
Dara pulang kerumahnya karena tadi dia habis bertemu dengan Inara katanya Dara sudah boleh bekerja disalah satu toko milik mertuanya, ini adalah langkah awal Dara untuk melanjutkan mimpinya bisa bercerai dengan David, dia tak peduli nanti apa tanggapan orang-orang padanya.
Dara mendapati sebuah foto didepan pintunya, saat ia mengambil foto itu dan melihat ia dikejutkan saat melihat sesuatu yang tak ia duga, ia mengambil foto itu dan menyimpannya sebagai bukti nantinya.
tepat diacara annversery pernikahannya nanti yang ke satu tahun ia akan memberikan foto itu kepada David dan chat WA yang ia baca tadi pada suaminya itu.
dia akan mengundang seluruh keluarga nya termasuk keluarga David, biarlah apapun yang akan didapatkan olehnya nanti adalah sebuah hasil yang ia dapatkan hari ini.
Dara merebahkan tubuhnya diatas kasur, pernikahan macam apa yang bangun sekarang, tak ada kata romantis bahkan suami yang menghancurkan segala mimpinya dulu malah selingkuh, dan Dara yakin kalau selingkuhannya itu adalah majikannya David.
Setelah magrib David baru datang, Dara sedang bersantai diruang tamu sambil melihat handphonenya, dia tak menyadari kedatangan David.
“Tumben banget duduk disini biasanya didalam kamar terus,”Ucap David, Dara tak menjawab dan tetap fokus pada benda pipihnya yang menjadi temannya selama hidup berumah tangga.
“Kenapa emang, kamu kenapa pulang jam segini biasanya jam empat sore udah pulang,”Ucap Dara.
“Tadi ada urusan jadi pulangnya malam,”Ucap David.
“Oh, Aku besok mulai kerja disalah satu toko milik papa,”Ucap Dara.
”Apa!,kerja disalah satu toko milik papa katamu, kamu sudah gila ngemis ngemis kerja ke papa, ingat Ra dari awal kita kontrak untuk mandiri jadi jangan sekali kamu mengharap pada papa,”Ucap David.
“Aku disana kerja bukan ngemis, lagian Aku digaji disana,”Ucap Dara.
”Tetap saja Ra, kamu mau mempermalukan Aku didepan papa,”Ucap David.
”Terserah kamu lah, tanpa izin kamu pun Aku akan tetap kerja,”Ucap Dara lalu pergi kekamarnya.
pernikahan itu butuh sebuah komitmen, tapi jika salah satunya malah ingkar dengan janjinya maka komitmen itu akan hancur.
Apalagi akan ada pengkhianatan didalamnya.
David menelpon Inara untuk menanyakan soal Dara yang akan bekerja besok di toko milik papanya.
__ADS_1
“Halo...Ra kamu ada dimana, kemana papa?”Ucap David namun tak ada jawabn diseberang sana.
Inara enggan menjawab apa yang David tanyakan.
“Ra, kamu dengar kakak gak sih,”Ucap David.
“Iya Aku dengar kak, ada apa sih Aku lagi sibuk,”Ucap Inara.
“Kenapa kamu dan papa izinin Dara untuk kerja di toko papa, dulu aja Aku nolak sekarang kenapa malah kalian nyuruh Dara untuk kerja di sana,”Ucap David.
“Kak Dara itu butuh pekerjaan kak, jadi ya papa kasih lah, kasihan kan kalau dia mati kelaparan karena kakak,”Ucap Inara.
“Apa maksudmu?”Tanya David, namun sambungan telepon dimatiakan oleh Inara.
David mengumpat pada adiknya itu, kalau saja dulu ia tak menerima dan tak percaya dengan ancaman Indah, semua ini tak akan terjadi, Dara tersenyum sinis pada David, dirinya mendengar semua percakapan David dan Inara, besok ia akan menceritakan pada Inara kalau kakaknya selingkuh dan akan meminta bantuan gadis itu untuk menyelidiki siapa perselingkuhan David.
“Aku mau memberika ini buat kamu,”Ucap Dara sambil melemparkan sebuah kertas.
“Kamu mau menyepelekan Aku, ingat ya Dar, Aku ini suami kamu yang seharusnya kamu patuhi bukan malah kamu atur-atur kayak gini, ingat Aku ini kepala rumah tangga bukan pembantu kamu,”Ucap David.
“Suami yang seperti apa menurut kamu harus di patuhi Vid, kamu saja tidak bertanggung jawab atas pernikahan ini,”Ucap Dara.
“Aku tak mau mentanda tangani ini, bisa-bisa hancur harga diriku,”Ucapnya sambil melempar sebuah kertas kemeja.
“Baiklah terserah kamu saja, ingat ya tanpa izin kamu pun Aku bisa kerja,”Ucap Dara.
“Ok. tapi jangan harap nanti uang gaji ku, Aku kasihkan padamu karena itu hakku,”Ucap David
“Terserah kamu, tapi nanti jika kamu butuh sesuatu jangan panggil Aku,”Ucap Dara.
Dara masuk kedalam kamar, rupanya melakukan hal itu pada David tak berhasil untuk menaklukkan David.
Dara memandangi foto yang ia temukan dipintu rumahnya, dalam benaknya bertanya-bertanya siapa yang mengirim foto ini.
__ADS_1
besok ia akan memberikan foto itu pada Inara, biar gadis itu yanb menyelidiki foto itu dan agar ia tau kelakuan kakaknya.
Dia tak sabar menunggu hari esok, hari dimana ia akan memulai hidup baru dengan bekerja, tidak salah menjadi wanita karir karena itu adalah cita-citanya yang sempat tertunda.
David tak bisa menghalangi Dara karena pasti papanya akan marah, David tak akan bisa mengatur Dara seenaknya saja katena ia tahu sejak dulu Dara adalah wanita yang keras kepala.
****************
Sementara itu Alia sedang sendirian dirumahnya, jenuh karena kesepian, tugas kuliahnya tidak ada karena sudah ia kerjakan, gadis itu selalu rajin mengerjakan tugas kuliahnya tak pernah telat sedikitpun.
Apalagi kehidupan nya tak seperti dulu, bisa berkumpul sama teman jika hari weekand seperti ini, bahkan gadis itu merindukan teman-temannya di tanah kelahirannya.
Ting.
( bagaimana kabarnya kakak ku yang cantik )
Pesan Wa dari Inara, gadis itu tetap saja menghormati Alia meskipun Alianya sendiri sedang bermasalah dengan kakaknya David.
( Alhamdulillah baik dek, bagaimana disana kabarnya )
Balas Alia lalu lalu meletakan kembali benda pipihnya itu, karena dirinya merasa lapar dia menuju ke arah dapur namun tak ada makanan apapun disana, dia teringat dengan makanan yang diberikan oleh Wildan, dia kemudian kembali keruang tamu dan membuka kotak makanan itu dan langsung memakan nya karena dia merasa sangat lapar.
“E..khem ternyata dimakan juga ya, enak gak?”Tanya yang seseorang yang mengagetinya, saat ia menoleh ternyata yang datang adalah.....
“Kamu udah pulang mana, papa?”Tanya Alia.
“Ada disini Aku mau ngambil barang papa kamu yang ketinggalan,”Ucap Wildan yang kemudian mengambil barang disalah satu kursi disebelah Alia.
“Jangan lupa dihabisin ya,”Ucapnya kemudian berlalu.
Alia tertegun saat mendengar ucapan Wildan, rasanya malu sendiri karena tadi udah marah-marah sama wildan tapi malah memakan makanan yang udah dibelinya.
Wildan tersenyum saat Alia kaget ketika melihatnya datang, gadis itu sangat lucu jika kaget malah Wildan berpikir dia sangat lapar hingga tak sadar jika ada orang yang datang, Wildan kembali menuju tempat pak Ferdy berada mengantar barang yang ketinggalan tadi.
__ADS_1