
Setelah selesai dari warung David pergi mobilnya, sampainya disana ternyata sudah ada Reni.
"Dari mana saja kamu,"Ucap Reni
"Saya dari warung,"
"Lain kali kamu tuh harus izin biar saya gak nunggu lama disini,"Ucap Reni
"Maaf Ren,"
"Yaudah sekarang antar saya ke mall,"Ucap Reni.
David segera masuk ke mobil, menuju ketempat yang akan Reni tuju.
Selama dalam perjalanan, David hanya diam tak bicara sepatah kata pun.
"Sudah sampai ya,"
"Kamu biasa temani Aku untuk belanja, sekalian bawain belanjaan ku,"Ucap Reni
Karna ancaman dari Reni, David turun dan menemani Reni belanja, Reni sengaja menggandeng tangan David, David seperti risih dengan seperti itu di depan umum.
"Kamu tunggu sini ya, Aku mau kesana,"Ucap nya meninggalkan David sendiri.
****************
Sementara itu di rumah Inara sedang berusaha untuk membantu Dara mendapatkan pekerjaan tapi tak lowongan untuk karyawan baru.
Tapi dia tak menyerah, dia kasihan dengan nasib Dara akibat ulah kakak kandungnya.
"Anak papa kenapa melamun terus sih?"Tanya papa Andre.
"Pah,"Ucap Inara.
Inara menceritakan semua pada papanya, sang papa menatap serius pada putri bungsu nya.
"Apa yang kamu ucapkan itu benar,"Tanya papa Andre.
"iya pah sejak kapan Inara bohong sama papa,"Ucap Inara sedikit merajuk.
"yaudah papa akan bantu Dara untuk memasukkan nya menjadi karyawan di cabang toko papa,"Ucap papa Andre.
"Serius pah,"Ucap Inara, Papah Andtre mengangguk, Inara langung memeluk papanya dengan hangat.
****************
__ADS_1
Berhari-hari David menjadi supir pribadi untuk Reni, Diam-diam David menaruh perasaan pada Reni.
"Ren jujur selama ini Aku mencintai kamu,"Ucap David.
Reni tak percaya dengan ucapan Davidff barusan, dirinya tak menyangka jika rencana nya bersama Indah berhasil, kini Reni akan memberi tahu Indah kalau David sudah menyatakan cinta padanya.
Beberapa orang sangat beruntung karena
dicintai oleh orang yang menjadi bagian dalam hidupnya dan menjadi keluarga yang utuh, sisanya lebih beruntung karena diberi hati dan tulang yang kuat untuk untuk berusaha sendiri menyikapi pasangan nya.
"Kamu beneran Vid kamu gak bohongkan,"Ucap Reni.
"Buat apa Aku bohong Ren,"Ucap David.
"Lalu bagaimana dengan Dara?"Tanya nya.
"Soal itu biar menjadi urusan ku karna yang penting sekarang adalah hubungan kita Ren,"Ucap David, Reni tersenyum dan mengungkapkan perasaan nya juga pada David.
Cinta memang Aneh, selalu datang dengan tiba-tiba padahal dia sudah memiliki pasangan.
Cinta diciptakan sebagai anugerah. Bila kita sedang sakit karenanya maka berusahalah untuk menghindarinya, Reni tak benar-benar tulus mencintai David.
Di lain tempat kini suasana di pagi hari di kediaman orang tua nya Dara penuh kesedihan, selama ini Dara tak ada kabar padahal rasa rindu sang mama sangat lah besar. Ingin rasanya mama nya Dara
Dara selalu ingat tentang Alia, entah sudah berapa lama nama itu selau teringat pada sahabatnya itu. menurut dia Alia adalah wanita hebat, wanita yang cantil karena kebaikan nya ,bukan karena dia kaya,bukan karena dia pintar,dan bukan pula karena di samping ada pria ganteng dan kaya. Dulu Alia selalu mempriotitaskan Dara tapi dengan tak tau diri dia malah memperlakukan Alia layaknya barang.
...****************...
sementara itu di tempat lain, Alia sedang santai setelah kuliah.
Suara mu bagus, kenapa gak jadi vokalis aja,"Ucap Wildan saat mendengar Alia menyanyi.
"Eh Wildan maaf, ada apa?"Tanya Alia.
"Gak ada apa-apa, tadi Aku disuruh papa kamu untuk menengok kamu, dan memastikan kalau kamu baik-baik aja,"Ucap Wildan.
Namun Alia tertawa mendengar Ucapan Wildan, Wildan heran apa yang lucu hingga membuat Alia tertawa.
"Why," Ucap Wildan.
"Kamu lucu tau gak, Aku itu bukan anak kecil, Aku bisa jaga diri baik-baik kok, jadi kamu gak usah repot-repot dan sok jadi bodyguard Aku ya," Ucap Alia.
"tapi ini perintah dari papa kamu," Ucap Wildan.
Dalam hati wildan berkata "jika cinta semakin aku menyangkalnya, semakin dia membuatku jatuh cinta. Betul?"
__ADS_1
Ya Wildan diam -diam menaruh rasa pada Alia namun selama ini dia diam tak mau mengungkapkan nya pada Alia.
"Why, kamu ngeliatin Aku kayak gitu?"Tanya Alia, karna merasa risih karna terus di perhatikan oleh Wildan.
"kamu cantik,"Ucap Wildan
"What, kamu bilang apa tadi,"Ucap Alia.
"Maaf,"
"Udah sana keluar dari rumah Aku,"Ucap Alia, Apa sih Wildan bicara soal itu pada nya. Padahal tanpa di bilang juga dirinya juga cantik dari lahir.
Alia beranjak dari sofa ruang tamu melangkah k dapur untuk mencari makanan karna ia lapar.
Alia meneguk segelas air putih dan membawa sepiring puding.
Alia menyalakan tv dan kebetulan dia menonton tentang persahabatan atau pertemanan.
Menurutnya jika persahabatan ingin langgeng maka harus bertemanlah dengan hati yang baik dan tulus. Ketika hatimu baik dan tulus, percayalah, Tuhan juga akan selalu bersama mu.Teruskan bersilaturahim dengan sahabatmu sampai Tuhan berkata waktunya pulang.
Alia belajar dari hancurnya persahabatan nya dengan Dara waktu itu walau kini kedua nya di landa rindu, namun untuk sementara ini mereka memang tak bisa bertemu.
Tingg
Hp nya berbunyi rupa nya ada pesan Wa dari Inara, Adik mantan kekasih nya yang kini menjadi suami dari sahabatnya.
@Inara
( Assalamualaikum kak Aliaa apa kabar )
Alia senang mendapat pesan dari Inara, kedua nya begitu dekat, tak heran sampai saat ini mereka masih dekat walaupun sudah tak ada hubungan dengan kakaknya lagi.
@Alia.
(waalaikumsalam Inara, Alhamdulillah kakak baik-baik saja disini)
jawab Alia di sertai emoji tersenyum dan love, Inara langsung membalasan nya dengan stiker love.
Kemudian kedua nya berbincang menceritakan setiap aktivasnya.
Tetaplah bersabar, meskipun terasa seluruh duniamu berantakan, di selalu tersisa kepedihan di dalam dada.
kini Alia akan bangkit, membuka lembaran baru dalam hidupnya, Alia melihat sebuah Video yang dikirim oleh Inara.
Dia tak menyangka jika David sifatnya akan seperti itu, pemalas dan pengangguran betapa mirisnya hidup Dara jika dilihat.
__ADS_1
untungnya dulu ia tak bersama David, bisa terbayang bagaimana nasibnya, Pasti papa dan mama nya tak akan terima anaknya perlakukan seperti itu. Dulu Alia tak akan membiarkan sahabatnya selalu dalam kesedihan. Dia akan menemani Dara setiap detiknya dan Selama itu pula lah Alia dengan sabar menemani Dara disaat gadis itu tengah dilanda masalah dihidupnya.
Tak jarang pula ia itu harus menahan sesak yang terasa menghimpit dada, disaat Dara menceritakan segala duka yang ia alami.