Sebuah Penyesalan

Sebuah Penyesalan
mulai berdagang


__ADS_3

Pagi menyapa matahari menampakkan sinarnya dilangit


"Kamu yakin ingin berdagang siomay ini?"Tanya Dara.


"Iya lah apa kamu gak lihat apa Aku menyiapkan ini semua,"Jawab David.


David berlalu dari hadapan Dara dan menuju gerobak nya, dalam hati Dara berbisik kalau dirinya tak yakin dagangan David akan laris.


David berjalan keliling untuk melariskan dagangan nya tapi tak ada yang beli, tapi dia tak menyerah di terus berusaha mempromosikan dagangan nya itu sampai di pelosok desa.


Tapi sekalipun ada orang di depan rumah tak ada yang berniat untuk membeli, di benak David dia mulai kesal karna tak ada yang membelu dagangan nya.


Semua orang hanya memandang tanpa membeli padahal jika ada pedagang lain mereka malah beli.


Hingga pada akhirnya David sampai di halaman rumah teman lama nya.


"Eh Vid ternyata jadi juga nih dagang nya,"Ucap Reno kebetulan dia ada di depan rumahnya.


"Iya lah jadi,"


"Gimana laris?"Tanya Reno


"Enggak tuh masih utuh semua!" Jawab David dengan muka di tekuk.


"Yaelah bro namanya hari pertama ya biasa gak laku, sama kaya gue dulu tapi dengan seiring nya waktu pasti ada kok pembeli,"Ucap Reno kala melihat perubahan wajah David.


"Tapi capek lah bro udah modal besar malah gak ada yang beli,"Umpat David.


"Namanya juga pedagang jadi sabar aja, ingat ya jadi pedagang itu banyakin sabarnya bukan mengeluhnya,"Ucap Reno


"Udahlah Ren gue capek habis jalan kaki,"Ucapnya.


"Jualan siomay aja pakai gerobak bakso kau ini,"Ucap Reno kemudian tertawa.


"Yaudah gue beli,"Ucap Reno


"Berapa?"Tanya nya


"24.000,"Ucap David membuat Reno kaget karna harga nya terlalu tinggi.


"Kok mahal banget cuma makanan ringan aja, kalau kayak gini mah pembeli pasti kabur,"Ucap Reno.


"Pembeli mah tinggal beli lah yang dagang kan keluar modal nya besar, mereka aja kebanyakan protes,"Ucap David.


"Vid ini mah terlalu mahal, turunin dikitlah gue yakin pasti dagangan mu laris,"Ucap Reno menasehati David, Namun David sepertinya tak mau mendengarkan nasehat Reno.

__ADS_1


"Yaudah gue mau beli cepet bikinin,"Ucap Reno.


David pun terpaksa melayani karna sebenarnya dia agak malas juga.


"Ini,"Ucap David sambil menyodorkan pesanan Reno.


Reno mencoba siomay bikinan David seketika wajahnya berubah.


"Gak enak banget gimana mau laris,"Batin Reno


"Udah kan gue mau pergi dulu,"Ucap David pada Reno.


Hari mulai terik, hari ini cuaca mulai panas, David senang akhirnya ada yang membeli walau ada pembeli yang tiba-tiba marah dan meminta uang nya kembali.


Karna memang makanan yang David buat ternyata kurang enak.


David kesal dan marah karna perbuatan mereka, Akhirnya David pulang kerumah nya karna memang capek juga.


Sesampainya dirumah di langsung ke dapur.


"Kok udah pulang habis dagangan nya,"Ucap Dara yang melihat David duduk di kursi.


"Belum,"


"Berapa yang beli banyak?"Tanya Dara lagi.


"Maka nya ya jangan ngambil keputusan kalau kamu gak tau cara nya, dan kamu masih belum mempelajari tentang ilmu perdagangan Vid,"Ucap Dara.


"Suami nya kayak gini malah di ledekin suport kek,"Ucap David kesal.


Dara keluar dan mencoba apa yang di jual oleh David.


"Pantas aja gak laku orang gak enak gini, dibilangin malah marah dasar otak dangkal,"Ucap Dara.


"Ra Aku minta uang dong buat beli bensin, Aku mau keluar ketemu temen,"Ucap David.


"Gak ada bukan nya kamu udah di kasih lebih sama mama kok masih minta sama Aku,"Ucap Dara ketus.


"Itu buat modal besok,"Ucap David.


"Gak ada jalan kaki aja sana kalau bensin nya habis,"Ucap Dara.


"Kok kamu perhitungan banget sama suami,"Ucap David kesal.


"Kamu kan laki-laki lebih baik kamu cari cara sana agar motor kamu itu ada bensin nya, tapi kalau kamu gak mau keluar uang isi air aja sana,"Ucap Dara.

__ADS_1


"Lagian itu belum di beresin kok malah mau keluar,"Ucap Dara sambil menunjuk gerobaknya.


"Kan ada kamu,"


"Ogah siapa yang dagang, ya kamulah seharusnya,"Ucap Dara.


"Kamu gak ngehargai banget sih, Aku ini suami kamu seharusnya kamu ngertiin suami kamu,"Ucap David emosi nya mulai terpancing.


"Kamu mau di hargai cari uang, kalau kamu mau ingin di hormati tanggung jawab, ingat ya tidak ada wanita yang mau sama laki-laku pemalas kayak kamu,"Ucap Dara.


"Udah sana berangkat kalau mau pergi, tapi beresin dulu tuh gerobaknya,"Ucap Dara berlalu kekamarnya.


Terpaksa David membereskan bekas dagangan nya walau masih penuh, setelah itu dia memesan ojek online untuk ketemu teman nya.


*************


Tepat di sebuat cafe, David bertemu dengan Indah dan menceritakan semua nya pada Indah.


"Jadi kamu turun pangkat sekarang,"Ucap Indah


"Kamu ini apa-apaan sih, ya enggaklah lagian Aku dagang cuma sebentar,"Ucap David.


"Kenapa kamu gak nyuruh Dara aja untuk kerja,"Ucap Indah.


"Dara mana mau Ndah, paling dia nuduh Aku laki-laki pengecut,"Ucap David.


"Kasian banget sih, padahal kamu dulunya bisa menaklukan Dara untuk jadi pacar kamu, tapi untuk naklukin dia saat jadi istri malah gak bisa, kamu pecundang emang,"Ucap Indah


Bukan nya dapat pembelaan malah dapat celaan dari Indah, sunggu teragis nasibnya. Di tertawakan oleh dua wanita disisinya.


"Udahlah kamu diam aja, ini semua kan awalnya dari kamu,"Ucap David.


"Bukan kah kamu yang mau nikahin dia, Aku kan nyuruh kamu untuk jauhi dia dari Alia, dan bukan kah kamu juga cinta sama dia hingga dulu Aku ingin melakukan kejahatan pada nya kamu malah membela nya,"Ucap Dara.


"Itu dulu karna Aku belum tau sifat keras kepala nya,"Ucap David.


"Udahlah gak ada untungnya Aku disini,"Ucap David lalu pergi cafe itu.


David mengumpat di sepanjang jalan karna malah di anggap pecundang oleh Indah.


David sampai di rumah nya langsung merebahkan dirinya di atas ranjang, mungkin karna lelah dia langsung terlelap.


Dara yang melihat nya pun cuek-cuek aja entah kenapa dia tidak mau tau tentang perasaan suami nya, apakah mungkin rasa itu sudah tidak ada dalam hatinya.


Sejak kapan yang jelas tidak kepedulian nya menandakan bahwa rasa yang pernah ada kini memudar seiring nya waktu, atau karna sifat pemalas David yang masih melekat di diri David.

__ADS_1


Coba saja David tidak berbohong mungkin Dara akan mendukung apa yang David lakukan, sudah cukup semuanya.


__ADS_2