SATU JAM SAJA REBORN

SATU JAM SAJA REBORN
R&G Eps 10


__ADS_3

GIAN HADI SUGIONO adalah seorang anak dari keluarga konglomerat yang mempunyai kerajaan bisnis yang cukup banyak. Selain terkenal karena kesuksesan nya, keluarga ini pun terkenal dengan kedermawanan nya, semua orang yang mengenal nya sangat menyegani keluarga ini.


Gian adalah anak tunggal sehingga di rumah nya yang mewah dia hidup sendiri sebab kedua orang tuanya sibuk dengan pekerjaan nya masing-masing. Ayah dan ibunya seorang pengusaha, kerajaan bisnis mereka tidak hanya ada di dalam kota namun juga tersebar di luar kota malah sampai ke luar negeri.


Karena kesibukan kedua orang tuanya membuat Gian tumbuh menjadi anak yang sangat introvert, meski hidup dalam bergelimang harta tidak serta merta menjadikannya bahagia, selama ini dia hanya menginginkan perhatian dari kedua orang tuanya, sehingga tidak jarang Gian selalu melakukan keributan-keributan untuk mencari perhatian kedua orang tuanya. Namun sepertinya hal itu gagal dia lakukan sampai pada akhirnya dia memutuskan untuk tinggal di asrama milik ayahnya.


Selama berada di asrama Gian termasuk anak yang jarang sekali pulang ke rumahnya termasuk dalam masa liburan sekolah sekalipun, kesehariannya selalu dihabiskan didalam kamar, teman-teman nya juga tidak begitu banyak dia terbilang anak yang susah sekali bergaul dan setiap gerak gerik nya sulit sekali di fahami.

__ADS_1


Ridho adalah temannya semenjak kecil, mereka tumbuh kembang bersama hingga kini, sehingga tidak heran jika Idho adalah orang yang paling mengerti dan memahami Gian di bandingkan dengan kedua orang tuanya. Terkadang Idho bisa menjadi kaka dan sahabat untuk Gian, dia akan selalu menjadi garda terdepan dalam membela sahabat nya ini.


Meski Gian mempunyai karisma dan ketampanan yang sangat luar bisa, namun kaum hawa enggan untuk mendekati nya, sebab dia sudah sangat terkenal dengan sikap nya yang dingin dan juga cuek, namun sikap tersebut tidak lantas meluncurkan rasa kekaguman dari para kaum hawa meski dalam diam mereka tetap mengagumi sosok yang satu ini.


Selama beberapa tahun tinggal di asrama tidak ada satu orang pun yang berani mencari masalah dengannya, selain karena dia juga anak pemilik yayasan, tapi utamanya adalah karena sikap dan perkataan nya yang sangat tajam melebihi belati sehingga mampu menembus jantung hati yang paling dalam membuat siapapun yang terkena sabitannya akan mengalami sakit yang berkepanjangan.


Keisengan-keisengan yang di timbulkan Gian kerap kali membuat nya sangat bahagia melihat wajah kesal dan marah Rani merupakan hiburan tersendiri untuk nya. Tanpa disadari semenjak kehadiran Rani membuat tawa Gian kembali muncul, tawa yang tulus, lepas, bahagia tanpa beban, tawa selama ini sudah hilang dari wajahnya. Tidak banyak yang menyadari hal itu, namun sahabatnya Ridho faham dengan perubahan positif yang dialami Gian tersebut.

__ADS_1


Sehingga sering sekali Ridho mengajak keduanya jalan bareng meski dia harus menyiapkan mental untuk mendengar pertengkarana-pertengkaran yang timbul akibat ulah kejailan mereka satu sama lain namun hal itu tidak jadi masalah untuk Ridho dia merelakan dirinya untuk melihat sahabat kecilnya kembali bahagia dan bersemangat dalam menghadapi kehidupnya.


Gian selalu memperhatikan gerak-gerik Rani, dia tahu jika perpustakaan dan taman belakang asrama adalah tempat favorit Rani dalam menghabiskan waktunya selama di asrama. Tidak jarang Gian mendengar semua unek-unek Rani, dia akan sangat senang ketika melihat gadis itu tertawa dalam setiap ceritanya yang dia sampaikan sendiri di taman belakang, namun ketika melihatnya bersedih dan menangis hatinya ikut teriris, ntah perasaan apa yang di rasakan Gian, hanya saja naluri nya berkata kalau dia ingin sekali berada di samping nya memeluk dan menenangkan Rani dalam melalui masa sedih dalam dekapannya.


Dia tidak menyangka bahwa dibalik sikapnya yang ceria ternyata gadis itu menyimpan segudang beban kehidupan yang teramat berat, bahkan mungkin Gian pun tidak akan sanggup melewatinya seorang diri. Semakin bertambah rasa penyesalan didalam diri Gian, hanya saja mulutnya yang jahil selalu bertolak belakang dengan hatinya yang hancur melihat gadis manis itu menangis dihadapannya tanpa dia bisa berbuat apa-apa untuk menyudahi kesedihannya.


Sikap Gian yang selalu saja membuat keduanya bertengkar tidak lain adalah salah satu caranya untuk menutupi perasaan Gian yang sesungguhnya. Dia tidak ingin ada yang tahu jika sesungguhnya jauh di lubuk hati Gian yang paling dalam dia menyimpan rasa ketertarikan pada gadis desa tersebut. Meskipun harus membuat jengkel akibat tingkahnya namun itulah cara Gian untuk membuat Rani melupakan beban kehidupan nya.

__ADS_1


__ADS_2