Sahabat Hidup

Sahabat Hidup
EPS 6


__ADS_3

 


ORANG TUA DATANG 2


 


Setelah pulang dari air terjun mereka


berdua kembali ke rumah pohon untuk mengambil barang nisa yang tertinggal memang anak itu pelupa saat aku dan nisa bejalan jalan nisa melihat ada teman lama nya caca lalu dia memanggil nya


Setelah itu mereka kerumah caca lalu mengobrol dan berbincang ria bersama caca "gue bahagia liat lo ketawa kaya gini nis"batin renal


"Ehh caa gue sma renal balik dulu yaa"ucap nisa pamit


"Ya"jawab caca singkat


"Ok daahhh"ucap nisa melambaikan tangan


"Dahh kalian ati ati"ucap caca melambaikan kan tangan


"Ok "jawab nisa singkat


Sepulang dari rumah caca renal langsung mengantarkan nisa ke rumah nek Ely


Sesampai di rumah nek ely renal pamit pulang karena takut membuat nenek nya khawatir karena hari sudah larut Sesampai di rumah nek lia renal mengetuk pintu


Tok tok tok


"Assalamualaikum nek renal pulang"ucap renal sambil mengetuk pintu


"Neeekk nenek"sambung renal karena nek lia tidak membukakan pintu nya


"Apa nenek sudah tidur"pikir renal


"Baiklah aku masuk lewat jendela saja"ucap nya tekad


Setelah berhasil memasuki kamar nya renal mendengar ada seseorang yang tengah asik berbincang- bincang apa di rumah ini ada orang selain aku dan nenek pikir nya bingung lalu dia keluar kamar nya untuk memeriksa siapa yang tengah asik berbincang - bincang bersama nek lia saat aku melihat orang yang bersama nenek aku langsung memanggil orang tersebut


"Ibuuu.. "panggilnya sambil memeluk wanita di depannya


"Iya nal ini ibu" ucap Isyah sambil memeluk kembali anak sematawang nya


"Ibuu enal sama nisa udah resmi buu"ucap nya sambil tersenyum


"Resmii bagai mana? "Tanya isyah bingung


"Resmi pacaran bu"sambung nya


"Yaa apa kamu tidak meminta izin dulu pada bu wulan dan pak arvan? "Tanya isyah lagi


"Aku mau meminta izin saat bu wulan dan pak arvan datang kesini bu"ucapnya


"Yasudah sanah cepat pergi nemui mereka"titah isyah

__ADS_1


"Baik bu"ucap renal singkat


Lalu aku pun melajukan motor kesayanganku si ve*** sesampainnya


Di rumah ne ely renal pun langsung mengetuk pintu rumah nya


Tok tok tok


"Assalamualaikum "ucap nya di balik pintu yang masih tertutup


"Yaa wa'alaikumsalam siapa? "Tanya seseorang di balik pintu


"Ini saya renal enne.. k"jawab rena malu karna yang membukakan pintu nya nisa


"Ehh ternyataa lo nal apa lo manggil gue nek emang gue setua itu? "Tanya nya sambil mengerucutkan bibir nya


"Kan gue gatau nis kalo lo yang bukain pintu nya"? Jawab renal


"Ehh gue denger kata ibu nyokap bokap lo udah dateng yaa? "Tanya renal


"Iyaa "jawab nisa singkat


"Mmm gue mau minta izin sama ortu lo" ucap renal ragu


"Minta izin buat hubungan kota maksud lo"tanya nisa


"Iya "jawab nya


"Truss"ucap renal penasaran


"Kata mereka it's ok gpp lagian kita kan udah kenal dari kecil jadi mereka udah percaya sama lo "ucap nisa


"Asaal lo jangn nyakitin gue"sambung nisa


"Kalo itu sih gabakal gue sakitin sahabat, musuh, dan pacar gue"ucap nya serius


"Promise "ucap nisa sambil menunjukan jari kelingking nya


"Ok promise "ucap renal menyatukan jari kelingking nya dengan nisa


"Ehh ada capon mantu mamih"ucap wulan tiba tiba


"Mamihh ini bikin kaget aja"ucap nisa


"Ya maaf nak "ucap wulan


"Ayo nak renal kita masuk"ajak wulan


"... "Renal hanya tersenyum sambil mengangguk pelan


"Bagaimana kabar nya om? "Tanya renal menghangatkan suasana


"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat saya baik "jawab arvan

__ADS_1


"Ohh yaa kabar km gimana"tanya arvan


"Baik alhamdulillah om"jawab nya


"Syukurlah"ucap arvan singkat


"Mau di bikinin minum apa nal"tanya nisa


"Apa aja nis"ucap renal


"Ouhh ok"ucap nisa


"Pekerjaan mu disini bagaimana nal" tanya arvan


"Alhamdulillah lancar om"jawab nya


"Apa kamu serius sama anak om"tanya nya serius


"Iyaa om saya serius"jawab nya semangat


"Ini minum nya"ucap nisa sambil meletakan secangkir kopi susu


"Nis cepat lah menikah papih ingin cepat cepat gendong cucu"ucap arvan


"Apasih papih ini aku kan masih kuliah dan renal pun baru saja lulus"ucap nisa


"Tapi kan renal juga sudah bekerja tunggu apa lagi kalo saling mengenal kalian sudah kenal sejak kecil"ucap arvan


"Iya tapi pih nisa blm siap menikah muda umur nisa saja baru dua puluh tahun"ucap nisa


"Memang nya kamu mau menikah usia berapa? "Tanya arvan


"Dua puluh dua atau dua puluh tiga pih karena diumur segitu nisa sudah matang dan siap untuk memiliki anak"ucap nisa asal


"Yasudah terserah kamu sajalah"ucap arvan menyerah


"Aku memang selalu kalah dengan anak bungsu ku ini"batin arvan


🌸🌸🌸


Setelah mereka semua berbincang bincang ada seseorang yang datang mengetuk pintu


Tok tok tok


"Iya tunggu sebentar "ucap nisa yang tengah berjalan untuk membukakan pintu


"Assalamualaikum ade kesayanganku" ucap pria di depan nya


"Kaka "ucap nisa sambil memeluk kaka nya


"Kaka kenapa baru pulang ke bandung aku Kira kaka sudah pulang makanya aku kemari untuk menemuimu"ucap nisa sedih


"Maaf kaka baru sempat "ucap nya ikut sedih

__ADS_1


__ADS_2