
Tok tok tok.....
"Assalamualaikum"
"Walaikumsalam, sebentar."
Tok tok tok.....
"Assalamualaikum"
"Iah sebentar." Sahut seseorang didalam rumah sambil berjalan menuju pintu depan rumah. "Siapa sih Magrib-magrib gini bertamu, dasar tidak sopan tidak tahu waktu." Gerutu nya sambil terus berjalan menghampiri pintu.
Ceklek...
(Anggap saja suara pintu terbuka)
"Kejutaaaannnnnnnn" Teriak seseorang dibalik pintu.
"Astagfirullah Rani...." Ibu terkejut melihat Rani yang kini sudah ada di hadapannya. "Rani betulkan ini kamu nak ? ini Rani anak Bunda ?" Ibunya masih merasa tidak percaya dan terus menggoyangkan badan anaknya sambil diputar kekanan dan kekiri.
Kenan yang melihat pemandangan itu pun hanya bisa tersenyum.
"Iah bunda ini Rani anak bunda...Bunda kenapa ? bukannya di peluk tapi malah terkejut seperti melihat hantu saja." Protes Rani.
__ADS_1
Ibunda pun memeluk Rani sambil berucap "Ya alloh nak bunda kangen sama kamu." bunda menghujami Rani dengan beribu kecupan di kening pipi dan seluruh wajah Rani.
"Aduuuhhh bunda udah dong anak nya ga akan di suruh masuk nih ?" kembali Rani protes pada bundanya.
"Ah ia bunda lupa ayo masuk sayang.." Bunda menarik tangan Rani namun seketika terhenti ketika melihat seseorang yang berada di samping nya. "Ini siapa nak ?" Tanya bunda keheranan.
"Ah ia Rani lupa kenalin, ini ka Kenan sepupunya ka Wani teman Rani di asrama bun, tadi Rani dateng langsung ke villa terus pulang ke sini dianterin sama ka Kenan.." Jelas Rani.
"Assalamualaikum bu perkenalkan nama saya Kenan teman nya Rani." Kenan menyodorkan tangannya dan mencium tangan bunda Rani.
Melihat perlakuan Kenan terhadap bunda membuat sang bunda menjadi terpesona dan langsung menyimpan respect kepada Kenan.
"Ah ia perkenalkan bunda ibu nya Rani, paling ibu dengan dengan sebutan Bunda saja yah biar ga canggung."
"Oh ia bu eh bunda maksud nya." Kenan sedikit salah tingkah dan tersenyum kaku.
Kenan dan Rani berjalan masuk mengikuti langkah bundanya
"ka maaf yah rumah Rani ga sebesar rumah ka Kenan dan juga ka Wani."
"Jangan begitu rumah kamu bagus ko sederhana tapi nyaman dan juga asri." Jelas kenan sambil tersenyum.
Rumah Rani memang terlihat sangat sederhana dengan dinding kayu layaknya rumah-rumah yang ada di perkampungan kecil, namun terlihat sangat nyaman dan juga cantik sebab sang bunda mempunyai selera seni yang cukup tinggi sehingga mampu memadu padankan furniture dan menyimpannya pas sehingga terlihat Indah.
__ADS_1
Disamping itu halaman yang cukup luas membuat sang bunda menanam banyak sekali tanaman dan bunga membuat rumah terlihat sangat cantik dan juga asri.
"Nak Kenan maaf yah bunda ga nyimpen stok cemilan banyak di rumah cuman ada ini saja, dimakan yah." Jelas sang bunda sambil menyimpan beberapa toples berisi makanan ringan seperti kacang-kacangan dan juga kue-kue kering dengan minuman air putih.
"Ah bunda tidak usah repot-repot, saya kesini cuman antar Rani pulang saja ko, dan ga akan lama langsung pulang lagi ke vila." Jelas Kenan.
"Jangan dulu pulang, makan malam bersama dulu disini, bunda sudah siapkan makanan nya di meja."
"Tidak usah bun, Kenan langsung pulang saja."
"Jangan menolak, bunda tidak suka di tolak, anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih dari bunda karena sudah mengantar Rani pulang ke rumah dengan selamat." Bunda Rani sedikit memaksa kepada Kenan.
Kenan melirik ke arah Rani dan di sambut dengan anggukkan kepala oleh Rani.
Akhirnya mereka pun makan malam bersama dengan penuh kehangayan dan suka cita diiringi dengan sesekali gelak tawa diantara mereka. Terlihat sangat akrab, tidak ada kecanggungan diantara mereka kertiga.
Hampir satu jam mereka berada di ruang makan, akhirnya Kenan memutuskan untuk segera pulang karena hari pun sudah terlalu malam. Kenan berpamitan kepada Rani dan juga bundanya, Rani mengantarkan Kenan sampai pintu rumahnya dan melepas Kenan sampai motor yang ditungganginya hilang dari penglihatan nya dengan sedikit senyum diwajahnya.
"Bun adik kapan pulang dari kemah nya ?" Seperti nya Rani tidak sabar untuk berjumpa dengan adik semata wayang nya yang sedang berkemah di sekolahnya.
"Lusa juga adik mu pulang nak. Kamu masih berada disini kan ? sampai kapan kamu libur ?"
"Satu minggu lagi liburan Rani selesei bun."
__ADS_1
"Ya sudah kalau begitu sekarang kamu istirahat dulu habis perjalanan pasti capek kan."
Ranj hanya mengangguk dan berjalan menuju kamarnya untuk beristirahat.