SATU JAM SAJA REBORN

SATU JAM SAJA REBORN
R&G Eps 4


__ADS_3

Hari ini masa liburan sekolah telah habis, waktunya untuk kembali memulai aktivitas seperti sedia kala, kesibukan pagi hari di asrama mulai terlihat mana kala seluruh penghuni nya mulai sibuk dengan urusannya masing-masing, ada yang masih berkutat dengan menyetrika baju seragam, ada yang sudah sarapan, ada yang sedang menyusun buku-buku untuk di bawa ke sekolah dan bahkan ada pula yang sudah siap untuk berangkat ke sekolah.


Pagi ini aku tidak terlalu sibuk seperti kebanyakan teman-teman satu asrama ku yang lain, sebab sedari dulu aku selalu mempersiapkan segala kebutuhan sekolah ku di malam harinya, ntah itu seragam ataupun buku-buku pelajaran, sehingga di pagi harinya aku tidak terlalu kerepotan dengan hal tersebut.


Karena seluruh persiapanku sudah selesai sehingga aku memutuskan untuk segera sarapan, namun ketika aku sudah sampai di daun pintu kamar aku sedikit mematung sejenak kemudian fikiran ku melayang pada sosok teman satu kamar ku.


Sedari malam dia tidak pernah bersuara sedikit pun, hanya keheningan yang menemani malam panjang kami. Aku tidak berani menegur nya sebab tatapan matanya saja sudah mewakili kalau dia tidak sedang baik-baik saja dengan ku, seperti enggan untuk berbincang dengan ku.

__ADS_1


Aku mematung dan memikirkan apa aku harus mengajak nya sarapan bersama atau aku tinggalkan saja dia yang masih sibuk dengan baju seragam nya. Jika aku tinggal kan rasanya tidak sopan, namun jika diajak sarapan bersama aku takut akan keluar kata-kata yang akan menyinggung perasaan dan akan merubah mood ku di pagi hari ini. ah aku jadi bingung harus gimana.


Akhirnya setelah menimbang semuanya aku putuskan untuk menyapa dan mengajaknya bersarapan bersama.


"Eumh ka mau sarapan bersama ga ?" dengan wajah yang sedikit ragu dan tatapan yang tidak tertuju langsung ke bola matanya aku memberanikan diri untuk bersuara.


Dengan ekspresi nya yang demikian membuat ku sangat kikuk dan bingung mau berbuat apa selanjutnya.

__ADS_1


"Eu kalo begitu aku sarapan duluan yah." Aku berusaha untuk seramah mungkin dan tidak begitu memperdulikan sikap nya terhadap ku, Aku ingat pepatah bunda ku yang mengatakan bahwa baik ssja dulu sama orang, perihal orang itu membalasnya dengan tidak baik ya itu urusan dia dengan sang pencipta, tidak perlu di ambil pusing.


Kemudian aku mulai membuka pintu kamar dan berjalan menuju ke dapur asrama untuk sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat sekolah.


Aku berjalan menyusuri lorong menuju dapur umum asrama, dan alangkah gugupnya aku ketika melihat sudah banyak sekali orang yang sedang menikmati sarapannya. Langkah ku terhenti sejenak di pintu masuk dapur dan nafasku memburu sangat cepat selaras dengan pompaan jantung, keringat mulai keluar tanpa permisi dan seketika muka ku terlihat sangat pucat pasih. Aku masih mematung dan berusaha mengendalikan diri untuk tidak nervous sebab aku harus berjalan sendiri diantara kerumunan kaka kelas yang tidak aku kenal.


Akhirnya setelah beberapa saat mematung aku memberanikan diri untuk melangkah kemudian bergegas masuk kedapur dengan tatapan yang menunduk ke bawah, namun ketika baru saja kaki ini melangkah tiba-tiba

__ADS_1


__ADS_2