SATU JAM SAJA REBORN

SATU JAM SAJA REBORN
R&G Eps 20


__ADS_3

Rani menghela nafas dalam "Sayang uangnya ka, daripada buat ongkos pulang mending uangnya ditabung buat bekal rani di semester depan." kini Rani menunjukkan senyum keterpaksaan nya.


"Sha kamu yang sabar yah, aku yakin kamu akan jadi orang sukses dikemudian hari dan bisa membuat ibu dan alm ayah mu bangga melihatnya."


"Amin makasih ya ka." Rani memeluk kedua kaka nya dengan bersamaan.


Wani dan Ridho tersenyum manis kearah Rani yang kini juga di balas senyum ikhlas oleh Rani.


Namun selang beberapa saat kemudian tiba-tiba Wani menghentakkan suaranya dan membuat Rani dan juga Ridho terperanjat.


"aaahhhaaaaa......." Wani sedikit berteriak.


"Ya ampun ka ngapain sih teriak-teriak begitu ? kan aku jadi kaget lagian kita juga masih bisa memfungsikan telinga kali dengan baik kaka." Protes Rani yang merasa sangat kaget akibat teriakan Rani.


"Iah si Wan kamu bikin kita jantungan tau ga..." Kini Ridho yang protes.

__ADS_1


"Hehehe maafkan maafkan, aku cuman tiba-tiba punya ide aja.... De kalo kamu mau pulang kamu pakai uang kaka saja, kaka punya sedikit tabungan cukup ko buat ongkos kamu pulang-pergi."


Rani menatap Wani dengan sangat lekat kemudian berhamburan memeluknya.


"Terimakasih banyak kaka sudah sangat peduli pada Rani namun seperti nya Rani tidak bisa menerima kebaikan kaka, aku lebih baik disini saja ka sekalian aku mau menabung rindu untuk ibu dan adik ku, jadi nanti kalau memang udah betul-betul waktunya pulang aku bisa menumpahkan kerinduan ku dengan banyak pada mereka." Rani masih memegang kedua pundak Wani.


Mendengar ucapan Rani membuat suasana menjadi hening sejenak kemudian kini giliran Ridho yang mengagetkan Wani dan Rani.


"Wah wah wah sepertinya aku punya ide bagus nihhh."


"Ihhh apaan sih kalian berdua sama saja tau ga ? bikin aku jantungan.. huh dasar." Rani protes kembali.


Rani tersentak dengan ucapan Ridho.


"Ihhhhh.....enga enga ka ga usah, rumah Rani jelek, sempit pula, kasian ga ada tempat untuk kalian beristirahat.." Kini Rani menunjukkan muka paniknya, bukan tanpa alasan Rani menolak teman-teman nya berkunjung ke rumahnya hanya saja Rani merasa kasihan saja jika teman-teman nya berkunjung maka mereka akan tidur dimana ? secara rumah nya Rani sangat sempit dan hanya memiliki dua kamar tidur yakni kamar bunda dan juga kamar Rani dan adiknya.

__ADS_1


"Tenang-tenang aja daerah rumah mu dekat dengan vila ku jadi untuk menginap kita bisa menginap di vila ku, lumayan kan penyegaran otak, biar nanti pas mulai sekolah lagi bisa kembali segar." Kini Wani seperti nya menyetujui ide bmgilanya Ridho dengan memberi solusi terhadap masalah yang aku utarakan.


"Wah aku setuju tuh, ayo kita mulai rencanakan." Ucap Ridho sangat antusias.


Mendengar rencana kedua sahabat nya tersebut membuat air mata Rani tudak mampu terbendung lagi.


"Kamu kenapa, ko nangis ?" Tanya Wani.


Rani hanya menggelengkan kepalanya saja.


"Apa kamu tidak suka dengan rencana liburan kita ?" Ridho terlihat bersalah.


"Engga, aku suka ko sangat suka, hanya saja aku sangat terharu karena Tuhan memberikan dua kaka terbaik untuk menemani ku disetiap masa-masa sulit ku disini. Terimakasih ya, kebaikan kalian tidak akan pernah bisa aku balas dengan apapun.


Kedua orang tersebut hanya bisa tersenyum haru mendengar ucapan Rani membuat Wani replek memeluk nya.

__ADS_1


"Uuuccchhh so sweet...." Ucap Wani sambil kemudian mengajak ketiganya berpelukkan.


Akhirnya setelah saling menyepakati mereka akan pergi berlibur bersama ketika masuk minggu terakhir di masa liburan


__ADS_2