Sahabat Hidup

Sahabat Hidup
#9


__ADS_3

---


"Prill,udah kamu jangan sedih,emm,kalau ga gini aja deh,aku ada ide,kamu pernah bilang kan kalung yang kamu pakai ini sama dengan kalung yang dia pakai?"ujar Amel.


prily mengangguk.


"Bagus,kalau gitu kita cek aja.!"ucap Amel girang.


"Gimana caranya Mel?"gumam Prilly.


"Emm gimana ya,nah itu dia,kak Ali..!"teriak Amel saat melihat Ali yang jalan sendiri di koridor sekolah.


"Kamu gila ya,kamu kenapa manggil dia sih Mel,nanti dia marah gimana.!"ujar Prilly cemas.


"Udah diem aja,tuh dia nyamperin kita..!"ucap Amel.


"Ada apa?"tanya Ali datar.


"Elisa mana kak?"tanya Amel.


"Dia dikelas,ada apa sih,gue buru-buru nih.!"keluh nya membuat Prilly menatapnya kesal meskipun ia tak memandang Prilly,ia hanya memandang ke arah lain.


"Emm,jadi gini kak,kaka pernah lihat kalung yang di pake temen saya ini ga,dia ada dua,dan satu lagi hilang,itu di balik baju kakak kayanya ada kalung,apa kaka nemuin?"ujar Amel.


"Lo nuduh gue nyuri?"bentak nya.


"Amel udah,ayo kita pergi aja!"ucap Prilly.


"Nggak gitu maksud Amel kak,kan Amel cuma nanya,mana tau kakak nemuin gitu loh..!"ucap Amel.


"Kalau ga percaya lihat nih..!"ujar Ali mengeluarkan kalung nya,dan Prilly menatap kaget ke arah kalung itu karna kalungnya beda,ya,beda,bukan kalung yang dipakai oleh pangeran langit dulu,Prilly lalu mmbuang wajahnya lesu.


"Idah puaskan lo,udah,gue mau pergi dulu,ga penting banget sih kalian?"ucap Ali dingin lalu berlalu.


"Huh jutek bener tu cowok,eh ily yakin ga sih kamu itu si Ali temen kamu dulu,kok sifatnya ngeselin gitu,beda dengan yang kamu ceritain?"ujar Amel kesal.


"Aku ga tau juga sih Mel,aku juga bingung,apa mungkin dia memang bukan pangeran kali ya,kalung nya aja beda.!"gumam Prilly.


"Hem,udah deh prill,jangan dipikirin terus ya,kalau kamu masih penasaran dan ingin mencari tau aku akan bantuin kamu terus kok.!"ujar Amel.


"Makasih ya mel,aku ga tau gimana rapuhnya aku kalau ga ada kamu.!"ujar Prilly tersenyum senang.


"Iya,kita kan best friend,harus saling membantu dong.!"ujar Amel.


"Terus kamu kira-kira ada ide lagi gak?"tanya Amel.


"Hem,satu-satu nya cara untuk ngebuktiin dia bukan pangeran adalah,kita harus kerumahnya.!"ujar Prilly.


"Ha,kerumahnya,mau ngapain?"ucap Amel.


"Ya silaturahmi kek,ngapa kek gitu,tapi ga sekarang,besok-besok maksudnya.!"ujar Prilly.


"Emm,ok deh kalau gitu,demi kamu apa sih yang nggak.!"ucap Amel tersenyum senang begitupun ily..


---


"Prilly,kamu tolong ibu ya,antar buku-buku ini ke perpus ya,taruh di rak sesuai judulnya!"ujar bu Rini sang wali kelas.


"Baik bu.!"ucap Prilly lalu berdiri dan berjalan kemeja bu rini mengambil tumpukan buku itu dan membawanya keluar.


Prilly terus berjalan santai,setibanya di perpus Prilly lalu mulai menaruh buku-buku itu sesuai judulnya.


*


"Nah beres deh,saat nya kembali ke kelas deh..!"ujarnya riang sambil keluar tapi langkah nya terhenti karna melihat seseorang di samping perpus yang tak jauh didepannya toilet.

__ADS_1


"Kak Ali."gumamnya.


"Itu kak Ali bukan ya..?"ucapnya melihat sosok yang membelakanginya itu tapi postur tubuh nya Prilly merasa sangat kenal,terlihat dari belakang tubuh itu bahunya bergetar,lalu terlihat ia kemudian seperti memandang sesuatu digenggamannya sambil menunduk dan lalu memasukkan nya kesaku depannya.


"Kenapa sih dia?"batin Prilly.


"Kak Ali.!"ucap Prilly pelan sambil menyentuh bahunya lalu ia dengan kaget membalikan tubuhnya menghadap Prilly yang sekarang juga kaget memandang nya.


"Ya ampun kak Ali,kak Ali kenapa.?"histerisnya...


Ali hanya menatap nya gusar dan datar sambil mengusap air matanya.


"Kak Ali,kakak kok nangis,ada apa kak.?"ujar Prilly cemas.


"Gue ga apa-apa kok.!"ujar nya lalu berjalan mendahului Prilly.


"Kak Ali tunggu.!"panggil Prilly,langkah Ali pun terhenti,Prilly mendekat dan berdiri dihadapannya.


"Kak,saya minta maaf ya sebelumnya udah bikin kakak kesel kemaren,kaka mau kan maafin aku?"gumamnya.


Perlahan Ali pun mengangguk.


"Waah makasih ya kak,sekarang kita berteman ya kak.!"ujar nya tersenyum sambil mngadahkan jari kelingkingnya,perlahan dengan agak ragu pun Ali mengaitkan kelingkingnya dengan kelingking Prilly,Prilly tersenyum senang meskipun Ali masih terlihat datar menatapnya.


"Yee,makasih ya kak Ali,emm,kaka kalau ada apa-apa curhat aja ke prily ga apa-apa kok,yaudah Prilly kekelas dulu ya kak,bye.!"ujarnya lalu berlalu meninggalkan Ali yang terpaku.


"Jujur aku kangen kamu ily,aku kangen kamu putri salju ku,tapi aku ga bisa,kita ga bisa lagi seperti dulu.!"gumam Ali.


**


(saat istirahat)


"Amel,aku yakin deh,kalau Ali yang ini kayanya bukan pangeran langit.!"ucap nya sambil mengusap-usap liontin kalungnya.


"Soalnya sifatnya beda banget Amel,meskipun disaat ngelihat dia aku ngerasa dia adalah orang yang aku cari,kalau pangeran langit seharus nya dia yang nyari aku,bukan aku yang harus nyari dia dan buat aku menunggu seperti ini.!"gumam nya lesu..


Amel pun mengusap-usap bahu Prilly.


"Udah sabar,semuanya pasti ada hikmahnya,ok.!"ujar Amel.


Prilly mengangguk tersenyum.


"Hey temen-temen..!"sapa Elisa dan langsung duduk di bangkunya yang tepat didepan Amel.


"hay juga.!"


"Loh,pada kenapa nih,kok di tekuk gitu tu muka Prill..?"ucap Elisa.


"Ga apa-apa kok..!"ujar Prilly sambil tersenyum,Elisa hanya manggut-manggut lalu menatap jemari Prilly yang memegang mainan kalungnya yang berwarna ke emasan.


"Waw,kalungnya bagus,tapi kayanya udah lumayan lama ya Prill?"ucap Elisa.


Prilly mengangguk.


"Iya,ini kalung di kasih sama sahabat aku sembilan tahun yang lalu,setahun sebelum aku masuk SD.!"ucapnya.


"Waw udah lama banget,pasti itu sahabat spesial banget ya sampe tu kalung nya masih ada sama kamu.!"ujar Elisa.


Prilly mengangguk tersenyumm..


---


"Sesuai yang ibu bilang minggu kemarin,hari ini kalian akan ibu kasih tugas berkelompok,masing-masing kelompok nya terdiri dari tiga orang ya,kalian boleh memilih kelompok kalian sendiri,mengerti semua.!".


"Mengerti buu.!"jawab para murid.

__ADS_1


"Bagus,kalau gitu kalian boleh istirahat.


"Yeee.!"sorak siswa siswi.


"Eh guys,gimana kalau kita bertiga satu kelompok,mumpung kita satu kompleks,gimana?"usul Elisa.


"Emm,ya boleh deh,kapan kita mulai nih.?"ujar Prilly.


"Nanti aja sepulang sekolah,hari pertama belajar nya dirumah gue aja,gimana?"ucap Elisa.


Lalu Amel menatap Prilly seolah minta pendapat,tak lama Prilly pun mengangguk tersenyum.


"Nah gitu dong,yaudah ntar gue sms blok rumah gue ya.!"ujar Elisa.


"Siip.!"ujar Amel.


**


#skip.


(saat pulang sekolah).


"Amel cepetan,lama banget sih kamu piketnya?"ujar Prilly.


"Ya elah tunggu dulu dong,yaudah kamu duluan aja ke parkiran,ntar lagi aku nyusul.!".


"Ok deh,cepet ya,awas ya kalau lama aku tinggal..!"ucap Prilly lalu berlalu hanya di balas gelak tawa oleh Amel.


**


Prilly terus berjalan menuju motornya,langkah nya terhenti saat melihat Ali duduk sendiri seperti menunggu seseorang di atas motornya.


"Hay kak Ali.!"sapa Prilly.


Ali menoleh padanya.


"Hay .!"balas nya datar.


"Nih anak bisa senyum ga sih,jutek amat.!"ucap Prilly dalam hati.


"kaka nunggu siapa disini..?"tanya nya.


"Elisa,dia lagi ke toilet.!"ucapnya.


"Ooh..!"ucap Prilly sambil manggut-manggut.


Beberapa saat hanya keheningan yang tercipta,sesekali Prilly melirik ke Ali yang hanya diam menatap kearah lain.


Tak lama Amel pun tiba.


"Prilly ayo.!"panggilnya.


"Yaudah kak,aku duluan ya.!"ucapnya dan di balas anggukan oleh Ali,lalu Prilly pun melangkah menuju ke Amel tapi tiba-tiba..


"Aaarghhh.!"hampir saja Prilly terjatuh ke tanah karna tersandung,tapi untung nya Ali dengan sigap menangkap nya,hingga mereka berdua sama-sama terpaku,Amel hanya menatap kaget melihat adegan dua sejoli itu yang kini hanya saling menatap.


"Waah mereka romantis banget..!"histeris Amel dalam hati lalu..


"Kak ali..!"pekik Elisa.


Langsung Ali dan Prilly kelabakan dan langsung mengambil posisi berdiri kembali.


"Kak Ali ngapain sih.?"ucapnya dengan mata melotot marah.


"Dek,kaka bisa jelasin,tadi prily hampir terjatuh,makanya kakak tolongin,ya kan Prill,plese jangan di kaduin ke mama dan papa ya dek please.!"mohon Ali cemas.

__ADS_1


__ADS_2