Sang Panglima Bayangan

Sang Panglima Bayangan
Strategi Bertahan Aliansi #2


__ADS_3

"Jadi strategi kita adalah bertahan semua pasukan di wilayah kerajaan Tur dengan cara menarik mundur prajurit suku kurdi masuk ke benteng kerajaan armen hanya untuk menghalau dan memperlambat waktu, ungsikan semua penduduk suku kurdi, penduduk kerajaan armen dan penduduk suku Syah ke kerajaan Gopal, pasukan Syah berada di perbatasan kerajaan armen dan kerajaan Tur sekaligus membuat perangkap pada jalur yang akan di lalui pasukan Anarki dan buat serangan kejutan yang efektif lalu mundur ke dalam benteng kerajaan Tur, pasukan gabungan didalam benteng kerajaan Armen akan mundur ke wilayah kerajaan Tur, pasukan Armen akan mundur ke arah utara benteng terluar kerajaan Tur, sedangkan pasukan suku kurdi akan mundur ke arah selatan benteng terluar kerajaan Tur, dengan syarat bila benteng pertahanan terakhir kerajaan armen hancur, dengan begitu korban dari pihak musuh akan sangat besar dan berdampak pada kehancuran mental prajurit musuh, sehingga saat mereka menyerang benteng kerajaan Tur kekuatannya tidak terlalu mematikan".


Lalu Prayoga menjelaskan "Untuk pasukan Tur dibagi menjadi 3 bagian, 10% pasukan bertahan di benteng, 45% pasukan bersembunyi di luar benteng sebelah utara bergabung dengan pasukan kerajaan Armen serta 45% pasukan bersembunyi di luar benteng sebelah selatan bergabung dengan pasukan suku kurdi dengan begitu saat benteng kerajaan Tur hancur maka sebagian besar pasukan Anarki akan menyerang masuk kedalam wilayah kerajaan Tur, saat itu pasukan kita dari utara dan selatan menyerang dari kedua sisi bersamaan".


Mereka sejenak berpikir lalu Ashar bertanya "Bagaimana kita bisa bertahan di dalam kerajaan sedangkan pasukanku 90% berada diluar benteng kerajaan?".


"Didalam benteng kerajaan terdapat 10% pasukanmu ditambah pasukan suku Syah yang mundur ke belakang, dan aku akan mengirimkan bantuan pasukan sebanyak 3/4 prajurit terbaik dan tambahan pendekar tingkat tinggi kerajaanku ke wilayahmu sekaligus aku akan perintahkan semua anggota aliansi mengirimkan 1/3 pasukan terbaiknya ke wilayahmu sobat kecuali pasukan dari kerajaan Manggala dan Galah tidak akan ikut serta membantu kesana". Jawab Prayoga penuh yakin.

__ADS_1


Sontak Mada dan Kusuma kaget mendengar 3/4 pasukannya dikerahkan ke kerajaan Tur, Kusuma mencoba memberikan pendapat terkait ke khawatirannya "Mohon maaf paduka, hamba khawatir terjadi pemberontakan bila didalam wilayah kerajaan kita kosong tanpa prajurit dan pendekar", semua yang hadir mengangguk setuju termasuk Mada dengan wajah penuh ke khawatiran.


"Kita masih punya pasukan 1/3 prajurit yang akan di pimpin oleh jendral Mada dan akan mendapatkan perlindungan penuh dari kerajaan Manggala dan Galuh sehingga akan tetap aman kerajaan kita". Jawab Prayoga dengan tenang.


"Mohon ijin paduka, apa yang dimaksud dengan di pimpin oleh hamba tugas kerajaan ini, bukankah ada paduka disini?", tanya Mada.


Semua kaget mendengar Raja Prayoga akan ikut langsung bertempur di kerajaan Tur tapi tidak ada yang berani menahannya karna memang di akui oleh semua yang hadir di ruangan itu butuh sosok panglima strategi yang handal dalam menjalankan misi berat ini.

__ADS_1


Penjelasan demi penjelasan keluar dari suara Prayoga untuk memastikan semua rencana ini berjalan dengan lancar, "Dan aku tekankan pada kalian semua bahwa strategi ini hanya kalian diruangan ini yang tau, tidak boleh diceritakan pada siapa pun termasuk pada istri dan anak anak kalian sekali pun sebelum perang dimulai, aku harap tetap jaga rahasia ini supaya berjalan sempurna"


Semua setuju akan rencana ini dan menjadikan pertemuan ini sebuah rahasia sampai peperangan itu terjadi, setelah penjelasan selesai maka mereka pamit undur diri untuk pulang ke kerajaannya masing masing, di ruangan hanya tinggal bertiga dan raja meminta Mada tuk menjemput raja Manggala dan Galuh tuk menghadap.


Setelah meraka datang, Prayoga langsung membuka pembahasan terkait bantuan yang akan dikirim pasukan kerajaan Cakrabuana ke kerajaan Tur, serta meminta pasukan kerajaan manggala dan galuh menjadi tameng kerajaan Cakrabuana bila terjadi bahaya dari luar kerajaan.


Prayoga pun memerintahkan kepada panglima, jendral khusus dan para penasihat untuk meningkatkan kemampuan ilmu setiap prajurit yang akan di kirim ke kerajaan Tur.

__ADS_1


__ADS_2