Sang Panglima Bayangan

Sang Panglima Bayangan
Pertemuan Kelompok Setan Gober


__ADS_3

Perlahan langit yang gelap gulita berubah kembali cerah, angin topan dan petir petir pun menghilang tanpa bekas.


Syeikh Jabar mengucap Hamdalah sambil mengusap wajah Tama, lalu menggendong tubuh Tama yang masih lemah.


Setelah situasinya di rasa cukup aman, para prajurit menggotong satu persatu sosok yang terluka ke tempat pengobatan istana, sedangkan sebagian para prajurit bergegas membersihkan sisa sisa puing tembok maupun sisa sisa tubuh yang berserakan.


Saat ini di istana, hanya para hulubalang dari kalangan pucuk pimpinan militer yang sehat, maka dari itu Permaisuri menitahkan para hulubalang memperketat penjagaan istana, sekaligus memberikan mandat untuk membersihkan kembali istana yang porak poranda, Tidak lupa permaisuri menitahkan pejabat sipil untuk segera merenovasi bagian istana yang hancur.


Di tempat pengobatan, terlihat Syeikh Jabar dan Tabib kuntala sedang sibuk memeriksa maupun mengobati para korban keganasan Tama yang di rasuki Jiwa Raja Kegelapan.


Walau pun kejadian ini sangat membingungkan semua orang di istana, namun dengan situasi seperti ini, tak satu pun berani bertanya kepada Syeikh Jabar yang mampu mengalahkan Tama dengan mudah.


###


Waktu ke Waktu, dalam 3x Terbit Matahari ( 3 Hari), Syeikh Jabar dan Tabib Kuntala telah mampu mengobati luka dalam maupun luka luar semua korban, tinggal menunggu pemulihan tenaga dalam masing masing korban.


"Istirahatlah sejenak Santri Kuntala, beberapa hari ini tenaga dalam maupun fisikmu di kerahkan untuk semua korban di sini." Syeikh mengingatkan Kuntala.


"Saat ini mereka hanya butuh waktu tuk memulihkan tenaga dalamnya, dan bila ada yang mencariku, Aku ada di ruang Pangeran Tama untuk menjaganya." Tambah Syeikh kepada Kuntala.


"Baik Syeikh." Jawab santun kuntala.


####


Di tempat lain, jauh dari Istana kerajaan Cakrabuana yaitu di Hutan Larangan terlihat hilir mudik para pendekar sakti aliran pemuja Iblis melakukan aktifitas terselubung, mereka satu persatu masuk ke dalam padepokan yang bangunannya terbuat dari tulang belulang hewan dan manusia.


Hutan Larangan sendiri tidak terjamah manusia karna angkernya hutan lebat yang sangat luas tersebut penuh misteri, beberapa pendekar hebat aliran putih maupun hitam mencoba masuk ke dalam hutan larangan untuk menguak misteri hutan tersebut, namun mereka tidak satu pun yang pernah kembali, semua nya hilang bak di telan bumi.


Namun siang itu sangat berbeda sekali, di mana Hutan larangan yang angker penuh misteri itu, terlihat ada aktifitas dari beberapa sosok manusia yang masuk ke dalam sebuah padepokan besar yang menyeramkan.


Di dalam padepokan tersebut sedang terjadi perbincangan, 13 pendekar sakti yang sedang duduk berjajar di depan kursi kosong yang terbuat dari tengkorak manusia.


Gelak tawa terdengar dari kumpulan mereka, sambil sesekali mereka minum arak yang sudah di sajikan.


Kemudian dari balik pintu muncul asap hitam pekat bergerak ke arah kursi kosong, mereka yang melihat kepulan asap hitam tersebut, segera berdiri lalu bersujud ke arah kursi kosong.


"Hormat Kami kepada Guru." Serentak semua bersujud memberi penghormatan pada sosok asap hitam.

__ADS_1


Tak lama kemudian asap hitam pekat berubah menjadi sosok manusia yang duduk di kursi singgasana nya.


"Ha ha ha."


"Lama tak bersua murid murid hebatku." Ucap sosok manusia itu.


"Duduklah kalian semua, Aku sengaja memanggil kalian semua karna ada misi yang harus laksanakan." Tambah sosok manusia itu.


Sosok manusia itu adalah Setan Gober yang menjadi salah satu tokoh pemuja Iblis, sekaligus keturunan dari Dajjal yang selama ini di cari oleh Syeikh Jabar, sedangkan ke 13 Murid berbakatnya yang berada di sana, Yaitu :


Raja Arya Panangsa,


Pangeran Tapak Palimanan,


Pangeran Telaga Herang,


Pangeran Pucuk Umun,


Senopati Kebo Kinabrang,


Jendral Maxim (Kerajaan Anarki),


Adipati Keling,


Ki Gede Jalu (Ketua Racun Selatan),


Ki Gede Kapetakan (Ketua Racun barat),


Ki Gede Leuwi Munding(Ketua Racun Utara),


Ki Gede Purba Lanang (Ketua Racun Timur),


Nyi Gandasari (Ketua Anggrek Hitam),


Mereka semua tokoh persilatan aliran hitam, sekaligus memegang pucuk pimpinan di berbagai kerajaan yang berbeda beda.


"Beberapa hari yang lalu munculnya petir petir hitam yang disertai langit gelap gulita, Apa kalian melihatnya juga?." Tanya Setan Gober pada murid muridnya.

__ADS_1


Semua mengangguk setuju.


"Ketahuilah, Bahwa itu pertanda kemunculan Leluhurku, Jiwa Raja Kegelapan yang di bangkitkan oleh para pengikutnya."


Murid murid yang mendengarkan hal itu terlihat senang dengan wajah berbinar binar, namun berbeda dengan Setan Gober yang terlihat cemas.


"Bukankah itu berita bagus Guru." Ucap Arya.


"Harusnya begitu, Tapi....."


Sejenak Setan Gober terdiam, lalu dia melanjutkan tentang ke bahagiaannya sekaligus khawatirannya.


Setan gober menjelaskan bahwa saat ini Leluhurnya sedang di bangkitkan, hal ini sudah tentu menjadi penentu kemenangan bagi dirinya atau mungkin akan menjadi penghancur dirinya.


Sejenak semua muridnya merasa heran dengan penjelasan gurunya.


Setan Gober melanjutkan ceritanya, bahwa saat ini Leluhurnya di segel menjadi dua kepingan kekuatan Roh yaitu 3/4 kekuatan rohnya tersegel di satu tubuh dan 1/4 kekuatan rohnya tersegel diantara 4 kekuatan Roh pendekar petapa aliran putih.


"Bila ke 4 Kekuatan roh pendekar petapa yang menyegelnya, mampu mengendalikan 1/4 Kekuatan roh leluhurku maka hal itu bisa menghancurkan kita, sekaligus mampu memusnahkan 3/4 roh Jiwa Raja Kegelapan selamanya." Ucap Setan Kober penuh khawatir.


Mendengar hal tersebut para murid saling berbisik di antara mereka.


"Jadi apa yang harus kita lakukan guru?." Tanya Kebo Kinabrang.


"Aku melihat Inti kekuatan kemarin muncul berada di wilayah kerajaan Cakrabuana, kemungkinan itu adalah 1/4 kekuatan roh leluhurku yang mulai bangkit."


"Cari segera orang itu dan hancurkan tubuhnya."


"Untuk mempermudah pekerjaan kalian, sebarkan informasi ini kepada semua aliran putih dan hitam tuk ikut memburu dan menghanguskan tubuh manusia itu." Setan Gober memberi perintah.


"Guru, bukankah sebuah kerugian kalo kita musnahkan 1/4 kekuatan Roh leluhur?." Tanya Pucuk Umun dengan heran.


"Sebelum sepenuhnya leluhurku bangkit, kita harus mengambil resiko untuk memusnahkan 1/4 kekuatan roh leluhurku supaya seluruh inti kekuatan 4 pendekar petapa yang menyegelnya ikut musnah."


"Dengan begitu, dalam kurun yang lama Tak akan ada yang mampu memusnahkan kekuatan leluhurku walau hanya bangkit 3/4 kekuatan rohnya." Jawab Setan gober.


Para murid yang memahami tujuan gurunya, segera menyusun strategi untuk menghasut dan mengajak setiap kerajaan maupun perguruan aliran putih, hitam, netral untuk memburu sosok manusia yang menjadi wadah 1/4 kekuatan Roh Jiwa Raja Kegelapan, tak lain berada pada tubuh Pangeran Tama.

__ADS_1


Setan Gober pun menurunkan beberapa Ajian baru kepada para muridnya, selain untuk memperkuat kelompoknya juga untuk mempercepat perburuannya.


Dalam beberapa waktu Para murid sudah mampu menguasai Ajian ajian yang di turunkan gurunya dengan sempurna, lalu tak lama kemudian membubarkan diri dari padepokan yang ada di hutan larangan untuk menyebarkan isu isu yang sudah di siapkan.


__ADS_2