SATU JAM SAJA REBORN

SATU JAM SAJA REBORN
R&G Eps 21


__ADS_3

Hari yang di rencanakan pun tiba, hari dimana Rani akan segera bertemu dengan adik dan juga ibu nya, sedari malam dia sangat antusias dalam menyambut hari ini, dimana Rani sangat bersemangat dalam menyusun berbagai barang yang akan dibawanya pulang, meski tidak terlalu banyak namun cukup untuk liburan nya selama beberapa hari kedepan.


Tepat pukul 4.30 Rani sudah terbangun dari tidurnya, selayaknya umat muslim ia diwajibkan untuk solay subuh terlebih dahulu, setelah itu Rani bergegas untuk mandi dan juga sarapan, tida lupa dia menge cek kembali semua barang bawaan nya memastikan supaya tidak ada yang tertinggal satu pun, maklum lah Rani ini adalah Mis perfectionist jadi segala sesuatu nya harus terlihat sempurna dan tidak asal-asalan.


Setelah semua dipastikan selesai baru lah Rani pergi sarapan terlebih dahulu, kemudian kembali ke kamar untuk menunggu jemputan. Wani dan juga Ridho dari awal masa liburan mereka memutuskan untuk pulang ke rumahnya terlebih dahulu dan akan kembali ke asrama dihari yang pemberangkatan liburan ke kampung halaman Rani. Hari ini mereka pergi dengan menggunakan mobil pribadi milik Wani dengan membawa serta satu supir pribadinya, meski diantara Wani dan Ridho sudah mahir mengemudi, namun mereka memutuskan untuk tidak membawa kendaraan sendiri, sebab mereka tidak ingin cape dan hanya ingin menikmati waktu liburan dengan santai dan bahagia.


Tepat pukul 9.30 sebuah mobil terparkir tepat di halaman depan kamar Rani.


Tintin.....


(Anggap saja suara klakson mobil)


"De...." Teriak seseorang didepan pintu kamar.

__ADS_1


Ceklek..


(Anggap suara pintu kamar terbuka)


"Heiii ka long time no see....." Rani langsung memeluk Wani yang kini sudah berada tepat di depan pintu kamarnya.


"Hahah apaan si kamu de baru ditinggal 1 minggu juga udah lebay gini.. ?" Gurau Wani.


"Ih ka Wani biarin dong, kan emang ia satu minggu itu juga kan waktu yang cukup lama, jadi ya wajar aja kalau aku jadi lebay ..." Rani merajuk sambil memonyongkan bibir nya.


Rani menoleh sedikit ke arah Ridho.


"Eha ka Ido udah di situ aja.." Ucap Rani.

__ADS_1


"Ya udah ayo, kamu sudah siap de ?" Tanya Wani.


Rani hanya mengangguk dan kemudian masuk kedalam kamarnya untuk mengambil tas yang sudah di persiapkan nya dari semalam.


"Eh ia de nanti di sana aku ada sepupu dan juga temannya ikut liburan bareng, kamu ga keberatan kan ?" Tanya Wani.


"Tentu tidak ka, itu kan vila kaka jadi ya kaka bebas aja mau bawa siapapun, hihi..." Tidak ada wajah penolakan yang ditunjukan oleh Rani atas pernyataan Wani tersebut.


"Oke deh sip kalo begitu, let's go..." Ajak Wani.


Wani dan Rani berjalan beriringan menuju pintu mobil bagian belakang, namun alangkah terkejutnya ketika Wani mulai membukakan pintu mobil dan nampaklah seseorang sedang duduk di jok penumpang bagian belakang sedang asik memainkan ponsel nya.


Wani dan juga Ridho nampak seperti kebingungan sedang Rani menatap wajah Wani dengan sorot mata yang seakan meminta penjelasan lebih atas apa yang sedang dilihat nya kini. Wani menoleh ke arah Ridho seakan meminta bantuan untuk menjelaskan situasi ini kepada Rani. Ridho pun memahami nya dan dia langsung keluar dari dalam mobil mendekati Rani dan mencoba menjelaskan keadaannya dengan nada bicara yang sesantai mungkin agar bisa di terima oleh Rani.

__ADS_1


"Emmmhhh Sha... Sorry sebelumnya kita ga bilang-bilang dulu kalo sebenernya Gian juga ikut dalam liburan ini, soalnya memang mendadak banget tadi pagi dia dateng ke rumah dan minta ikut, terus setelah kita pikir-pikir ya ga ada salahnya juga kalau dia ikut biar aku juga ada temannya, masa aku laki-laki sendiri diantara para leadis, ntar kalo aku di culik gimana ? siapa yang mau tanggung jawab ? heheh...." Ridho mencoba menjelaskan perihal keberadaan Gian dalam acara liburan merek ini dengan suara yang pelan supaya tidak terdengar oleh Giannya langsung sebab sebetulnya Ridho sedang berbohong perihal keikut sertaan Gian.


__ADS_2