
Ketika telah jauh dari jangkauan yoga dan teman-teman nya cindy menatap lian
" Lu tadi gak nyadar aline merhatiin lu ? "
" Gue gak tau cin, tadi gue lupa gak pakai masker dan gak bawa baju ganti. Gue buru-buru! Karena tadi gue baru selesai ngerjain roti dari tadi malem. Gue takut telat sampai kampus!! " Sahut Lian.
Cindy dan lian memang mengantisipasi adanya kejadian seperti ini sehingga setiap kali keluar jalan kaki atau naik ojol lian akan memakai jaket kedodoran dan penutup muka agar tidak ada yang mengenalinya.
" Aline pasti curiga li! gue takut yoga tau dan ngejekin lu!! lu kan tau si yoga gimana " Icap cindy khawatir
" Emmmmmmm sebenarnya kemaren yoga dan temen-temen nya itu dateng ke restoran tempat gue kerja cin! Dan sialnya gue yang nganterin makanan ke ruangan mereka. " Lian tertunduk mengingat kejadian kemaren
" Hah?? Terus gimana kata mereka? mereka ngejekin lu gak? " Cindy sangat terkejut dengan penuturan lian
" Mereka ngiranya gue sengaja pura-pura jadi pelayan buat caper sama di yoga cin, terus yoga marah-marah nyuruh gue pergi dan gak ngikutin dia " Lian
" Huuuufffft itu better sih li dari pada yoga curiga "
********
Sementara setelah kepergian cindy dan lian
" Aneh banget sih " Aline
" Si lian emang aneh sih!! Kemaren aja dia sampek pura-pura jadi pelayan demi ngikutin yoga " timpal daniel yang sedari tadi hanya menjadi pendengar perdebatan teman-teman nya
" Hah?? maksud lu? " Aline kaget mendengar penuturan daniel
" Kemaren pas kita nongkrong di caffe nya yoga, si yoga tiba-tina pengen makanan jepang, yaudah kita ke restoran X. Ehhhh Si lian tiba-tiba aja nyamperin ke ruangan kita pakai baju pelayan dan nyajiin makanan ala-ala pelayan " Terang daniel sambil menggeleng-geleng kan kepalanya yang di sambut anggukan kepala oleh steve.
" Hah aneh banget sih? " Aline
" Si lian belum tentu ngikutin yoga keles, bisa jadi dia ngikutin orang lain !! Atau emang ada misi tertentu di restoran itu " Eky membela lian
" Misi apa'an? kan lu denger sendiri kata Yoga restoran itu bukan punya keluarga lian!! " Daniel menimpali perkataan eky " Ehh atau jangan-jangan itu restoran saingan nya perusahaan nya papa nya lian " daniel mengernyit memikirkan kemungkinan yang muncul di otak nya
" Atau emang lian sekarang pelayan disitu!! Tadi aja dia bawa kardus kyak kardus makanan gitu!! aneh gak sih? Aline
" Apaan sih kalian nih? gak penting banget jadi bahas dia!! udah ahh ayok ke kelas nanti telat lagi " Yoga memotong diskusi ngaco teman-teman nya. Padahal dalam hati dia juga sedikit bertanya-tanya tentang kebenaran nya. Tak ketinggalan juga eky yang berpikir serius tentang lian.
"Gue harus cari tau " Aline merencanakan sesuatu dalam hati.
~
Di dalam kelas saat perkuliahan sedang berlangsung, yoga yang duduk di belakang sibuk tenggelam dalam pikiran nya seraya memandang Lian dari belakang. " Kayak nya si lian emang Lagi nyembunyiin sesuatu deh, tapi apa?? kok belakangan ini dia aneh banget sih ?? ehhhhh lagian ngapain gue mikirin perempuan gak penting itu "
Aline yang melihat gelagat aneh yoga yang terus memandangi lian merasa tidak suka " Si yoga apaan sih ngeliatin lian muluk!! Jangan-jangan dia udah mulai suka sama lian !! enggak-enggak gue gak akan biarin lian berhasil dapetin yoga. Gue harus cari tau rahasia Lian "
********
" Lian lu mau kemana? " Tanya cindy sambil berjalan keluar kelas
__ADS_1
" Gue mau ke restoran cin! Ge shift siang " jawab lian
" Gue gak bisa anterin lu ya? Mama minta gue cepet pulang hari ini " Cindy
" Santay aja kalik cin, gue bisa naik taksi atau bis " Lian
" Yaudah Lu ati-ati ya Li! Gue duluan ya? daaaaaaa
" Daaaaaaa "
Lian memperhatikan cindy yang berlari kecil menjauh
" Eh lian " Seseorang memanggil
" Eky "
" Lu mau kemana? ada yang jemput gak? lu gak bawa mobil kan? " Eky
" Eeeee gue- gu gueeee..." Lian terbata-bata menjawab
" Gue boleh nganterin lu gak? gue gak berniat macem-macem kok " Eky
" Emhhh, ehh gak usah ky gue udah ada yang jemput kok " Lian
" Ooooh gitu ya? " Eky terlihat kecewa " Yudah deh kapan-kapan gue boleh jemput lu kan? " Tanye eky penuh harap.
" Ehhh i-iya ky boleh aja " Jawab Lian
" Huuuuuffft, eky pasti mau mastiin sesuatu " Gumam Lian
Seseorang memperhatikan lian dari jauh Eky ngapain sih ngobrol sama lian? Seru aline dalam hati Gue harus mastiin sendiri soal lian .
Aline mengikuti lian. Dia bahkan beralasan akan pulang saat steve dan yang lain mengajaknya pergi bersama.
" Lian nungguin siapa di pinggir jalan gini mana celingak celinguk lagi " Aline memperhatikan lian dari mobil nya. Tak lama seorang ojol datang mendekati lian dan lian terlihat memakai helm dan menaiki motor ojol itu
" Ojol motor lagi? " Aline mengernyit heran
" Pak ikutin cewek yang sama ojek Itu ya? jangan sampek ilang " Aline memerintahkan pada sang supir.
" Iya non "
Aline terus mengikuti motor yang di tumpangi oleh Berlian sampai akhirnya mereka tiba di restoran X
" Restoran X? Dia kesini lagi? Apa yoga kesini lagi? " Aline terheran-heran melihat lian masuk ke dalam Restoran X.
" Pak kita cari parkir!! Saya mau masuk kedalam. Bapak tunggu ya? " Aline menunggu sebentar lalu keluar dari mobil memasuki Restoran X.
Aline menengok kanan dan kiri mencari lian diantara pengunjung tapi tidak menjumpai L
lian ada diantara para pengunjung Ahh ini kan resto jepang, apa dia di ruangan VIl atau VVIP ya batin aline. Aline mengeluarkan Hp dari dalam tas nya menelpon yoga tapi tidak di angkat. Kemudian aline memutuskan untuk menelpon Steve.
__ADS_1
Setelah dering Ke 3 terdengar Suara steve di seberang
" Hallo line "
" Stevelu lagi bareng yoga gak? "
" Iya gue lagi sama Yoga nih, kenapa? "
" Kalian dimana? "
" Di Rumah yoga. Kita mau nge gym nih!! lu mau nyusul? Kuy lah sini yoga datengin alat baru ke gym pribadi dia "
" Ntar deh ya?? daaaa "
Aline langsung memutus sambungan telpon nya Yoga gak kesini? terus lian ngapain? Batin aline
" Permisi nona, ada yang bisa di bantu? " Seseorang mengagetkan aline
" Aaahh...eeehhh saya cari orang mbak " Aline
" Hah? Maaf nona " Jawab Pramuniaga Itu sopan
" Ehhh bentar " Aline membuka hp nya dan menunjukkan sesuatu pada pramuniaga itu " Tadi cewek ini masuk kesini mbak " Sambung aline
" Maaf nona memangnya ada perlu apa ya? " sahut pramuniaga itu ramah
" E- eehhh lian temen saya mbak tadi kayak nya barang saya keikut deh ke dia jadi saya mau nanyain karena saya butuh barang itu sekarang dan saya telpon-telpon dia gak angkat " Kilah aline
" Ooohhhh sebentar saya tanyakan dulu ya nona "
" Ooohhhh iya emang nya lian ada dimana mbak? "
" Mungkin lian ada di belakang sedang ganti baju nona "
Mendengar sebutan pramuniaga itu aline jadi yakin kalau lian di restoran ini memang bekerja dan posisi nya tidak tinggi karena dia tidak menyebut lian nona.
" Ganti baju? lian kerja disini udah lama mbak? " Aline berhati-hati bertanya agar tidak terkesan mencurigakan.
" Sudah lumayan nona "
" Memang nya disini pelayan boleh menemui tamu mbak? saya takut mengganggu pekerjaan lian " tanya aline penuh selidik
" Tidak apa-apa nona itu bagian dari pelayanan kami sebagai pekerja disini " terang pramuniaga itu " Baik nona saya akan panggilkan lian dulu " pamitnya
Mendengar itu aline menjadi semakin penasaran. Apalagi menurut perempuan tadi lian sudah lumayan lama bekerja disini. Artinya lian kesini bukan untuk mengikuti Yoga.
Aline berlalu pergi meninggalkan restoran X
~
Sementara itu lian kebingungan mendengar penuturan rekan kerja nya bahwa ada teman yang mencari nya tapi ketika keluar teman yang di maksud itu sudah tidak ada aahhh mungkin cindy Pikir Lian
__ADS_1