesal.
"udah udah,kamu yang sabar,gak usah nambah masalah deh,mending kita keluar yuk,sekalian nemuin kak Ali.
"Lalu mereka pun mulai berjalan.
**
"Hemm,bentar lagi gue tampil dengan orang yang gue sayang,emm,sayang?,kaya nya ga hanya sayang deh,tapi gue cinta,meskipun dia gak tau siapa gue sebenar nya,tapi lihat dia sehat sehat aja gue udah seneng banget kok."gumam Ali ssndiri sambil memandangi foto di kalung liontin nya sambil tersenyum,tanpa ia sadari seseorang sedang memandangi nya dari belakang,mata nya menatap tajam ke kalung yang berada di tangan Ali.
"Kalung itu,sama persis dengan kalung yang ada sama Prilly,gak ada beda nya dan persis banget,Prilly bilang kan dia dapetin kalung itu dari sahabat masa kecil nya yang udah ga tau di mana keberadaan nya,apa jangan jangan kak Ali itu sahabat kecil nya Prilly,tapi kak Ali pura pura gak inget sama dia,asal dia bisa deket terus sama Prilly,sial,kalau memang itu kebenaran nya,gue harus ngelakuin sesuatu.."ucapnya lalu berlalu.
Ali berbalik badan cepat mendengar langkah seseorang..
"Elisa,ngapain dia kesini tapi ga jadi nemuin gue,oh mungkin ada urusan mendadak kali ya.!"batin Ali dalam hati.
Ali pun berjalan keluar ruangan menuju lapangan di mana acara di adakan,dia melihat ke kiri dan kanan di sekitar panggung mencari sosok Prilly dan akhir nya ia tersenyum karna sudah menemukan nya yang sedang bersenda gurau sama Amel.
"Hay."sapa Ali.
"Hay kak."jawab Prilly sambil tersenyum.
"Kak Ali,Elisa mana,kok ga ikut kesini?"tanya Amel.
"Gak tau,tadi sih ada,tapi gak tau dia ada di mana sekarang.!"ujar Ali yang hanya di balas anggukan oleh Amel.
"Bagus dia ga ada,jadi nya ga ada yang rusuh deh..batin Amel di dalam hati.
*
"Baik lah,sekarang kita sambut peserta berikut nya,dari SMA harapan bangsa,ALI dan PRILLY,kepada namanya yang di panggil di persilah kan naik ke atas panggung ya,ayo Ali dan Prilly mana,ayo silahkan maju?"ucap Mc.
"Waaw,semangat ya ily,semangat kak Ali."histeris Amel senang,Ali dan Prilly hanya mengangguk tersenyum lalu ber jalan menuju panggung.
__ADS_1
Ali dan Prilly duduk masing masing di sebuah bangku dan mic di hadapan Prilly.
Ali mulai memainbkan jemari nya di gitar dan Prilly pun mulai ber nyanyi.
"di dalam sebuah cinta terdapat bahasa yang mengalir indah getar kan jiwa,merindu kan kisah kita berdua yang tak pernah bisa akan terlupa.
bila rindu ini masih milik mu ku hadir kan sebuah tanya untuk mu,harus berapa lama,aku menunggu mu,aku menunggu mu...(ntah angin apa yang membuat Prilly bernyanyi menatap Ali dengan mata yang berkaca kaca dan Ali pun terpaku menatap Prilly yang ber nyanyi,tanpa menghirau kan jutaan mata yang menonton mereka,dan ada sepasang mata yang menatap mereka sinis)..
"di dalam masa indah saat bersama mu,yang tak pernah bisa akan ter lupa,pandangan mata nya menghancur kan jiwa,dengan segenap cinta,aku ber tanya..(air mata Prilly pun menetes menatap Ali dan Ali tetap fokus menatap nya)
"bila rindu ini masih milik mu kuhadir kan sebuah tanya untuk mu,harus berapa lama aku menunggu mu,aku menunggu mu.
Tepuk tangan riuh penonton pun terdengar setelah Prilly mngakhiri nyanyian nya,Ali melirik nya terlihat ia menunduk,lalu Ali berdiri sambil memegang tangan Prilly hingga ia juga berdiri,lalu mereka pun membungkuk kan badan sambil memberi salam terima kasih pada penonton dan berjalan turun dari panggung..
**
"Kenapa kamu tadi nangis"tanya Ali saat mereka di belakang panggung bersama Amel.
Prilly menunduk lesu.
"Maaf kak,gak tau kenapa setiap aku melihat kakak,aku seperti melihat sahabat masa kecil aku yang sekarang gak tau di mana keberadaannya,maaf kak aku janji aku gak akan kaya gitu lagi,aku harus bisa lupain itu semua,aku harus sadar kalau sebenar nya sahabat aku itu gak kan pernah ada lagi,dan aku gak boleh maksain orang lain buat jadi diri nya."gumam Prilly sambil nangis dan di peluk oleh Amel.
**
"Sekarang untuk kategori ber nyanyi ya,emm,ini kira kira jatuh kepada siapa ya pemenang nya,mereka ini seperti sepasang kekasih yang sangat romantis gitu,penampilan nya juga bikin baper banget,kira kira siapa ya mereka,ayo tebak guys.."ucap MC membuat semua penonton meneriak kan nama Ali Prilly,ada juga yang meneriak kan nama peserta lain.
Ali,Prilly dan Amel tersenyum di samping panggung.
"Aku yakin kalian yang menang,kalian tampilan nya keren banget tau gak sih.."ujar Amel riang.
"Aamiin."gumam Ali sambil tersenyum..
"ini dia pemenang nya adalah Ali dan Prilly.
"Tepuk tangan riuh penonton mengiringi mereka berjalan menaiki panggung,tersungging wajah senyum senang di wajah kedua nya.
#skip.
"kakak.."teriak Elisa saat Ali,prilly dan Amel sedang berbincang bincang pun menoleh pada nya.
Elisa langsung memeluk Ali.
__ADS_1
"selamat ya kak."
Lalu ia mendekati prilly.
"selamat juga ya Prilly,emm dan maafin gue ya.?"ujar Elisa lesu.
Prilly tersenyum menatap nya,sedang kan Amel memasang tampang ketus nya.
"iya,gak apa apa kok Elisa,aku selalu maafin kamu kok."ujar prilly..
"Emm,makasih prilly,em oh ya Prill,lo bisa ikut gue sebentar gak,gue pengen ngomong nih sama lo."ujar Elisa.
"Boleh,ayuk,emang mau ngobrol di mana.."ucap Prilly.
"Eh nggak nggak,mau ngapain kamu,pasti kamu mau macem macem kan ke ily."cegah Amel ketus.
"Haha,amel amel,ada ada aja lo,emang gue apaan,ya udah yuk Prill,kak tunggu bntar ya,Elisa mau ngobrol dulu sama Prilly."ujar Elisa pada Ali sambil berlalu msninggal kan Amel dan Ali yang diam mematung.
Amel melihat kiri dan kanan.
"ih,kok Kak Ali biarin mrreka pergi,nqnti kalau ily di apa apain sama Elisa awas ya."ancam Amel kesal.
"Hem,tenang aja,dia bukan pembunuh kok."jawab ali lalu pergi berlalu meninggal kan Amel
"Dasar huu,."ejek Amel kesal dari kejauhan.
**
"Ada apa Elisa?"ucp prilly saat mereka duduk di taman sekolah.
"Kak Ali marah banget sama gue Prill,gue kangen banget sama dia,gue pengen di manja lagi sama dia kaya biasa nya"ucap Elisa sambil menitik kan air mata nya.
"Udah,kamu yang sabar ya Elisa,mungkin dia sekarang lagi pusing karna banyak masalah."ucap prilly.
"iya Prill makasih ya udah mau dengerin gue,oia Prill,liontin di kalung lo itu ada isi nya ya,coba lihat dong,gue pengen beli kalung yang model gini juga."ucap Elisa,prilly pun tersenyum sambil membuka liontin kalung nya,Elisa sedikit terperanjat kaget menatap nya.
."Bener,itu kan foto kak Ali waktu kecil,dan cewek itu,itu foto cewek yang ada di album foto kak Ali yang pernah gak sengaja gue lihat,berarti mau gak mau gue harus tetap rencanain ini,kak Ali gak boleh pergi,kak Ali harus tetap sama gue selama nya,harus."ucap Elisa dalam hati.
"Loh kok kamu ngelamun?"ujar Prilly bingung.
"eh sorry ya Prill,em,kalung lo bagus banget ya,gue suka banget lihat nya,yaudah kita balik ke mereka yuk Prill."ucqp nya di balas angguk kan oleh prilly.
__ADS_1